Gunung Ratu; Lokasi Makam Ibu Gajah Mada

Siapa yang tidak kenal dengan seorang panglima perang Kerajaan Majapahit; Gajah Mada. Tokoh sejarah yang terkenal dengan Sumpah Pemuda yang Ia lakukan pada saat diangkat menjadi Patih Amangkubumi Majapahit pada tahun 1258 Saka/1336M.


Sumpah Palapa yang sangat terkenal itu berbunyi:
"Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada: "Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa" (Wikipedia)


"Dia Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada, "Jika telah menundukkan seluruh Nusantara dibawah kekuasaan Majapahit, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa". (Wikipedia)


Terlepas bagaimana sepak terjang Patih Gajah Mada dalam sejarah, kamu bisa mendapatkan penjelasan lebih lanjut dalam buku-buku sejarah yang banyak dijadikan acuan pembelajaran pada saat sekolah dasar.

Situs Makam Gunung Ratu

Untuk mempelajari tentang sejarah tentang Kerajaan Majapahit, Kamu juga bisa langsung datang ke Mojokerto, tempat dimana ditemukannya banyak situs kerajaan tersebut. Salah satu situs yang baru saja ditemukan pada tahun 2020 ini adalah temuan batu pipih yang dianggap sebagai pipi tangga dari sebuah bangunan istana atau bangunan peninggalan Kerajaan Majapahit.


Selain Kota Mojokerto, di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan, juga terdapat sebuah situs makam dari Ibu Gajah Mada. Gunung Ratu, begitu nama lokasi tempat sang ibu dimakamkan.


Untuk mencapai lokasi makam, kamu akan melewati baris pepohonan yang berumur puluhan dan bahkan ratusan tahun pada sebelah kanan-kiri jalan. Pepohonan rindang ini akan menambah rasa sejuk meskipun kamu berkunjung pada siang hari.

Lokasi makam (Pict by amarsuteja.blogspot.com)

Untuk mencapai puncak gunung, lokasi dimana ibu Gajah Mada disemayamkan, kamu harus melewati anak tangga yang jumlahnya ratusan.


Dua buah makam berukuran kecil dengan tulisan nisan "Kucing Condromowo" dan "Garangan Putih" akan menjadi hal pertama yang akan kamu temui. Sebuah bangunan seperti rumah menjadi penanda lokasi makam ibu Gajah Mada.


Menurut Solikin Suryaatmadja, seorang Budayawan Lamongan, Gunung Ratu diyakini sebagai tempat kelahiran Gajah Mada. Ia lahir dari seorang ibu bernama Indreswari yang merupakan salah satu istri dari pendiri Kerajaan Majapahit, Raden Wijaya.


Ketika terjadi persekongkolan jahat di Keraton Wilatika. Sang ibu tengah mengandung Gajah Mada. Karena salah satu istri sang Raja tidak menyukai kabar kehamilan Indreswari, maka Ia memerintahkan pengusiran terhadap Indreswari dari Keraton.


Kucing Condromowo dan Garangan Putih diyakini sebagai hewan yang menemani Indreswari kala itu. Untuk menutupi identitas kebangsawanannya, kemudian Ia mengganti namanya menjadi Dewi Andong Sari.


Lokasi makam terletak di kawasan hutan lindung Gunung Ratu, Desa Cancing, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Pada saat saya berkunjung, harga tiket masuk lokasi pemakaman 5000 rupiah.

Mau Ikut Pertukaran Mahasiswa Tanah Air? Ikut Saja Program Permata Sakti

Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara-Sistem Alih Kredit denganTeknologi Informasi merupakan makna dari program PERMATA-SAKTI. Program ini merupakan suatu program alih kredit di mana mahasiswa dapat mengambil perkuliahan di luar program studi dan di luar perguruan tinggi.


Tahun 2014 menjadi awal diterapkannya program ini yang kemudian terus disempurnakan sistem yang digunakan sampai saat ini. Pada tahun ajaran 2020/2021 ini, program PERMATA-SAKTI menjadi satu dari empat kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang terangkum dalam Kampus Merdeka- Merdeka Belajar.


Pada tahun 2014 program ini hanya melibatkan tiga perguruan tinggi yang saling melakukan pengalihan angka kredit dari 33 mahasiswa peserta. Pada tahun 2015 jumlah perguruan tinggi yang terlibat meningkat menjadi 77 perguruan tinggi dengan 97 mahasiswa. Tahun 2016 meningkat menjadi 505 mahasiswa dari 97 Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), Politeknik, ISI dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Pada tahun 2017 sebanyak 205 mahasiwa dari 29 PTN dan 6 Wilayah Kopertis.

Selain belajar, mahasiwa juga akan mendapatkan pengalaman berkuliah di perguruan tinggi lain (petersons.com)

Pada tahun 2019 program PERMATA-SAKTI sudah menerapkan program blended learning yang diikuti oleh 39 PTN dengan 350 mahasiswa. Pelaksanaan program ini juga terkena imbas dari adanya pandemi Covid-19. Sehingga pada tahun 2020, pembelajaran dilakukan sepenuhnya secara daring/online.


Satu dari enam tujuan dari diterapkannya program PERMATA-SAKTI Merdeka Belajar-Kampus Merdeka adalah untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi lain melalui transfer atau alih kredit dan perolehan kredit, dengan mengikuti kuliah, baik mata kuliah di dalam, maupun di luar program studinya sebagai program Merdeka Belajar.
 

Beberapa dosen yang memberikan perkuliahan dengan peserta dari kampus lain


Setiap perguruan tinggi yang mengikuti program ini akan menawarkan mata kuliah apa saja yang bisa mereka sediakan. Jika mata kuliah tersebut sesuai dengan mata kuliah yang dipilih mahasiswa, maka mahasiswa akan berkuliah di perguruan tinggi tersebut. Jumlah mata kuliah yang ditawarkan oleh setiap perguruan tinggi, minimal dua mata kuliah dan maksimal tujuh mata kuliah untuk setiap semester.
 

Program perkuliahan di luar program studi ini merupakan hak mahasiswa yang sudah terdaftar mengikuti program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka atau PERMATA-SAKTI.


Beberapa persyaratan agar mahasiswa bisa mengikuti program ini, diantaranya:
1. Mahasiswa aktif, semester lima sampai tujuh
2. Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2.75 dan/atau berprestasi sekurang-kurangnya di tingkat provinsi
3. Tidak pernah dikenakan sanksi akademik dan non akademik
4. Setiap mahasiswa yang mendaftar hanya memiliki satu kali kesempatan untuk mengikuti dan memperoleh bantuan biaya program PERMATA-SAKTI
5. Memiliki kemampuan dan peluang untuk mengembangkan wawasan, penalaran, kreatif dan inovatif
6. Bersedia mentaati ketentuan yang berlaku dan pedoman operasional baku program PERMATA-SAKTI
7. Dinyatakan lolos menjadi peserta PERMATA-SAKTI

Tertarik dengan program ini? Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa mengunjungi laman web dikti.kemdikbud.id

Kampus Sembilan Lantai ini, Ada di Gresik Lho

Kota pudak dan kota industri begitu sebutan untuk kota Gresik. Tiga tahun belakangan, pembangunan kota Gresik mengalami peningkatan tajam. Dua gedung pusat perbelanjaan, cabang kampus negeri yang berasal dari Surabaya ada di sini, hal menarik lainnya, saat ini sedang dibangun proyek underpass yang dapat mempermudah perjalanan pengendara. 


Dalam hal pendidikan, Universitas Muhammadiyah Gresik, tidak mau kalah mengambil peran. Gedung perkuliahan sembilan lantai yang Ia miliki menjadi salah satu ikon yang menarik para mahasiswa baru. Selain itu, letaknya yang tepat di samping jalan raya menjadikan kampus ini sangat mudah diakses.


Berbagai jenis fakultas dan program studi ada di kampus ini, berikut diantarnya:
1. Fakultas Pertanian
Pogram Studi Ilmu Akuakultur (Budidaya Perikanan)
Pogram Studi Ilmu Agroteknologi
Pogram Studi Ilmu Teknologi Pertanian
Pogram Studi Ilmu Agribisnis


2. Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Pogram Studi Ilmu Manajemen
Pogram Studi Ilmu Akutansi
Pogram Studi Ilmu Kewirausahaan

Universitas Muhammadiyah Gresik

3. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Pogram Studi Ilmu Bahasa Inggris
Pogram Studi Ilmu Matematika
Pogram Studi Ilmu PGSD


4. Fakultas Teknik
Pogram Studi Ilmu Teknik Kimia
Pogram Studi Ilmu Teknik Industri
Pogram Studi Ilmu Teknik Elektro
Pogram Studi Ilmu Teknik Perkapalan
Pogram Studi Ilmu Informatika
Pogram Studi Ilmu Teknik Sipil


5. Fakultas Agama Islam
Pogram Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam
Pogram Studi Ilmu PIAUD


6. Fakultas Psikologi
 Program Studi Psikologi


7. Fakultas Hukum
Program Studi Hukum


8. Fakultas Kesehatan
Program Studi Kesehatan Masyarakat
Program Studi Profesi NERS
Program Studi Ilmu Gizi
Program Studi Keperawatan
Program Studi D3 Fisioterapi
Program Studi D3 Kebidanan
Program Studi D3 Farmasi


Kampus Universitas Muhammadiyah Gresik terletak di Jl. Sumatera, No. 101, Gn. Malang, Randuagung, Kec. Kebomas, Kab. Gresik. Jika menggunakan transportasi umum, dari terminal Bunder kamu bisa menggunakan angkutan umum berwarna hijau atau merah.

Wisuda Online IPB

 Wisuda menjadi momen besar setelah melalui perjalanan panjang nan melelahkan. Menjadi momen persembahan untuk kedua orang tua dan keluarga yang tak kenal lelah mendukung perjuangan. Namun, saat pandemi seperti ini, semua yang telah direncanakan, berganti dengan rencana lain demi keselamatan, wisuda online.


Pengumpulan berkas secara online menjadi tahapan untuk menempa kesabaran. Saat mengunggah berkas surat keterangan lulus (SKL), foto atau pun berkas pembayaran wisuda, mahasiswa harus menunggu dengan sabar untuk memperoleh perbaikan sistem saat semua berkas yang disyaratkan belum tercentang secara otomatis, sehingga harus menunggu untuk proses pendaftaran wisuda. Saat semua tahapan pendaftaran wisuda sudah selesai, maka mahasiswa akan mendapatkan nomor pendaftaran wisuda, yang pada kondisi normal digunakan untuk mengambil toga dan kartu undangan. 


Ini pertama kalinya bagi kampus IPB University mengadakan wisuda daring/online. Di bulan Agustus ini, wisuda diadakan selama dua kali , yaitu pada tanggal 12 Agustus 2020 (Untuk wisuda tahap VI bulan Juni) dan tanggal 26 Agustus 2020 (untuk wisuda tahap VII bulan Agustus) untuk tahun ajaran 2019/2020. Pada kedua tahap wisuda ini, mahasiswa masih bisa memilih untuk wisuda secara daring/online atau wisuda offline yang diadakan saat kondisi sudah kondusif nanti. Selanjutnya mulai bulan September sampai keadaan aman, wisuda diadakan secara online secara keseluruhan, tidak ada pilihan wisuda offline


Tentu banyak yang menanyakan kenapa tidak ada pilihan wisuda offline, padahal setiap wisudawan membayar dengan nominal yang sama. Bahkan beberapa teman sudah bersedia menunggu sampai keadaan kembali normal untuk dapat mengikuti wisuda offline. Sangat disayangkan.


Bagaimana wisuda online di IPB University berlangsung? 


Setiap mahasiswa yang telah mendaftar wisuda online akan memperoleh link zoom. Link ini nantinya yang digunakan untuk bergabung dan hadir dalam wisuda online. Tiga diantara delapan ketentuan wisuda online diantaranya wisudawan mengenakan jas berwarna gelap (laki-laki), blazer berwarna gelap (perempuan), orang tua pendamping mengenakan pakaian batik, rapi dan sopan, dan tentu saja wisudawan tidak mengenakan toga. Sementara pelaksanaan wisuda di dilakukan secara streaming di akun You Tube IPb TV, yang  berlangsung di Gedung Graha Widya Wisuda (GWW).


Satu mahasiswa yang terpilih dari setiap jenjang (S1/S2/S3) hadir mengikuti rangkaian acara wisuda. Mulai dari pembukaan sampai penutup. Sedangkan nama-nama peserta wisuda online akan dibacakan dengan menampilkan foto wisuda/ijazah beserta dengan judul tugas akhir yang dikerjakan yang sudah disetor sebelumnya  yang ditampilkan  pada layar proyektor. Ketika nama wisudawan ditampilkan di layar proyektor, petugas akan menampilkan juga pada zoom screen dan menekan tombol next pada nama peserta wisuda di apk zoom, yang telah diurutkan sesuai dengan nama yang tampil.


Pelaksanaan wisuda secara online menurut saya, feelnya kurang, kurang berkesan. Namun, setiap wisudawan yang memilih wisuda online pada bulan Juni dan Agustus ini,  tentu saja memiliki alasan yang menguatkan pilihan. Pada wisuda bulan September nanti, semua peserta akan melakukan wisuda secara online, tidak ada pilihan lain. Mau tidak mau. Karena jika tidak memilih untuk mengikuti wisuda, maka tidak akan ada ijazah yang diterima. 

Hal ini tentu saja akan menghambat sebagian mahasiswa yang ingin menggunakan ijazah tersebut untuk melamar pekerjaan. Untuk mahasiswa yang telah mendaftar wisuda, peserta biasanya akan memperoleh ijazah dua minggu setelah tanggal wisuda yang telah ditetapkan sebelumnya. Sayangnya, pada tahap wisuda VII Agustus ini, pengambilan ijazah untuk Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) mengalami penundaan karena pembatasan aktivitas di area FPIK (menurut info dari Ig@dappmb.ipb).

Selamat kepada teman-teman yang wisuda hari ini, yang  tetap melangkah dan tidak berhenti untuk berjuang, selamat sudah sampai tahap ini, semoga ilmu yang didapatkan berkah.

Beberapa Laboratorium Uji untuk Penelitian di Bogor dan Jakarta

Tahapan terakhir setelah kegiatan belajar mengajar (KBM) selesai, salah satunya adalah penelitian. Penelitian ini menjadi hal yang sangat penting yang dilakukan oleh semua mahasiswa tingkat akhir. Pada tahap ini, mahasiswa akan berjuang sendiri, tidak seperti pada saat KBM, mahasiswa datang kuliah, menyelesaikan tugas, mengerjakan ujian bersama dengan mahasiswa lainnya, maka akan mendapatkan nilai mata kuliah. Namun, ketika penelitian mahasiswa akan menghadapi tantangan yang cukup besar, seperti judul penelitian yang harus berulangkali diganti (beruntung jika satu kali mengajukan ke dosen pembimbing langsung disetujui), objek penelitian yang sulit didapatkan, dan hal lainnya yang menghambat kelancaran proses penelitian.

Penelitian biasa dilakukan dua-tiga bulan atau lebih cepat, tergantung topik yang diambil. Setelah tahap penelitian ini selesai, mahasiswa akan melakukan pengujian tentang penelitian yang dilakukan. Misalnya saja penelitian tentang pengaruh penambahan daun sirsak terhadap penyakit ikan, maka peneliti akan menguji tentang kandungan bahan aktif pada daun sirsak, membuat ekstrak/tepung daun sirsak dan kegiatan lainnya tergantung berapa parameter uji yang disetujui bersama dengan dosen pendamping.

Pengujian biasanya dilakukan selama satu bulan atau lebih. Beruntung jika pengujian bisa dilakukan di kampus, namun jika tidak bisa, maka peneliti akan melakukan pengujian di luar kampus tentunya dengan tarif yang lebih mahal.
brandeid university

Sebelum melakukan penelitian, sebaiknya mahasiswa mencari info tentang laboratorium yang bisa menguji parameter uji yang dilakukan. Sehingga hal ini akan mempermudah ketika proses penelitian di lapangan selesai. Selama penelitian yang saya lakukan, beberapa saya lakukan di dalam dan luar kampus, berikut diantaranya yang mungkin bisa sedikit membantu:
1. IPB University
Ya, IPB University. Kampus ini memiliki lebih dari 30 program studi (prodi). Setiap prodi biasanya memiliki laboratorium uji yang berbeda. Misalnya saja program studi Ilmu Akuakultur dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Prodi ini memiliki lima laboratorium, diantarnya Lab. Kesehatan Ikan (LKI), Lab. Nutrisi Ikan, Lab. Reproduksi dan Genetika Ikan, Lab.Lingkungan, dan Lab. Sistek. Di Lab. Nutrisi Ikan mahasiswa bisa menguji proksimat pakan dan ikan (protein, lemak, kadar air, kadar abu dan serat kasar), glikogen, glukosa dan pengujian lainnya. Pada Fakultas Pertanian, Prodi Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman terdapat Lab.Kultur Jaringan, Lab. Molekuler dan Lab. Pemuliaan Tanaman. Pada Prodi Ilmu Tanah terdapat Lab. Kimia Tanah dan Kesuburan, Lab. Bioteknologi Tanah dan Lingkungan, Lab. Fisika Tanah, Lab. Mineralogi Liat, dan Pengembangan Wilayah.

Di IPB University, mahasiswa akan melakukan pengujian sendiri. Jika tidak tahu prosesnya, Laboran biasanya akan memberikan arahan, namun tetap mahasiswa akan melakukan pengujian parameter uji yang Ia kerjakan. Lab. ini juga menerima pengujian dari luar kampus.

2. Balittro
Balai penelitian tanaman rempah dan obat (Balittro) beralamat di Jl. Tentara Pelajar No.3, Kec. Bogor Barat, Bogor Jawa Barat. Beberapa kali saya mengunjungi balai ini untuk mengujikan kandungan bahan aktif daun kayu manis yang menjadi bahan penelitian saya. Dan akhirnya di Lab ini tidak bisa menyajikan kandungan senyawa aktif secara keseluruhan, hanya satu senyawa, sehingga nantinya tidak dapat diketahui senyawa aktif apa saja yang memiliki kadar yang paling tinggi, sedang dan rendah. Sehingga di Lab ini saya hanya melakukan penyulingan daun kayu manis hingga menjadi minyak atsiri. Lab ini menyajikan berbagai macam pengujian lainnya.  Jika kamu ingin tahu, kamu bisa mencari kontak yang bisa dihubungi melalui laman website milik Balittro.

3. Labkesda Jakarta
Laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) Jakarta tidak hanya diperuntukkan untuk menguji kesehatan manusia, melainkan tanaman dan hewan juga. Saya melakukan pengujian kandungan senyawa aktif minyak atsiri daun kayu manis di lab ini. Harga uji setiap sampelnya sekitar 400.000 rupiah dengan metode gas chromatography-mass spectrometry (GCMS).  Alhamdulillah saya menemukan informasi keberadaan Labkesda ketika hendak mengujikan bahan aktif di Balittro. Sebelumnya, saya sudah mencari tempat untuk mengujikan bahan aktif, namun banyak yang tidak bisa, sehingga hal ini menyita waktu penelitian. Tidak hanya pengujian tersebut, seorang teman melakukan pengujian kandungan asam amino essential dan non essential di lab ini, tentunya dengan tarif yang sangat mahal untuk kantong mahasiswa. Waktu itu saya tanya, berapa uang yang dikeluarkan untuk pengujian asam amino, Ia menjawab belasan juta, seharga satu unit motor menurut saya. Beuh.

4. Labkesda Bogor
Kadar trigliserida, kolesterol dan high density lipoprotein (HDL) menjadi parameter uji yang saya ambil. Serum darah ikan penelitan, saya uji di Labkesda Bogor. Dikarenakan kit yang digunakan untuk manusia, bukan hewan, sehingga hasil yang saya dapatkan tidak begitu baik. Untuk adik tingkat, saat ini pengujian parameter di atas dapat dilakukan di Lab. Nutrisi Ikan, dengan iuran untuk pembelian kit-nya, sehingga harga pengujian ini akan jauh lebih murah jika dibandingkan pengujian di luar kampus.

5. Saraswanti Indo Genetech (SIG) Bogor
Merupakan labratorim uji analisis milik swasta yang merupakan kolaborasi antrara PT. Saraswanti Anugerah Makmur Surabaya dengan Indonesian center for bidiversity dan biotechnlogy (ICBB) Bogor. Saya mencoba untuk mengujikan bahan aktif daun kayu manis di lab ini, namun pada saat itu pengujian tidak bisa dilakukan. SIG memiliki lingkup pengujian yang luas seperti uji asam lemak, uji logam berat, uji vitamin, uji kosmetik, uji pangan, uji pestisida dan pengujian lainnya. SIG Bogor terletak di Jl. Rasamala Jl. Ring Road Taman Yasmin, Curug Mekar, Bogor Barat, Bogor.

Setelah proses pengujian selesai, mahasiswa akan melakukan analisis statistik yang merupakan inti apakah penelitian yang dilakukan berpengaruh nyata dan tidak nya atau sesuai dengan yang dihipotesiskan. Setelah semuanya selesai mahasiswa akan memulai untuk menyusun laporan akhir.

Tahapan penelitian, pengujian, penyusunan laporan akhir membutuhkan waktu yang berbeda setiap orangnya. Ada yang membutuhkan waktu empat-enam bulan, ada juga yang membutuhkan waktu yang lebih lama. Bahan uji yang sulit ditemukan, hewan atau tumbuhan uji yang mati hingga harus ganti judul, dosen pembimbing yang susah ditemui karena jadwal yang padat, dana penelitian yang minim, dan berbagai kendala lainnya.

Semoga saja kamu yang saat ini sedang berjuang untuk menyelesaikan tugas akhir, diberikan kekuatan, kesabaran dan kemudahan. Teruslah berjalan, teruslah berupaya, semua akan indah pada waktunya. It always seems impossible until it's done (Nelson Mandela). Keep fighting!!!

Aneka Olahan Daging Hewan Qurban. Kamu Suka yang Mana?

Idul Adha merupakan salah satu momen yang sangat penting bagi umat muslim. Di dalamnya ada pelajaran kehidupan tentang bagaimana seorang hamba patuh dan taat kepada Allah. Selain itu Idul adha juga menjadi momen berbagi untuk sesama. Berbagi dalam bentuk daging hewan qurban.

Memasuki hari keempat, masih dalam suasana Idul Adha, berikut beberapa olahan daging qurban yang paling banyak dipilih ketika hari raya qurban:
1. Sate
Sate menjadi salah satu menu favorite banyak orang. Cara memasak yang simpel kerap menjadi pilihan. Di Indonesia sendiri ada berbagai bentuk olahan sate, mulai dari sate maranggi, sate Padang, sate taichan, sate lilit dan sate Madura menjadi pilihan macam olahan sate. Dan menurut saya, sate madura menjadi olahan yang paling banyak dipilih, karena cara mengolah serta bumbu pelengkap yang sudah dikenal banyak orang.

Untuk mendapatkan tekstur daging yang empuk, masyarakat biasanya menambahkan nanas yang sudah dihaluskan atau membungkus daging dengan daun pepaya. Proses ini diyakini dapat membantu agar daging menjadi lebih empuk saat dikonsumsi.

2. Bakso
Jika jumlah daging yang didapatkan mencukupi, bakso menjadi pilihan menu kedua setelah sate. Proses pembuatannya pun mudah, biasanya orang-orang akan menghaluskan bahan bakso di pasar jika tidak memiliki food procesor untuk menghaluskan daging. Selain itu, makanan ini juga bisa dikonsumsi berulang kali dengan menyimpan bakso ke dalam freezer sehingga dapat bertahan dalam waktu yang lama.

3. Gulai kambing
Menu yang tak kalah terkenal lainnya tentu saja gulai kambing. Gulai kambing menjadi menu yang banyak dijual di warung atau restoran. Perpaduan dari santan dan beberapa macam rempah menjadikan gulai kambing enak dinikmati. Rasa yang sudah dikenal menjadi pilihan untuk memilih menu ini.

4. Soto daging
Selain soto ayam, soto daging menjadi masakan tanah air yang mudah dijumpai di penjuru tanah air. Jenisnya pun beragam, mulai dari Soto Lamongan, Soto Padang, Soto Betawi dan masih banyak lagi jenisnya. Setiap jenis memiliki peminat sendiri. Daging bisa saja diolah menjadi Soto Lamongan yang terkenal dengan kuah bening tak bersantan. Dengan campuran sayur kol, mie, daun bawang, dan seledri membuat makanan satu ini menjadi pilihan ketika datang ke rumah makan. Apalagi dengan taburan koya, bawang goreng dan perasan jeruk nipis menambah selera untuk memilih soto ayam.

5. Rawon
Bosen dengan sate atau bakso, menu asli Jawa Timur-an ini patut dicoba. Rasanya yang nikmat dengan perpaduan dari berbagai bumbu dan kluwak (black peanut) memang beda. Rawon memang menu yang menjadi ciri khas Jawa Timur, jarang sekali di tempat lain menjual menu ini. Rawon disajikan dengan menu pelengkap lainnya seperti kerupuk udang, sambal dan taoge mentah.

Jika kamu belum pernah merasakan rawon, coba saja datang ke rumah makan Surabaya, Malang atau daerah Jawa Timur lainnya. Dijamin, kamu tidak akan kecewa dengan menu unik satu ini.
Sudah pernah coba rawon? (Pict by masakapahariini.com)

Street Food Ala Thailand; Ekstrim Vs Biasa

Street food menjadi kuliner 'jalanan' yang banyak diburu oleh para wisatawan. Harganya yang lebih murah dan mudah didapatkan menjadi pilihan. Di Indonesia sendiri jenisnya sangat beragam, mulai dari cimol, seblak, kue serabih, kue putu, klepon dan banyak lainnya. 

Nah, kali ini saya ingin me-share beberapa street food ala negeri gajah putih dari yang terekstrim sampai yang biasa kita temui di Indonesia. Ini diantaranya:
1. Serangga Goreng
Street food ekstrim ini sudah sangat terkenal di kalangan para wisatawan. Gorengan serangga ini beragam jenisnya, ada kalajengking, ulat daun pisang, ulat kelapa, jangkrik, belalang, dan lainnya. Di Thailand makanan ini banyak dijajakan di samping-samping jalan atau pusat keramaian. Mudah sekali mendapatkannya. Bagi yang pertama kali melihat makanan ini, pasti akan terasa mual melihat bentuk ulat-ulat yang digoreng, apalagi ulat kelapa yang ukurannya lebih besar. Hiii :(.  
Gimana guys?
2. Yum MamaYum mama atau mie rebus campur begitu saya menyebutnya. Jika di indonesia, mie rebus biasa dinikmati dengan campuran telor, sawi atau kol. Di Thailand, yum mama dicampur dengan jamur kuping, jamur enoki, jamur putih, ceker ayam, kerang dan cumi. Mie di rebus bersamaan dengan bahan-bahan pelengkap. Untuk bumbu yang digunakan, bumbu bawaan dari mie instan tersebut. Harga satu porsinya 30 Bath. Satu porsi yum mama ini sudah sangat mengenyangkan. Meskipun mie, tolong dipastikan bahwa mie yang digunakan halal ya.
Campuran untuk Yum Mama. Hmm..manta surantap
3. Cha Yen
Cha Yen atau disebut juga dengan Thai Tea menjadi minuman pertama yang saya coba ketika tiba di Thailand. Seorang teman merekomendasikan minuman ini. Perpaduan dari teh Thailand yang sangat kuat dan susu memang unik. Saat ini di Indonesia sudah banyak booth minuman yang menjual aneka jenis minuman Thai Tea. Rasanya sangat berbeda dengan yang asli, beberapa ada yang sama namun dengan harga yang lebih mahal.

4. Nasi Krabu
Ketukan  pintu terdengar. Seorang nenek pemilik sekolah menghampiri kamar tempat saya tinggal saat itu. Ternyata Ia mengajakku sarapan dengan menggunakan bahasa isyarat karena saat itu saya buta aksara dan bahasa (masih sampai sekarang:D). Sarapan belum siap. Tampak sang nenek mempersiapkan berbagai bahan yang cukup saya kenal, sereh dan kacang panjang. Ia memotong kecil-kecil, kemudian ditumbuk  menjadi satu dan dicampurkan ke nasi yang sudah matang. Tetapi, karena aroma serehnya terlalu kuat, saya tidak begitu menyukai makanan ini.
Menarikkan warna nasinya? (pict by tastesatlas,com)
Nasi Kerabu aka nasi urap ala Thailand berwarna biru yang dihasilkan oleh warna bunga telang. Dalam penyajiannya, makanan ini disajikan dengan lauk pelengkap seperti telur asin, ikan goreng/ayam goreng, sambal dabu (berbentuk seperti kuah), irisan kacang panjang, tauge dan kerupuk. Nasi kerabu ini banyak di jual di rumah-rumah makan/warung.

5. Nasi Lemak

Menurut saya rasa nasi lemak mirip dengan nasi uduk, namun memiliki rasa yang lebih manis. Dalam proses memasak nasi ini dicampur sekalian dengan ayam. Satu porsi nasi lemak yang paling simpel hanya berisi nasi, ayam yang di 'kubur' di dalam nasi dan baby mentimun. Nasi lemak ini sangat terkenal di Thailand dan Malaysia.

6. Ayam Goreng
Mengapa harus ayam goreng? Menurut saya ayam goreng di Thailand berbeda. Warnanya merah dan cara menyajikannya juga berbeda. Satu porsi ayam goreng disajikan dengan nasi ketan (nasi puluk) yang sangat keras menurut saya serta taburan bawang goreng dan sambal manis, mirip saus tomat. Sangat simpel bukan?. Pertama kali saya merasakan ayam goreng ini yaitu sebagai menu berbuka puasa, bisa dibayangkan betapa kerasnya tekstur nasi. Namun tetap enak untuk dinikmati. Bagi kalian yang tidak bisa makan jika tidak ada sayur, mungkin dapat disiasati dengan menyiapkan air minum yang cukup sebelum menikmati ayam goreng. Sama halnya dengan di Indonesia, ayam goreng ini juga banyak dijual di samping-samping jalan.
Yummy (Pict by listikel.com)
7. Tom Yum
Tom Yum menjadi makanan Thailand yang saya sukai. Rasanya yang mirip rasa soto mudah diterima lidah. Mungkin yang belum terbiasa adalah taburan daun ketumbar yang rasanya sangat masam. Campuran dari udang, cumi, ayam, ikan dan jenis seafood lainnya serta kuah pedas masam sangat menggugah selera. Ketika di kampus, saya mencoba memesan tom yum. Ternyata rasanya sangat jauh dengan tempat asalnya.
Rasanya suegeer (pict by valerieskeeper.com)
Itulah beberapa jenis makanan Thailand yang pernah saya coba, tentu saja kecuali serangga goreng. Makanan lainnya (nomor 2-6) bisa saja tidak halal ketika bahan-bahan yang digunakan tidak halal serta tempat makan yang menjual makanan tersebut menjual serta makanan lain yang tidak halal. Meskipun kamu membeli ayam goreng, tetap harus hati-hati ya.

Untuk mengetahui makanan yang dijual halal tidaknya, salah satunya dapat dilihat dari penjual makanan. Jika penjual mengenakan jilbab, kemungkinan besar makanan yang di jual halal. Hal ini berdasarkan cerita seorang supir yang mengantarkan kami untuk memperpanjang visa di Malaysia. Pada suatu waktu beliau dan istri pergi ke Indonesia. Namun karena sang penjual tidak mengenakan jilbab, sang istri memilih untuk makan ditempat lain. Padahal bisa saja sang empunya memang seorang muslim yang belum berhijab. Karena di Thailand cara untuk membedakan muslim tidaknya orang tersebut ialah dari berhijab tidaknya.

Cara lain yaitu jika pada rumah makan tersebut sudah ada label halal maka dapat diasumsikan penjual tersebut hanya menjual makanan halal. Apalagi dinegara lain yang kita buta aksara dan bahasanya, maka memilih tempat makan yang ada label halal atau penjual yang menggunakan jilbab lebih aman. Oh ya, kalau di Thailand, penjual non muslim biasanya mengenakan kalung dengan liontin patung (kebanyakan). 

Dalam suatu kesempatan, rombongan kami berkunjung ke Bangkok (selama di Thailand kami tinggal di Thailand bagian selatan). Ketika itu, karena kelaparan dan sulitnya mencari makanan halal, kami hanya menikmati rujak mangga/jambu, yang hanya berisi dua jenis mangga/jambu dan cabai bubuk dan garam dan itu pun kami nikmati selama seharian. Duh.

Label halal pada makanan mudah ditemukan dan font yang digunakan lebih besan serta mudah ditemukan, tidak seperti di Indonesia yang terkadang label halal terletak di belakang, font kecil dengan warna yang sama dengan bungkus makanan tersebut, sehingga pembeli harus jeli mencari tanda halal tersebut. Padahal jika diletakkan di kemasan bagian depan, konsumen akan cepat membeli makanan/barang tersebut.

Hmm..jadi pengen ke Thailand lagi :D.

Nasi Boran, Makanan Khas Lamongan yang Jarang Diketahui

Soto Lamongan, menjadi salah satu makanan khas kota Lamongan yang banyak orang ketahui. Kuah segar, tidak bersantan, toping bubuk koya dan rasa masamnya menjadi pilihan. Luasnya wilayah Indonesia, menjadikan jenis-jenis soto juga beragam, seperti soto Medan, soto Betawi, soto kuning Bogor, soto Padang, soto Kudus, dan berbagai jenis soto lainnya, yang kemudian menjadi makanan khas masing-masing daerah.
Pilihan menu pelengkap nasi boran
Selain soto, pecel lele juga menjadi salah satu makanan khas kota Lamongan. Makanan berlauk ikan lele atau ayam ini banyak diminati karena rasa pedas sambal yang menggugah selera. Disajikan dengan sayur lalap seperti kubis, kemangi dan mentimun, menambah daya tarik makanan ini. Harga satu porsi pun cukup terjangkau, 7000-15000 rupiah.

Selain kedua makanan tersebut, kota Lamongan juga memiliki makanan khas lain yang tidak kalah enaknya, nasi boranan atau sego boran. Dinamakan nasi boran karena sang pedagang menggunakan keranjang besar yang terbuat dari bambu sebagai wadah untuk menaruh semua masakan. Biasa digendong, menyerupai penjual jamu gendong. Namun ketenaran makanan ini belum banyak diketahui, karena tidak banyak di jual di luar Lamongan. 
Boran: Keranjang yang terbuat dari bambu
Nasi boran disajikan dengan bumbu utama campuran berbagai macam rempah, rasanya yang unik membuat saya penasaran ketika itu. Untuk menikmati nasi boran dapat ditambahkan dengan lauk pelengkap seperti urap, empuk (tepung yang digoreng), pletuk (terbuat dari kacang dan remah nasi aking), rempeyek, tahu, sate telur muda, ayam, ikan dan lauk pelengkap lainnya. Lauk yang cukup banyak diminati pembeli adalah ikan sili. Tidak banyak makanan yang menyediakan lauk ikan sili, sehingga menjadikan nasi boran ini semakin unik, dan harganya lebih mahal jika dibanding lauk lainnya. Harga satu porsi sekitar 8000 rupiah atau bisa saja lebih mahal tergantung lauk yang dipilih. 

Sebelumnya, nasi boran banyak di jual di trotoar di depan Plaza Lamongan atau di depan stasiun Lamongan. Penjual menjajakan barang dagangannya secara lesehan dengan menggelar tikar, dan payung besar sebagai atap. Tempat ini menjadi tempat turunnya para penumpang yang berasal dari Gresik atau Surabaya. Lalu lalang penumpang yang turun dan  para pembeli menjadikan trotoar tempat berjualan selalu ramai. Namun, saat ini para penjual pindah lokasi ke samping Plaza. Beberapa lapak penjual ada di sini. Makanan lebih bersih karena tidak langsung terkena asap kendaraan yang banyak berlalu lalang serta aman ketika hujan turun karena berada pada bangunan tersendiri.
Satu porsi nasi boran
Selain di samping Plaza Lamongan, untuk menikmati nasi boran kamu bisa datang langsung ke desa Sumberejo Lamongan. Di desa ini, sebagian besar warganya berprofesi sebagai penjual nasi boran. Penduduk di sini memasak makanan dengan menggunakan kayu bakar, sehingga memberikan cita rasa yang berbeda pada makanan ini.

Di saat pandemi seperti saat ini, pilihan untuk membungkus nasi boran menjadi pilihan yang lebih aman daripada menikmati langsung di tempat penjual, meskipun dalam penyajiannya penjual menggunakan kertas minyak dan daun pisang sebagai alas nasi.

Pesona Pantai Tanjung Kelayang di Negeri Laskar Pelangi

Pantai Tanjung Kelayang menjadi destinasi perjalanan terakhir kami hari ini, setelah sebelumnya kami berkunjung ke kepala daerah setempat, melakukan kegiatan sosial bersih pantai, dan menanam pohon. Selama perjalanan kami disuguhkan dengan pemandangan batu-batu granit besar dan pepohonan di kanan kiri jalan. 
Ala--Ala Arai dan kawan-kawan :D
Pantai Tanjung Kelayang menjadi salah satu tempat yang kami kunjungi ketika berada di Belitung. Begitu mendengar destinasi tempat yang dikunjungi setelah dari agenda hari ini adalah pantai, banyak wajah terlihat antusias, apalagi pantai Tanjung Kelayang menjadi salah satu tempat syuting film Laskar Pelangi. 

Pantai ini menjadi lokasi syuting film Laskar Pelangi pada tahun 2008, yang diadaptasi dari buku "Laskar Pelangi" yang di tulis oleh Andrea Hirata. Film Laskar Pelangi sukses membuat sang penulis menerima berbagai penghargaan baik nasional maupun internasional. Bahkan buku karyanya telah banyak di terjemahkan ke berbagai bahasa di belahan dunia. Maka tak ayal membuat nama Belitung khususnya pantai Tanjung Kelayang menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi para pelancong. 
Mendayung perahu karet yang semakin menjauh dari tepi pantai
Berhamburan begitu kami sampai ke pantai Tanjung Kelayang, dan selanjutnya memisahkan diri masing-masing sesuai dengan kesukaan, berenang, menaiki perahu karet atau hanya berfoto-foto di atas batu granit yang ukurannya super duper besar. Saya dan beberapa teman memilih menaiki perahu karet. Kami pun mencoba mendayung perlahan. Karena tidak ada yang pernah mendayung perahu, alhasil perahu karet yang kami tumpangi semakin ke tengah menjauh dari tepi pantai. Sehingga penjaga pantai yang berada di tepi pantai, berenang mencoba menarik perahu karet ke tepian. 

Di pantai ini pun terdapat monumen yang menandakan dibuatnya film Laskar Pelangi. Selain itu barisan toko souvenir berada tak jauh dari pantai. Berbagai macam kerajinan yang berasal dari kulit kerang dan hewan laut lainnya tersedia. Tinggal memilih sesuai dengan budget yang dimiliki.
Batu Garuda yang memikat para wisatawan
Selain terkenal karena menjadi lokasi syuting Laskar Pelangi, pantai ini juga terkenal dengan batu granit yang berbentuk kepala garuda. Batu berbentuk Garuda di pantai ini menjadi salah satu maskot dalam kegiatan Sail Wakatobi-Belitung. Sail Wakatobi Belitung merupakan salah satu kegiatan kepemudaan yang diadakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Agenda ini diselenggarakan selama kurang lebih 25 hari dengan kegiatan mengelilingi berbagai daerah di Pulau Sumatera dengan menggunakan kapal perang, KRI Makassar dan pulau yang pertama kali kami singgahi adalah pulau Natuna

Kilas balik perjalanan saat Sail Wakatobi-Belitung.

Kehidupan Masyarakat Desa Di Tengah Pandemi Covid-19

Empat bulan sudah sejak pengumuman awal kasus pandemi Covid-19 di Indonesia, sampai saat ini jumlahnya masih terus meningkat. Semua aspek dalam kehidupan terkena dampak dari pandemi ini, terutama dalam hal ekonomi, baik masyarakat yang tinggal di perkotaan dan pedesaan.
Saat panen menjadi waktu yang menyenangkan bagi petani, kapan pun waktunya
Masyarakat perkotaan identik dengan warga yang berasal dari tanah rantau. Berbondong-bondong setiap tahunnya, warga memadati kota-kota besar di Indonesia, mengadu nasib dan peruntungan, jika mujur, dapat memberikan perbaikan ekonomi keluarga di kampung halaman. Namun, saat pandemi Covid-19 ini, ribuan atau bahkan ratusan ribu pekerja berhenti bekerja, sebagai dampak dari pencegahan semakin meluasnya virus yang dilakukan dengan sosial/physical distancing, banyak pula perusahaan mengalami gulung tikar tidak beroperasi. Sehingga para perantau memutuskan untuk kembali ke kampung halaman. Namun, belum sempat mereka pulang, pelarangan mudik sudah diberlakukan, sehingga mau tidak mau mereka harus tetap bertahan dengan segala keterbatasan di tanah rantau.

Berbeda dengan kehidupan masyarakat desa di mana saya tinggal. Aktivitas sehari-hari masih tetap berjalan seperti biasanya, karena memang mayoritas bekerja sebagai petani. Yang membedakan dengan adanya pandemi ini, selain aktivitas sekolah diliburkan sebagai salah satu upaya pencegahan merebaknya virus diantaranya penyemprotan disinfektan kendaraan saat memasuki desa, jika keluar rumah mereka menggunakan masker, di depan toko-toko juga disediakan air untuk cuci tangan. Saat-saat panen hasil ladang dan sawah masih tetap berjalan, menjemur padi/jagung, pergi ke pasar, berjualan masih bisa dilakukan. Meskipun masih ada beberapa warga yang tidak mengindahkan larangan berkumpul di warung-warung kopi.

Saat ini new normal telah diberlakukan pertama kali di ibu kota, kehidupan masyarakat sedikit longgar. Perusahaan berbagai instansi kerja sudah dibuka, bahkan beberapa tempat wisata turut serta memecah kebosanan masyarakat selama berada di rumah. Namun dari itu semua, kewaspadaan masih harus terus dilakukan, protokol kesehatan terus diperhatikan, mengingat semakin tingginya masyarakat yang terkena pandemi ini. Tak tangung-tanggung jumlahnya kini menjadi yang paling tinggi di Asia Tenggara.

Semoga pandemi Covid 19 segera berlalu dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan seperti biasanya.