Buku Vs Film, Kamu Pilih yang Mana?

Kamu sudah pernah menonton film laskar pelangi? atau membaca bukunya? atau mungkin keduanya menonton dan membaca filmya sekaligus?. Kalau saya hanya menonton filmnya saja. Film Laskar Pelangi merupakan salah satu film yang saya sukai yang bercerita tentang perjuangan dan motivasi anak bangsa yang memberikan semangat untuk menggapai cita. Karena film ini jugalah, salah satu spot syuting menjadi salah satu tempat wisata yang banyak dikunjungi di pulau Tajung Tinggi Belitung, yang merupakan salah satu tempat yang pernah saya kunjungi saat berkesempatan bertandang ke pulau tersebut dalam agend Sail Wakatobi Belitong.


Sebagian besar orang mengatakan buku berjudul Laskar Pelangi merupakan buku yang sangat bagus, namun saya merupakan tipe yang tidak tertarik membaca buku ketika buku itu sudah difilmkan. Alasannya? saya juga tidak tahu. Kalau saya sendiri lebih suka membaca bukunya terlebih dahulu daripada menonton filmnya. Tetapi sebenarnya, saya mengambil kesempatan mana saja yang datang terlebih dahulu. Misalnya saat belum membeli buku, ternyata film dari buku tersebut sudah tayang, maka menonton menjadi pilihan.


Kelebihan Buku dan Film
Buku
Saat membaca buku, imajinasi kita akan berkelana, baik tentang tentang karakter, latar cerita, konflik dan lainnya sehingga seakan-akan kita ikut menjadi penonton dalam adegan yang terdapat di dalam buku. Selain itu, kita juga mengimajinasikan wajah tokoh yang ada di buku, meskipun tidak terlihat jelas, namun kita bisa 'mendesain' sendiri wajah tokoh berdasarkan ciri yang disebutkan di buku.


Terkadang hal inilah yang menjadikan saya sedikit tidak menyukai film yang diangkat dari buku. Apa yang ditayangkan di film berbeda dengan apa yang sudah kita imajinasikan (pasti dong, kan bukan sutradara film itu :D). Selain itu, banyak juga bagian atau adegan dari buku yang tidak ikut disertakan di dalam film yang merupakan hal wajib yang biasa dilakukan karena berkaitan dengan durasi dan tentu saja biaya produksi, atau mungkin bukan menjadi hal krusial yang harus ditayangkan di film.

Bener banget ini :D

Film
Kelebihan dari film menurut saya, mudah diakses dan tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli film tersebut (misalnya saja film tersebut sudah tayang di youtube, namun berbayar jika kita berlangganan di aplikasi berbayar seperti Netflix dan jenis aplikasi lainnya). 


Menonton film juga tidak membutuhkan banyak waktu. Kita bisa mempercepat durasi film tersebut, ketika kita ingin cepat tahu ending cerita  yang ditayangkan. Selain itu, menonton film melalui hp bisa dilakukan sekaligus, artinya mudah dilakukan.


Saat ini di youtube sudah banyak sekali channel yang memberikan ulasan film. Mulai dari film yang sudah lama tidak tayang bahkan sampai film yang baru tayang. Menonton ulasan film memiliki durasi yang lebih singkat, kurang lebih 15-25 menit. Bagi para pecinta film yang tidak memiliki waktu luang atau misalnya ingin cepat menamatkan cerita, biasanya lebih menyukai hal ini karena langsung pada inti cerita.


Kekurangan Buku dan Film
Buku
Jika kamu suka buku, maka harus ada uang yang harus dikeluarkan untuk  membeli buku tersebut. Buku orisinil tentu tidak murah. Kecuali jika membeli buku bajakan yang biasanya dijual dengan harga yang menggiurkan namun menyesatkan, misalnya 100rb dapat 6 atau promo lainnya. Membaca buku orisinil menjadi salah satu cara kita untuk menghargai penulis. Meminjam buku bisa menjadi salah satu solusi ketika kita ingin membaca buku namun budget belum mencukupi.


Selain itu, kita juga harus meluangkan waktu yang cukup untuk membaca buku. Tidak bisa dipercepat seperti menonton film. Bisa jadi satu buku menghabiskan waktu berhari-hari untuk diselesaikan, tergantung dari ketebalan buku dan durasi waktu membacanya. 


Bentuk fisik buku juga menjadi salah satu kekurangan (bisa juga memilih mau membeli buku fisik atau ebook). Jika membeli buku fisik, maka ada beban yang harus kita bawa. Bisa jadi, tas yang kita bawa akan semakin berat karena banyaknya buku yang kita masukkan.


Film
Jika film tersebut diangkat dari buku, maka para penonton harus siap-siap kecewa karena banyaknya adegan yang tidak sesuai dengan buku. Hal ini menjadi salah satu kekurangan jika menonton film. Namun, jika film tersebut tidak diangkat dari buku, maka apapun jalan cerita dari film tersebut merupakan hal yang memang menjadi jalan utama dari cerita tersebut.


Dari beberapa kekurangan dan kelebihan di atas, saya lebih prefer buku daripada film. Buku membantu kita untuk mengasah daya imajinasi. Membantu untuk belajar penggunaan kosa kata, membuat alur cerita, membantu membuat cerita yang menarik serta melatih saya pribadi untuk memperkaya gaya bahasa yang kemungkinan besar bisa diterapkan juga untuk menulis blog seperti saat ini.
 

Kalau kamu, lebih suka buku atau menonton film? (Review buku menarik)


Oh ya, Selamat Hari Buku Nasional yang sudah lama berlalu. Semoga semakin banyak buku-buku berkualitas yang bisa kita nikmati dan bisa kita petik 'sarinya' dan semoga nanti kita juga bisa menjadi salah satu penulis buku tersebut. Aaamiin

Setelah Mengikuti BPN 30 Days Ramadan Blog Challenge

Seperti mimpi yang mustahil untuk diwujudkan begitu perasaan saya ketika berhasil menyelesaikan tantangan menulis selama 30 hari dengan 30 topik yang berbeda selama ramadan kemarin. Ada perasaan lega dan tentu saja tidak percaya ternyata apa yang saya anggap 'tidak mungkin' bisa diselesaikan ketika kita mau berusaha dan memaksakan diri untuk terus 'berjalan'.


Bagi saya bisa menulis artikel setiap hari di blog merupakan impian yang sudah sangat lama ingin dicapai yang menjadi wacana tidak tereksekusi. Melalui tantangan yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network (BPN) tersebut, banyak hal yang saya pelajari. Berikut diantaranya:


1. Menambah wawasan
Beberapa topik yang harus peserta tuliskan, ternyata tidak begitu saya mengerti. Alhasil, saya harus membaca banyak referensi untuk mendukung artikel yang saya tulis. Proses mencari referensi atau topik baru tersebut membuat saya mendapat tambahan wawasan baru yang belum atau minim saya ketahui sebelumnya. Salah satunya topik tentang manfaat kurma yang sangat luar biasa. Pemahaman saya terkait buah ini hanya sebatas sunnah ketika kita mengkonsumsi kurma saat berbuka puasa. Ternyata banyak sekali kebaikan dari buah ini selain karena memang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

What'd you get from this challenge?


2. Belajar desain
Keterbatasan foto yang saya miliki karena topik yang dibahas beragam membuat saya mau tidak mau harus belajar untuk mendesain foto atau gambar yang disertakan pada artikel. Aplikasi yang saya gunakan selama BPN ramadan challenge kemarin adalah Canva. Sebelumnya, saya menggunakan Canva hanya untuk membuat brosur atau sertifikat. Setelah mengikuti challenge ini, saya menjadi tahu bahwa Canva memiliki beragam desain yang menarik. Mulailah saya mengakses Youtube untuk melihat bagaimana cara mendesain, keyword yang menarik dan lainnya sehingga hal ini dapat memudahkan dalam mendesain. Selain Canva, Pinterest juga menjadi gudang untuk mengakses gambar-gambar yang menarik dan mendukung.


3. Rasa senang
Mampu menyelesaikan 30 tulisan memberikan kesenangan tersendiri bagi saya. Ada rasa tidak percaya, karena memang ini baru bertama kalinya saya menulis setiap hari dengan topik yang beragam. Ada juga rasa nervous, merasa tidak yakin bisa menyelesaikan target tulisan pada saat pertama kali join tantangan ini. Serta perasaan seperti dikejar-kejar target saat sudah berhasil menyelesaikan satu topik atau upload arikel pasti muncul fikiran 'tulisan untuk besok belum paham sama sekali nih, harus banyak membaca referensi dan lainnya'.


4. Topik menarik
Saat mengelola blog sendiri di luar mengikuti challenge atau lomba, saya sering menghindari topik-topik yang saya anggap kurang menarik atau tidak saya pahami. Sehingga hal ini menjadikan wawasan yang saya miliki terbatas dan tidak berkembang.


Beragamnya topik yang dibahas dalam challenge ini, memaksa saya untuk terus mengupdate ilmu pengetahuan yang belum saya pahami. Hal ini menjadikan tantangan ini menarik untuk diikuti. Memang sebelumnya ada kekhawatiran bisa tidaknya menyelesaikan tantangan ini karena topik setiap harinya berbeda.


5. Bisa dilakukan
Ala bisa karena terpaksa. Hal ini terjadi pada saya. Memaksakan diri untuk mengikuti challenge merupakan hal yang saya lakukan. Awalnya kecil kemungkinan bagai saya untuk bisa menyelesaikan 30 tulisan. Karena memang jumlah tulisan dalam satu bulan yang saya tulis bisa dihitung jari, apalagi sampai 30 artikel, it's ridiculos. Namun, setelah melalui hari demi hari pelaksanaan tantangan, ternyata challenge ini bisa dilakukan.


Demikian beberapa hal yang saya rasakan selama mengikuti BPN ramadan challenge 2022. Kalau kamu juga mengikuti challenge ini, apa saja hal yang kamu rasakan setelah menyelesaikan tantangan ini? Share jawaban di kolom komentar ya. See you.

Keutamaan Puasa Syawal

Bulan Syawal merupakan bulan yang istimewa, salah satu keistimewaan itu adalah puasa Syawal. Sesuai dengan namanya, puasa ini dilakukan pada bulan Syawal, tidak seperti pemahaman saya sebelumnya jika puasa ini hanya dilakukan pada hari kedua setelah Idul Fitri berturut-turut selama enam hari, ternyata ada penjelasan lain mengenai hal tersebut.


Berbicara mengetani puasa Syawal ternyata puasa ini memiliki banyak keutamaan, berikut diantaranya:


Keutamaan puasa syawal
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْر
Artinya: "Barangsiapa yang berpuasa Ramadan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka baginya (pahala) puasa selama setahun penuh." (HR Muslim).


Wah menarik sekali ya, pahala dilipatgandakan berkali-kali lipat. Puasa Syawalini juga mengajarkan kita untuk konsisten, istiqomah melakukan kebaikan-kebaikan yang kita lakukan selama bulan ramadan kemarin. Agar yang sudah kita upayakan tersebut tidak berlalu atau terjadi saat bulan puasa saja maka dengan melaksanakan puasa syawal ini kita bisa menjaga ritme ibadah yang sudah kita lakukan.


Melaksanakan puasa Syawalini juga melatih kita untuk melakukan puasa sunah lain, seperti puasa Senin Kamis, puasa Daud, puasa Arafah, puasa Ayyamul bidh (puasa 3 hari pada pertengahan bulan) dan puasa lainnya.


Selain keutaman puasa syawal tersebut terdapat juga keutamaan untuk puasa sunah lainnya seperti berikut ini:


Nabi Muhammad bersabda Di dalam surga ada sebuah pintu yang disebut pintu ar-Rayyan. Yang masuk melalui pintu itu di hari kiamat hanyalah orang-orang yang berpuasa, yang lainnya tidak masuk lewat pintu itu. Dan diserukan saat itu, ”Manakah orang-orang yang berpuasa?”. Maka mereka yang berpuasa bangun untuk memasukinya, sedangkan yang lain tidak. Bilamana mereka telah masuk, maka pintu itu ditutup dan tidak ada lagi yang bisa memasukinya. (HR. Bukhari & Muslim). 


Rasulullah SAW bersabda "Amal-amal akan dihadapkan atau diperiksa setiap Kamis dan Senin. Maka, aku suka jika amal-amalku diperiksa ketika aku sedang berpuasa." (HR Tirmidzi)
Kapan pelaksanaan puasa syawal?

Yuuk puasa syawal (pict ihramasia.com)

Pelaksanaan puasa Syawal:
1. Puasa syawal bisa dilakukan berurutan selama 6 hari  penuh, dapat dilakukan sejak hari ke-2 Idul Fitri atau hari ke-2 Syawal
2. Puasa Syawal boleh dilakukan dengan tidak berurutan
3. Mendahulukan membayar hutang terlebih dahulu
4. Mendahulukan puasa syawal terlebih dahulu jika kita takut akan terjeda dengan 'halangan' bagi perempuan

Bagaimana? tertarik untuk melaksanakan puasa syawal? yuuk mumpung kita masih dalam bulan syawal. Jika memang tidak bisa secara berututan, puasa ini juga bisa kita 'angsur' pelaksanaanya.

Hari Raya Idul Fitri 2022 Kapan?

Saat ini kita telah memasuki ramadan hari ke-29 atau 30. Sama seperti saat awal puasa, masyarakat yang mengikuti pemerintah masih bertanya-tanya kapan pelaksanan sholat Idul Fitri dilakukan. Apakah esok hari atau lusa. Informasi ini insyaAllah akan kita dapatkan saat sore atau malam hari nanti.


Menurut informasi di laman muhammadiyah.or.id masyarakat Muhammadiyah melaksanakan ibadah sholat Idul Fitri esok hari yaitu tanggal 2 Mei 2022. Sementara masyarakat umum atau Nahdlatul Ulama yang mengikuti pemerintah masih harus bersabar untuk menunggu hasil sidang itsbat.

Kamu sholat Idul Fitri Kapan

Sidang itsbat rencananya diselenggarakan hari ini, pukul 17.00 WIB. Pelaksanaan sidang ini bisa kita ikuti diberbagai saluran resmi, seperti:
1. Live streaming TVRI pada halaman https://tvri.go.id/live
2. Channel youtube Kementerian Agama
3. Instagram Kementerian Agama @kemenag_ri.


Selain media tersebut, bagi masyarakat yang jarang mengakses media masa dapat menyaksikan sidang melalui televisi (di desa saya hampir 99% para orang tua tidak memiliki smart phone, jadi informasi ini hanya diperoleh dari televisi).


Semoga saja pelaksanaan sholat idul fitri antara pemerintah, muhammadiyah dan berbagai organisasi keagaaman Islam lainnya  serentak dilakukan esok hari. Pun ketika berbeda, ini bukan yang pertama kalinya terjadi di Indonesia, sehingga semua akan baik-baik saja.


Momen Idul fitri merupakan hal yang sangat penting bagi umat Islam. Setelah  berpuasa selama satu bulan penuh, menahan haus, lapar, menahan segala kebiasaan yang merugikan dan lainnya. Maka pada kesempatan ini, umat muslim akan 'kembali suci', kembali menjadi pribadi baru yang lebih baik dari sebelumnya.


Puasa telah mengajarkan kita banyak hal, seperti hal-hal yang sulit kita lakukan ternyata bisa dilakukan pada bulan puasa ini. Misalnya khatam membaca Alqur'an (bahkan mungkin ada yang lebih dari satu kali), mampu menahan untuk tidak merokok (bagi laki-laki), meningkat dalam berbuat kebaikan atau membantu orang lain, lebih bisa memanfaatkan waktu dan berbagai capaian lainnya.


Bisa menyelesaikan puasa secara tuntas pada bulan ini, juga merupakan hal yang sangat luar biasa. Apalagi bagi anak kecil yang baru belajar untuk berpuasa, maka ibadah puasa ini menjadi awal bagi mereka untuk melaksanakan ibadah puasa pada tahun-tahun berikutya.


Bagi kita yang saat ini masih bisa mendengarkan suara takbir berkumandang di kampung halaman sendiri wajib untuk mengucapkan syukur. Karena  di luar sana banyak dari saudara kita bahkan tidak mendengarkan sayup suara takbir tersebab tinggal di negeri orang atau ada juga yang sedang tidak bisa mudik karena harus running penelitian yang tidak memungkinkan untuk ditinggalkan. Sehingga mereka harus menahan rindu. Terkadang mereka pun juga harus menahan derai air mata saat menerima telpon dari keluarga. 


Ya mau bagaimana lagi. Atas perjuangan yang tengah dilakukan ada hal lain yang harus dikorbankan, termasuk berkumpul dengan keluarga saat Idul Fitri. Kejadian ini juga pernah saya alami, ketika saat itu harus menyelesaikan penelitian yang baru dimulai. Pengen pulang, namun tidak mungkin dilakukan. Ternyata setelah sholat Idul Fitri di kampus, banyak juga mahasiswa lain yang juga ternyata tidak mudik.


Kembali lagi mengenai tanggal pelaksanaan lebaran, kalau di daerah kamu, kapan pelaksanaan sholat Idul Fitri dilakukan ?

Mudik, Waktunya Berkumpul Dengan Keluarga

Mudik ke kampung halaman menjadi salah satu momen untuk berkumpul dengan keluarga. Salah satu hal yang dilakukan saat di rumah adalah memasak. Area dapur akan menjadi tempat berkumpulnya beberapa orang perempuan. Ibu, kakak adik, bersama membuat hidangan.


Sama seperti awal puasa, tradisi megengan menjadi acara penutup ramadan yang dilakukan semua orang di desa saya. Saat megengan ini kami akan membuat makanan dengan lauk pauk ala kadarnya, seperti tahu, telur, ayam dan mie goreng. Selain lauk ini, beberapa tetangga ada juga yang menggunakan tempe, urap dan tumis pepaya. Tidak seperti di Gresik yang menggunakan ikan bandeng sebagai maskot utama, kami yang tinggal di Lamongan khususnya yang tinggal di wilayah pegunungan lebih sering menggunakan ayam sebagai lauk pauknya.


Sebagai pelengkap biasanya kami akan menambahkan jajan pasar yang kemudian kami jadikan satu di kantong plastik, tidak ada yang menggunakan kardus makanan. Meskipun penggunaan kardus ini lebih praktis, namun masyarakat lebih suka menggunakan baskom sebagai wadahnya. Karena hal ini, setiap orang pasti memiliki baskom yang sama dengan jumlah yang banyak sekali, sehingga ketika ada acara (kenduri) jarang yang membeli wadah lagi.

Selamat berkumpul dengan keluarga semuanya (freepik.com)

Setelah magrib biasanya para tetangga akan bergantian datang ke rumah untuk berdoa dan pulang membawa makanan tersebut. Kami menyebutnya 'berkat atau ambeng'. Biasanya kami juga memberikan uang (2000) sebagai 'wajik' (saya kurang tahu apa bahasa Indonesianya).  Saat pembacaan doa ini kita akan mengundang kurang lebih dua belas orang yang tinggal di sekitar rumah atau hanya mengundang beberapa orang saja. Jika ada tentangga yang tidak datang, maka kami akan mengatarkan berkat tersebut ke rumah masing-masing.


Selain megengan ini, berkumpulnya keluarga juga menjadi tempat berkumpulnya anak-anak kecil (keponakan). Saat berkumpul mereka bermain kembang api dan petasan. Tidak jarang hanya berlari-larian cukup membuat mereka senang. Bagaimana tidak, karena di tanah rantau biasanya mereka memiliki halaman yang terbatas luasnya, sehingga waktu berkumpul seperti ini menjadi ajang untuk bermain bersama sesuka hati mereka. Apalagi jika rumah tersebut memiliki halaman yang luas serta jauh dari jalan raya, maka ramailah suasana malam akibat riuh canda mereka.


Bisa berkumpul dengan keluarga menjadi hal yang sangat saya  syukuri. Disaat yang lain mungkin terpaksa merayakan Idul Fitri sendiri karena tidak bisa mudik, tidak ada keluarga yang menunggu lagi di rumah saat pulang mudik, salah satu keluarga sudah 'kembali' terlebih dahulu, maka saya sangat beruntung sekali ketika bisa pulang dan berkumpul dengan keluarga pada tahun ini.


Waktu berkumpul ini menjadi cara untuk berbagi cerita, tentang banyak hal yang dilalui di tanah rantau. Mostly tentang yang baik saja, yang tidak baik disimpan sendiri :D.  Bertemu dengan keluarga merupakan cara terbaik untuk mengecash semangat yang mungkin mulai kendur. Menjadi alasan atas apa yang sedang diperjuangkan saat ini. Menjadi hal yang menguatkan untuk episode kehidupan yang akan dilalui.

Selamat berkumpul dengan keluarga bagi teman-teman yang saat ini mudik dan semoga bagi kamu yang saat ini tidak mudik, semoga Allah berikan kesabaran dan kebahagiaan juga di tanah rantau. Dan untuk kamu yang pada lebaran ini tidak bersama lagi dengan orang terkasih, semoga Allah berikan kesabaran dan pengganti seseorang yang bisa menemani perjalanan ini.

6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mudik

Mudik lebaran menjadi agenda tahunan yang dinantikan banyak orang. Setelah larangan mudik diberlakukan pada saat pandemi dua tahun lalu, kini masyarakat Indonesia sudah diperbolehkan untuk mudik. Dan bahkan saat ini beberapa pemudik sedang mengalami kemacetan parah dibeberapa wilayah. Hal ini selalu terjadi ketika mudik lebaran tiba, apalagi bagi mereka yang tidak mudik sama sekali (2 tahun) ketika pandemi menyerang, maka mudik kali ini merupakan ajang berkumpul dengan keluarga yang sudah sangat dinantikan.

Mau mudik kemana?


Moda transportasi yang digunakan untuk mudik pun beragam, mulai dari menggunakan pesawat, kereta, bus, mobil atau bermotor. Saya sendiri pulang menggunakan motor karena memang letaknya dekat. Jika mudik menggunakan motor, menurut saya beberapa hal ini perlu dilakukan:


1. Cek kondisi kendaraan
Baik perjalanan dekat atau jauh memerlukan kondisi kendaraan yang 'sehat'. Apalagi untuk perjalanan jauh, hal ini harus diperhatikan. Jika perlu, bisa membawa kendaraan ke bengkel agar kondisi kendaraan benar-benar siap untuk mudik. Kalau tidak dibawa ke bengkel, mungkin kita bisa memeriksa sendiri mulai dari ketersediaan oli, keadaan ban dan lainnya. Hal ini agar perjalanan selama mudik aman dan lancar.


2. Isi bensin sebelum mudik
Sebaiknya mengisi bensin tidak dilakukan pada saat hari H, saat mudik dilakukan. Untuk mengantisipasi kemacetan di jalan serta mengantre di SPBU sebaiknya kita membeli bahan bakar satu hari sebelumnya. Jika kita membeli bensin di hari keberangkatan dan saat itu terjadi antrean bahan bakar yang panjang, tenaga kita akan terkuras hanya untuk menunggu bensin ini saja.Jadi sebaiknya sebaiknya mengisi bahan bakar sebelum mudik dilakukan.


3. Barang bawaan diikat dengan aman
Sepertinya jarang ya mudik tanpa membawa barang bawaan, kecuali untuk laki-laki yang biasanya hanya membawa tas saja (biasanya :D). Saat mudik, akan banyak barang yang kita bawa. Jika kita menggunakan kendaraan bermotor, maka barang-barang tersebut harus diikat dengan benar. Saat perjalanan jauh, ketika ada barang yang kita bawa terjatuh, terkadang kita tidak sadar karena asyiknya berkendara. Selain itu, ketika kita mengikat barang yang kita bawa dengan benar, akan menjaga keselamatan diri kita sendiri serta pengendara lain.


4. Membawa surat-surat penting
Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi selama perjalanan. Maka membawa kelengkapan surat-surat kendaraan wajib dilakukan. Ketika ada pemeriksaan polisi di jalan dengan mudah kita bisa memberikan surat-surat tersebut, kalau tidak mungkin bisa ditilang. Surat-surat kendaraan merupakan tanda bahwa kendaraan yang kita bawa adalah legal milik kita atau paling tidak ketika kita meminjam kendaraan tersebut, maka kendaraan yang kita bawa cocok dengan surat-surat tersebut.


5. Cukup tidur
Ini penting sekali. Sebagus apa pun persiapan yang kita lakukan, tanpa tidur yang cukup, perjalanan mudik justeru akan sangat membahayakan. Apalagi jika kita sendiri yang menyetir. Maka harus dipastikan kita tidur dengan cukup. Jika mengantuk di jalan, bisa mengambil opsi istirahat sebentar di rest area atau masjid sekalian pas sholat. Jika mudik menggunakan mobil sendiri dan ada saudara yang bisa nyetir, maka bisa bergantian. Namun, lain halnya jika menggunakan motor, maka kedua orang baik yang di depan dan di belakang, keduanya harus dalam keadaan 'sadar', tidak boleh mengantuk. Maka bercakap-cakap selama perjalanan bisa menjadi salah satu cara untuk menghalau  kantuk yang dirasa.


6. Kunci rumah atau kos dengan benar
Jika memungkinkan, bawa semua barang-barang berharga saat mudik. Jika tidak mungkin, barang-barang tersebut bisa dititipkan ke tetangga atau teman. Meninggalkan barang berharga di rumah atau kos membuat suasana hati tidak nyaman, was-was, khawatir dan lainnya yang mengakibatkan kita ingin secepatnya kembali, padahal kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga besar ini merupakan hal yang sudah lama dinantikan. 


Bagaimana, apakah kamu sudah mudik ?

18.04 Kg Bandeng Pemenang Kontes Bandeng Kawak Gresik

Perhelatan pasar bandeng atau lelang maupun kontes bandeng sudah menjadi agenda tahunan di kota Gresik yang diadakan setiap bulan ramadan. Berbeda dengan tahun sebelumnya saat masih dalam suasana pandemi dengan kasus yang tinggi, tahun ini pelaksanaan pasar bandeng dilaksanakan hanya di satu lokasi.


Flashback pasar bandeng tahun lalu. Pada saat itu pasar bandeng dibuka kembali setelah ditiadakan pada tahun 2020. Pada tahun tersebut, merupakan era new normal yang diharapkan dengan diadakannya pasar bandeng dapat meningkatkan atau menghidupkan kembali perekonomian masyarakat. Oleh sebab itu, pelaksanaan pasar bandeng diadakan di sepuluh lokasi yang berbeda, seperti di Gresik, Cerme, Duduksampeyan, Menganti, Benjeng, Kedamean, Manyar, Bungah, Sidayu, dan Ujungpangkah. 


Bandeng ini seberat 4kg, terlihat kecil ya:D

Pada saat itu bandeng terberat yang memenangkan lelang seberat 6.5kg dengan panjang 86 sentimeter yang dipelihara selama 8 tahun. Dan bandeng ini berhasil dilelang dengan harga 25.5 juta yang kemudian dibeli oleh Walikota Surabaya Eri Cahyadi.


Kembali pada pelaksanaan pasara bandeng tahun ini.
Lokasi pasar bandeng tahun ini dimulai dari depan Ramayana sampai alun-alun kota Gresik. Karena dilaksanakan di satu lokasi, kondisi pasar sangat ramai sekali. Banyak pengunjung yang hadir, sehingga suasana cukup berdesak-desakkan. 


Ikon utama dalam perhelatan ini adalah ikan bandeng. Berbeda dengan tahun sebelumnya pelaksanaan lelang bandeng selalu diadakan di akhir perhelatan pasar bandeng. Pada tahun ini hanya dilakukan kontes bandeng saja tanpa lelang dan kontes ini diadakan pada hari pertama pasar bandeng diadakan.


Ikan Bandeng yang memenangkan kontes pada pasar bandeng tahun ini seberat 18.04 kg dengan panjang 92 cm yang sudah dipelihara selama 12 tahun. Pemenang kontes ini mendapatkan hadiah uang serta umroh. Untuk juara 1 senilai 15jt rupiah+umroh, juara 2 senilai 10jt rupiah+umroh dan juara 3 senilai 5jt rupiah+umroh. Dan ternyata pemenang juara 1 tahun ini merupakan pemenang juara 3 tahun lalu juga.


Selain antusias masyarakat dalam mengikuti kontes bandeng, masyarakat juga membeli bandeng yang dijual di stan-stan yang banyak menjual ikan bandeng. Bahkan tadi malam saat saya bersama dengan seorang teman datang ke lokasi ini, saya menyaksikan transaksi penjualan ikan bandeng. Seorang pembeli membeli 1 ekor bandeng dengan bobot 5kg dengan harga 575rb dan kemudian mendapatkan diskon 50rb. Tahun lalu, saya juga menyaksikan pembelian bandeng dengan harga 1.15jt untuk 1 ekor (saya lupa berat bandengnya berapa kg).

Pemenang kontes bandeng seberat 18.04 kg (Pict gresiksatu.com)

Dilain pihak, sepasang suami istri tampak sibuk menimbang bandeng yang mereka miliki. Berat bandeng yang mereka timbang kurang lebih 20kg (bukan 1 ekor bandeng) dan ketika saya tanya bandeng tersebut ternyata sudah dipesan oleh orang yang ada di Duduksampeyan.


Ketika saya memposting harga bandeng tersebut, banyak teman yang tanya 'bandengnya buat apa?' saya jawab 'ya buat lauk'.  Bagi saya pun bagi mereka melihat antusias orang Gresik yang mau membeli bandeng dengan harga yang fantastis merupakan hal yang tidak wajar. Bagi kami yang tinggal daerah pegunungan, kami terbiasa membeli bandeng yang sudah dikukus yang biasanya sudah diberi bumbu warna kuning dan harganya juga murah hanya 10rb, itu pun dapat 3 ekor :D (tergantung ukuran ikan).


Ikan bandeng menjadi lauk yang wajib ada bagi sebagian besar orang Gresik. Sehinga mereka rela membeli ikan bandeng dengan harga yang mahal. Selain sebagai menu hidangan saat Idul Fitri, mampu membeli bandengan dengan harga yang mahal ini juga sebagi nilai prestise sendiri bagi mereka.


Pelaksanaan pasar bandeng akan berlangsung sampai tanggal 30 April 2022. Masih ada waktu jika kamu ingin merasakan semarak perhelatan acara ini. Meskipun tidak bisa menyaksikan konten ikan bandeng, namun masih bisa menikmati pasar rakyat yang ada pada acara ini. Berbagai makanan, minuman, pakaian dan lainnya di jual di area ini. Jadi jangan risau, masih bayak hal yang bisa dinikmati. Para penjual yang ada di pasar bandeng ini ternyata mereka yang berjualan juga saat Malam Selawe diadakan.


Kalau kamu, mau tidak membeli bandeng dengan harga yang mahal tersebut ?:D


#Tulisan ini merupakan tulisan terakhir dalam mengikuti BPN 30 Day Blog Challenge 2022 yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network

Belanja Online VS Belanja Offline, Kamu Suka yang Mana?

Perkembangan teknologi saat ini kian pesat, salah satunya tersedianya aplikasi e-commerce yang mendukung kemudahan dalam bertransaksi jual beli barang. Namun tidak semua warga Indonesia memiliki aplikasi ini, dengan berbagai pertimbangan yang kemudian mereka memilih untuk berbelanja secara online atau offline.

Kamu suka belanja online atau offline? (pic png tree)

Berdasarkan pengamatan saya, berikut kelebihan dan kekurangan menggunakan aplikasi berbelanja online dan offline:


1. Kelebihan
Online Shopping
Salah satu alasan penggunaan aplikasi berbelanja secara online ini adalah KEMUDAHAN. Mudah dalam membeli dan membayar, tidak dihutang :D. Tidak memerlukan lahan atau toko fisik yang besar serta jangkauan toko lebih luas, bisa sampai keseluruh wilayah di Indonesia, bahkan luar negeri. Selain itu, ketika ada barang yang dibeli tidak sesuai dengan pesanan atau barang rusak, kita bisa mengajukan komplain dan kemudian mendapatkan barang pengganti yang baru. Hal ini tentu memudahkan pembeli, di mana pembeli tidak harus melakukan perjanjian pengembalian barang terlebih dahulu.


Biasanya saat ramadan seperti ini, selalu ada midnight sale di mall-mall besar. Pada saat ini, biasanya orang-orang akan saling dorong, saling berebut, bahkan tidak jarang ada yang bertengkar karena memperebutkan barang yang sama. Sehingga dengan hadirnya online shopping ini bisa mengantisipasi kejadian tersebut, dan kemungkinan stok dari pakaian atau barang yang sale juga banyak serta sale ini juga memiliki waktu yang lebih lama. Misalnya selama satu bulan penuh saat bulan ramadan, tidak hanya dalam beberapa hari saja.

Offline Shopping
Kelebihan dari offline shopping diantaranya pembayaran bisa dilakukan secara langsung  (lebih aman), dapat melayani konsumen secara langsung, tidak harus mengirim barang yang dibeli pelanggan (terkadang bisa juga mengirimkan barang, tergantung ukuran-jenis dan banyaknya barang), toko terlihat secara langsung (jika toko tersebut besar, akan banyak pembeli yang mengenal toko tersebut).
 

2. Kekurangan
Online Shoping
Terkadang kemudahan dalam membeli ini menjadikan kita tidak bisa mengkontrol keinginan untuk membeli barang. Bahkan barang-barang tidak penting juga turut masuk ke keranjang dan akhirnya check out juga. Apalagi jika ada promo tanggal cantik, akhir bulan, gratis ongkir dan lainnya terkadang membuat kita 'kalap', apa saja dimasukkan keranjang dan dibeli :D.


Offline Shopping
Harus berpanas-panasan, berdesak-desakan saat memilih barang yang disukai oleh banyak orang. Selain itu, jenis barang (baju) biasanya terbatas. Toko Offline memiliki jangkauan pembeli yang terbatas, tidak bisa mencakup seluruh Indonesia. Kita sendiri yang harus membawa barang yang kita beli sampai rumah, kalau pun mau minta dikirimkan bisa tambah onkos kirim atau tidak tambah ongkos kirim tergantung jarak rumah dengan toko tersebut. 


Pengembalian barang yang dibeli secara langsung sulit dilakukan atau harus ada perjanjian terlebih dahulu dengan penjual. Jika tidak dilakukan, bisa jadi barang yang sudah kita beli tidak bisa ditukarkan lagi ketika ditemukan ketidakcocokkan atau kerusakan pada barang tersebut. Hal ini menjadikan kita tidak akan mengulangi untuk membeli barang dari toko yang sama (black list toko) dan yang paling menakutkan jika hal ini dishare sang pembeli ke media sosial, bisa tawat riwayat toko tersebut.


Pembelian barang secara langsung, biasanya ditawarkan dengan harga yang lebih tinggi dari pada toko online. Selain itu, jika ada potongan harga atau diskon biasanya tidak terlalu tinggi (berbeda jika sedang event besar). Maka mau memilih membeli barang secara online atau offline tentu ada plus minusmnya tergantung dari pembeli lebih suka yang mana.


Kalau kamu lebih suka yang mana, berbelanja secara online atau offline?


#Tulisan berikut merupakan bagian dari BPN 30 Day Challenge yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan

Tips Menghemat Uang THR

Assalamu'alaikum, apa kabarnya teman-teman ? Gaji ke-13 sudah turun belum? :D. Bagi para pekerja uang Tunjangan Hari Raya (THR) ini pasti dinanti-nantikan. Terkadang, belum juga gaji ini 'cair' alokasi penggunaanya sudah berjajar rapi untuk didistribusikan. Namun, kita juga tidak boleh lupa bahwa setelah Idul Fitri ini usai, masih ada kebutuhan lain yang tetap harus kita cukupi, sehingga kita harus bijak dalam mengelola uang tersebut. Jangan sampai setelah lebaran, kita malah berhutang karena tidak adanya dana untuk kehidupan satu bulan ke depan.

Bijaklah dalam menggunakan uang THR :XD

Beberapa tips berikut semoga bisa menjadi cara yang bisa kita coba untuk menghemat uang THR, agar tidak keblabasan (bingung mencari kata yang tepat:D):


1. Simpanlah 20-30% dari uang THR
Tentu presentase ini berbeda untuk setiap orang. Bisajadi lebih besar atau lebih kecil, berbeda untuk setiap orang. Setelah lebaran nanti kita masih memerlukan biaya untuk kehidupan satu bulan mendatang atau sampai menerima gaji kembali. 


Mengapa kita harus mengalokasi dana untuk disimpan terlebih dahulu sebelum membuat anggaran penggunaan THR?. Menurut saya ketika kita mengalokasikan dana untuk disimpan terlebih dahulu akan memudahkan kita untuk menggukanan 'sisa' THR dengan mudah. Kita tidak memikirikan kembali tentang alokasi uang disimpan lagi, tidak juga takut uang tersebut terpakai. Apalagi kalau uang tersebut disimpan di bank yang tidak ada atmnya, pasti lebih aman:D.


Mengalokasikan dana ini WAJIB dilakukan ketika kita tidak ingin menggunakan 100% dana THR yang kita dapatkan. Hal ini mungkin agak berat, namun harus dilakukan karena jika kita tidak memiliki uang yang disimpan di luar THR. Lain lagi ceritanya jika kita memiliki gaji dari sumber lain, yang artinya THR ini memang akan dikeluarkan semuanya. Maka jika hal ini yang terjadi, ya langsung saja membuat anggaran untuk pembagian uang THR tersebut.


2. Membuat anggaran penggunaan THR
Setelah menyimpan dana untuk kehidupan satu bulan ke depan, selanjutnya kita bisa mengalokasikan penggunaan dana sesuai dengan rencana yang sudah kita buat. Lebih mudah jika kita tuliskan agar dana tersebut bisa dimasukkan ke pos masing-masing.


Anggaran penggunaan dana ini kita alokasikan dari yang urgent, sedang, dan kecil keperluannya. Urgent misalnya untuk membayar zakat fitrah atau zakat mal serta untuk orang tua. Alokasi dana sendang untuk kakak-adik dan keponakan. Terakhir alokasi untuk  dana kecil pengeleluarannya misalnya untuk tetangga sekitar rumah. 


Mengapa tetangga mendapat alokasi uang THR ini? Ketika kita tinggal di desa, kita akan tahu bahwa hidup di desa itu rasa kekeluargaanya lebih tinggi jika dibandingkan dengan hidup di kota besar. Sehingga, bisa jadi tetangga ini lebih sering kita temui karena masih tinggal dalam satu desa. Kalau saudara sendiri biasanya mereka akan tinggal dengan keluarga mereka ketika sudah menikah.


Opsi penggunaan dana ini tentu saja sesuai dengan budget yang kita miliki. Jika dana yang kita miliki hanya cukup untuk membayar zakat dan untuk orang tua. Ya tidak usah dipaksakan untuk memberi orang lain. Hal tersebut bisa kita lakukan juga di luar Idul Fitri nanti, meskipun pada momen ini biasanya akan ada bagi-bagi angpau, ya mau bagaimana lagi? memaksakan berarti kita menggali penderitaan untuk diri sendiri :D.


Berbeda halnya jika uang THR yang kita miliki besar jumlahnya. Maka kita bisa memberikan THR kepada semua orang, mulai dari keluarga, sanak saudara, tentangga, bahkan mungkin juga teman yang kita miliki, semuanya kebagian THR:D


#Tulisan berikut merupakan bagian dari BPN 30 Day Ramadan Blog Challenge yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network

Tradisi Malam Selawe Di Gresik

Sepuluh hari terakhir ramadan menjadi salah satu waktu yang banyak dicari keberkahannya oleh kaum muslim. Pada waktu ini kegiatan ibadah ditingkatkan dari sebelumnya, mulai dari i'tikaf, tadarus, sedekah dan lainnya.


Untuk meningkatkan ibadah ini, kota Gresik memiliki cara tersendiri yaitu mengadakan kegiatan 'Malam Selawe'. Malam Selawe merupakan tradisi yang dilakukan setiap akhir ramadan tepatnya pada malam ke dua puluh lima.


Setelah vakum pada saat pandemi dua tahun lalu, tahun ini Malam Selawe kembali diadakan. Lalu apa kegiatan pada malam ini:
1. Berdoa/tadarus
Pada Malam Selawe ini masyarakat banyak yang mengadakan doa bersama /tadarus di makam Sunan Giri. Kegiatan ini berada area utama makam Sunan Giri. Jika ingin mengikuti kegiatan ini masyarakat bisa langsung menuju atau naik ke area makam.


2. Pasar Rakyat
Setelah melalukan berdoa atau tadarus di makam Sunan Giri, kita juga bisa merasakan semarak ramadan di pasar rakyat yang ada ketika Malam Selawe ini. Berbagai stan untuk berjualan makanan, mainan anak-anak, pakaian, dan lain sebagainya sedang dipasang oleh penjual. Lokasi pelaksanaan Pasar Rakyat ini sebenarnya area kuliner di daerah Kebomas Gresik. Namun, saat tradisi Malam Selawe ini, jumlah penjual atau UMKM semakin banyak.

 

Foto saya ambil sekitar pukul 4 sore, jalanan masih lengang

Bahkan untuk mengantisipasi  kemacetan akibat kendaraan, pemerintah Kota Gresik akan menutup sebagian jalan tersebut (hanya ada jalan satu arah untuk kendaraan bermotor). Area parkir terletak di dekat kompleks makam Sunan Giri dan beberapa tempat lainnya. Saat menikmati Pasar Rakyat ini, pengunjung akan berjalan kaki dari ujung perempatan Kebomas sampai pertigaan jalan keluar dari Giri.


Saat situasi pandemi belum sepenuhnya pergi seperti saat ini, para pengunjung tetap dihimbau untuk mematuhi protokol kesehatan. Meskipun saya sangsi juga ketika jumlah pengunjung membludak akan susah sekali untuk menjaga jarak satu sama lain, yang bisa kita lakukan mungkin hanya menggunakan masker. Selain itu untuk menjaga keamanan acara, pemerintah juga menyiapkan personel polisi dan tenaga keamanan lainnya.


3. Kolak Ayam

Selain tradisi Malam Selawe yang terletak di Kebomas-Sunan Giri, tradisi yang lain juga diselenggarakan namun biasanya pada malam dua puluh tiga. Pada tradisi ini, warga akan membuat Kolak Ayam yang dimasak oleh para laki-laki. 


Sesuai dengan namanya Kolak Ayam ini dibuat dengan berbagai campurtan seperti ayam (sebagai bahan utama), santan, gula merah (dominan manis, jumlah gula merah yang digunakan sampai 100kg), jinten, daun bawang dan bumbu lainnya (Sumber Berita Jatim). Pembuatan Kolam Ayam ini dilakukan pada hari ke-22 ramadan, dan pada hari Ke-23 malam, hidangan Kolak Ayam ini dijadikan menu untuk berbuka puasa.


Tradisi pembuatan Sanggring atau Kolam Ayam ini sudah dilakukan sejak 496 lalu. Kegiatan pembuatan Kolak Ayam dilakukan di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Tradisi ini ada sejak masa Sunan Dalem ketika Sunan membuat makasakan Kolak Ayam ini untuk menyembuhkan sakitnya. Karena ternyata racikan makanan ini cukup manjur untuk menyembukan sakit, maka sejak saat itu tradisi Kolak Ayam diadakan.


*Topik artikel pada hari ini seharusnya tentang 'Kue lebaran dan resepnya', berhubung karena tidak membuat kue lebaran sendiri :D, jadilah saya menggunakan tema pengganti untuk artikel kali ini yang bertepatan dengan agenda tahunan yang ada di Gresik.


#Tulisan berikut merupakan bagian dari BPN 30 Day Ramadan Blog Challenge 2022 yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network