Beberapa Laboratorium Uji untuk Penelitian di Bogor dan Jakarta

Tahapan terakhir setelah kegiatan belajar mengajar (KBM) selesai, salah satunya adalah penelitian. Penelitian ini menjadi hal yang sangat penting yang dilakukan oleh semua mahasiswa tingkat akhir. Pada tahap ini, mahasiswa akan berjuang sendiri, tidak seperti pada saat KBM, mahasiswa datang kuliah, menyelesaikan tugas, mengerjakan ujian bersama dengan mahasiswa lainnya, maka akan mendapatkan nilai mata kuliah. Namun, ketika penelitian mahasiswa akan menghadapi tantangan yang cukup besar, seperti judul penelitian yang harus berulangkali diganti (beruntung jika satu kali mengajukan ke dosen pembimbing langsung disetujui), objek penelitian yang sulit didapatkan, dan hal lainnya yang menghambat kelancaran proses penelitian.

Penelitian biasa dilakukan dua-tiga bulan atau lebih cepat, tergantung topik yang diambil. Setelah tahap penelitian ini selesai, mahasiswa akan melakukan pengujian tentang penelitian yang dilakukan. Misalnya saja penelitian tentang pengaruh penambahan daun sirsak terhadap penyakit ikan, maka peneliti akan menguji tentang kandungan bahan aktif pada daun sirsak, membuat ekstrak/tepung daun sirsak dan kegiatan lainnya tergantung berapa parameter uji yang disetujui bersama dengan dosen pendamping.

Pengujian biasanya dilakukan selama satu bulan atau lebih. Beruntung jika pengujian bisa dilakukan di kampus, namun jika tidak bisa, maka peneliti akan melakukan pengujian di luar kampus tentunya dengan tarif yang lebih mahal.
brandeid university

Sebelum melakukan penelitian, sebaiknya mahasiswa mencari info tentang laboratorium yang bisa menguji parameter uji yang dilakukan. Sehingga hal ini akan mempermudah ketika proses penelitian di lapangan selesai. Selama penelitian yang saya lakukan, beberapa saya lakukan di dalam dan luar kampus, berikut diantaranya yang mungkin bisa sedikit membantu:
1. IPB University
Ya, IPB University. Kampus ini memiliki lebih dari 30 program studi (prodi). Setiap prodi biasanya memiliki laboratorium uji yang berbeda. Misalnya saja program studi Ilmu Akuakultur dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Prodi ini memiliki lima laboratorium, diantarnya Lab. Kesehatan Ikan (LKI), Lab. Nutrisi Ikan, Lab. Reproduksi dan Genetika Ikan, Lab.Lingkungan, dan Lab. Sistek. Di Lab. Nutrisi Ikan mahasiswa bisa menguji proksimat pakan dan ikan (protein, lemak, kadar air, kadar abu dan serat kasar), glikogen, glukosa dan pengujian lainnya. Pada Fakultas Pertanian, Prodi Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman terdapat Lab.Kultur Jaringan, Lab. Molekuler dan Lab. Pemuliaan Tanaman. Pada Prodi Ilmu Tanah terdapat Lab. Kimia Tanah dan Kesuburan, Lab. Bioteknologi Tanah dan Lingkungan, Lab. Fisika Tanah, Lab. Mineralogi Liat, dan Pengembangan Wilayah.

Di IPB University, mahasiswa akan melakukan pengujian sendiri. Jika tidak tahu prosesnya, Laboran biasanya akan memberikan arahan, namun tetap mahasiswa akan melakukan pengujian parameter uji yang Ia kerjakan. Lab. ini juga menerima pengujian dari luar kampus.

2. Balittro
Balai penelitian tanaman rempah dan obat (Balittro) beralamat di Jl. Tentara Pelajar No.3, Kec. Bogor Barat, Bogor Jawa Barat. Beberapa kali saya mengunjungi balai ini untuk mengujikan kandungan bahan aktif daun kayu manis yang menjadi bahan penelitian saya. Dan akhirnya di Lab ini tidak bisa menyajikan kandungan senyawa aktif secara keseluruhan, hanya satu senyawa, sehingga nantinya tidak dapat diketahui senyawa aktif apa saja yang memiliki kadar yang paling tinggi, sedang dan rendah. Sehingga di Lab ini saya hanya melakukan penyulingan daun kayu manis hingga menjadi minyak atsiri. Lab ini menyajikan berbagai macam pengujian lainnya.  Jika kamu ingin tahu, kamu bisa mencari kontak yang bisa dihubungi melalui laman website milik Balittro.

3. Labkesda Jakarta
Laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) Jakarta tidak hanya diperuntukkan untuk menguji kesehatan manusia, melainkan tanaman dan hewan juga. Saya melakukan pengujian kandungan senyawa aktif minyak atsiri daun kayu manis di lab ini. Harga uji setiap sampelnya sekitar 400.000 rupiah dengan metode gas chromatography-mass spectrometry (GCMS).  Alhamdulillah saya menemukan informasi keberadaan Labkesda ketika hendak mengujikan bahan aktif di Balittro. Sebelumnya, saya sudah mencari tempat untuk mengujikan bahan aktif, namun banyak yang tidak bisa, sehingga hal ini menyita waktu penelitian. Tidak hanya pengujian tersebut, seorang teman melakukan pengujian kandungan asam amino essential dan non essential di lab ini, tentunya dengan tarif yang sangat mahal untuk kantong mahasiswa. Waktu itu saya tanya, berapa uang yang dikeluarkan untuk pengujian asam amino, Ia menjawab belasan juta, seharga satu unit motor menurut saya. Beuh.

4. Labkesda Bogor
Kadar trigliserida, kolesterol dan high density lipoprotein (HDL) menjadi parameter uji yang saya ambil. Serum darah ikan penelitan, saya uji di Labkesda Bogor. Dikarenakan kit yang digunakan untuk manusia, bukan hewan, sehingga hasil yang saya dapatkan tidak begitu baik. Untuk adik tingkat, saat ini pengujian parameter di atas dapat dilakukan di Lab. Nutrisi Ikan, dengan iuran untuk pembelian kit-nya, sehingga harga pengujian ini akan jauh lebih murah jika dibandingkan pengujian di luar kampus.

5. Saraswanti Indo Genetech (SIG) Bogor
Merupakan labratorim uji analisis milik swasta yang merupakan kolaborasi antrara PT. Saraswanti Anugerah Makmur Surabaya dengan Indonesian center for bidiversity dan biotechnlogy (ICBB) Bogor. Saya mencoba untuk mengujikan bahan aktif daun kayu manis di lab ini, namun pada saat itu pengujian tidak bisa dilakukan. SIG memiliki lingkup pengujian yang luas seperti uji asam lemak, uji logam berat, uji vitamin, uji kosmetik, uji pangan, uji pestisida dan pengujian lainnya. SIG Bogor terletak di Jl. Rasamala Jl. Ring Road Taman Yasmin, Curug Mekar, Bogor Barat, Bogor.

Setelah proses pengujian selesai, mahasiswa akan melakukan analisis statistik yang merupakan inti apakah penelitian yang dilakukan berpengaruh nyata dan tidak nya atau sesuai dengan yang dihipotesiskan. Setelah semuanya selesai mahasiswa akan memulai untuk menyusun laporan akhir.

Tahapan penelitian, pengujian, penyusunan laporan akhir membutuhkan waktu yang berbeda setiap orangnya. Ada yang membutuhkan waktu empat-enam bulan, ada juga yang membutuhkan waktu yang lebih lama. Bahan uji yang sulit ditemukan, hewan atau tumbuhan uji yang mati hingga harus ganti judul, dosen pembimbing yang susah ditemui karena jadwal yang padat, dana penelitian yang minim, dan berbagai kendala lainnya.

Semoga saja kamu yang saat ini sedang berjuang untuk menyelesaikan tugas akhir, diberikan kekuatan, kesabaran dan kemudahan. Teruslah berjalan, teruslah berupaya, semua akan indah pada waktunya. It always seems impossible until it's done (Nelson Mandela). Keep fighting!!!

Aneka Olahan Daging Hewan Qurban. Kamu Suka yang Mana?

Idul Adha merupakan salah satu momen yang sangat penting bagi umat muslim. Di dalamnya ada pelajaran kehidupan tentang bagaimana seorang hamba patuh dan taat kepada Allah. Selain itu Idul adha juga menjadi momen berbagi untuk sesama. Berbagi dalam bentuk daging hewan qurban.

Memasuki hari keempat, masih dalam suasana Idul Adha, berikut beberapa olahan daging qurban yang paling banyak dipilih ketika hari raya qurban:
1. Sate
Sate menjadi salah satu menu favorite banyak orang. Cara memasak yang simpel kerap menjadi pilihan. Di Indonesia sendiri ada berbagai bentuk olahan sate, mulai dari sate maranggi, sate Padang, sate taichan, sate lilit dan sate Madura menjadi pilihan macam olahan sate. Dan menurut saya, sate madura menjadi olahan yang paling banyak dipilih, karena cara mengolah serta bumbu pelengkap yang sudah dikenal banyak orang.

Untuk mendapatkan tekstur daging yang empuk, masyarakat biasanya menambahkan nanas yang sudah dihaluskan atau membungkus daging dengan daun pepaya. Proses ini diyakini dapat membantu agar daging menjadi lebih empuk saat dikonsumsi.

2. Bakso
Jika jumlah daging yang didapatkan mencukupi, bakso menjadi pilihan menu kedua setelah sate. Proses pembuatannya pun mudah, biasanya orang-orang akan menghaluskan bahan bakso di pasar jika tidak memiliki food procesor untuk menghaluskan daging. Selain itu, makanan ini juga bisa dikonsumsi berulang kali dengan menyimpan bakso ke dalam freezer sehingga dapat bertahan dalam waktu yang lama.

3. Gulai kambing
Menu yang tak kalah terkenal lainnya tentu saja gulai kambing. Gulai kambing menjadi menu yang banyak dijual di warung atau restoran. Perpaduan dari santan dan beberapa macam rempah menjadikan gulai kambing enak dinikmati. Rasa yang sudah dikenal menjadi pilihan untuk memilih menu ini.

4. Soto daging
Selain soto ayam, soto daging menjadi masakan tanah air yang mudah dijumpai di penjuru tanah air. Jenisnya pun beragam, mulai dari Soto Lamongan, Soto Padang, Soto Betawi dan masih banyak lagi jenisnya. Setiap jenis memiliki peminat sendiri. Daging bisa saja diolah menjadi Soto Lamongan yang terkenal dengan kuah bening tak bersantan. Dengan campuran sayur kol, mie, daun bawang, dan seledri membuat makanan satu ini menjadi pilihan ketika datang ke rumah makan. Apalagi dengan taburan koya, bawang goreng dan perasan jeruk nipis menambah selera untuk memilih soto ayam.

5. Rawon
Bosen dengan sate atau bakso, menu asli Jawa Timur-an ini patut dicoba. Rasanya yang nikmat dengan perpaduan dari berbagai bumbu dan kluwak (black peanut) memang beda. Rawon memang menu yang menjadi ciri khas Jawa Timur, jarang sekali di tempat lain menjual menu ini. Rawon disajikan dengan menu pelengkap lainnya seperti kerupuk udang, sambal dan taoge mentah.

Jika kamu belum pernah merasakan rawon, coba saja datang ke rumah makan Surabaya, Malang atau daerah Jawa Timur lainnya. Dijamin, kamu tidak akan kecewa dengan menu unik satu ini.
Sudah pernah coba rawon? (Pict by masakapahariini.com)

Street Food Ala Thailand; Ekstrim Vs Biasa

Street food menjadi kuliner 'jalanan' yang banyak diburu oleh para wisatawan. Harganya yang lebih murah dan mudah didapatkan menjadi pilihan. Di Indonesia sendiri jenisnya sangat beragam, mulai dari cimol, seblak, kue serabih, kue putu, klepon dan banyak lainnya. 

Nah, kali ini saya ingin me-share beberapa street food ala negeri gajah putih dari yang terekstrim sampai yang biasa kita temui di Indonesia. Ini diantaranya:
1. Serangga Goreng
Street food ekstrim ini sudah sangat terkenal di kalangan para wisatawan. Gorengan serangga ini beragam jenisnya, ada kalajengking, ulat daun pisang, ulat kelapa, jangkrik, belalang, dan lainnya. Di Thailand makanan ini banyak dijajakan di samping-samping jalan atau pusat keramaian. Mudah sekali mendapatkannya. Bagi yang pertama kali melihat makanan ini, pasti akan terasa mual melihat bentuk ulat-ulat yang digoreng, apalagi ulat kelapa yang ukurannya lebih besar. Hiii :(.  
Gimana guys?
2. Yum MamaYum mama atau mie rebus campur begitu saya menyebutnya. Jika di indonesia, mie rebus biasa dinikmati dengan campuran telor, sawi atau kol. Di Thailand, yum mama dicampur dengan jamur kuping, jamur enoki, jamur putih, ceker ayam, kerang dan cumi. Mie di rebus bersamaan dengan bahan-bahan pelengkap. Untuk bumbu yang digunakan, bumbu bawaan dari mie instan tersebut. Harga satu porsinya 30 Bath. Satu porsi yum mama ini sudah sangat mengenyangkan. Meskipun mie, tolong dipastikan bahwa mie yang digunakan halal ya.
Campuran untuk Yum Mama. Hmm..manta surantap
3. Cha Yen
Cha Yen atau disebut juga dengan Thai Tea menjadi minuman pertama yang saya coba ketika tiba di Thailand. Seorang teman merekomendasikan minuman ini. Perpaduan dari teh Thailand yang sangat kuat dan susu memang unik. Saat ini di Indonesia sudah banyak booth minuman yang menjual aneka jenis minuman Thai Tea. Rasanya sangat berbeda dengan yang asli, beberapa ada yang sama namun dengan harga yang lebih mahal.

4. Nasi Krabu
Ketukan  pintu terdengar. Seorang nenek pemilik sekolah menghampiri kamar tempat saya tinggal saat itu. Ternyata Ia mengajakku sarapan dengan menggunakan bahasa isyarat karena saat itu saya buta aksara dan bahasa (masih sampai sekarang:D). Sarapan belum siap. Tampak sang nenek mempersiapkan berbagai bahan yang cukup saya kenal, sereh dan kacang panjang. Ia memotong kecil-kecil, kemudian ditumbuk  menjadi satu dan dicampurkan ke nasi yang sudah matang. Tetapi, karena aroma serehnya terlalu kuat, saya tidak begitu menyukai makanan ini.
Menarikkan warna nasinya? (pict by tastesatlas,com)
Nasi Kerabu aka nasi urap ala Thailand berwarna biru yang dihasilkan oleh warna bunga telang. Dalam penyajiannya, makanan ini disajikan dengan lauk pelengkap seperti telur asin, ikan goreng/ayam goreng, sambal dabu (berbentuk seperti kuah), irisan kacang panjang, tauge dan kerupuk. Nasi kerabu ini banyak di jual di rumah-rumah makan/warung.

5. Nasi Lemak

Menurut saya rasa nasi lemak mirip dengan nasi uduk, namun memiliki rasa yang lebih manis. Dalam proses memasak nasi ini dicampur sekalian dengan ayam. Satu porsi nasi lemak yang paling simpel hanya berisi nasi, ayam yang di 'kubur' di dalam nasi dan baby mentimun. Nasi lemak ini sangat terkenal di Thailand dan Malaysia.

6. Ayam Goreng
Mengapa harus ayam goreng? Menurut saya ayam goreng di Thailand berbeda. Warnanya merah dan cara menyajikannya juga berbeda. Satu porsi ayam goreng disajikan dengan nasi ketan (nasi puluk) yang sangat keras menurut saya serta taburan bawang goreng dan sambal manis, mirip saus tomat. Sangat simpel bukan?. Pertama kali saya merasakan ayam goreng ini yaitu sebagai menu berbuka puasa, bisa dibayangkan betapa kerasnya tekstur nasi. Namun tetap enak untuk dinikmati. Bagi kalian yang tidak bisa makan jika tidak ada sayur, mungkin dapat disiasati dengan menyiapkan air minum yang cukup sebelum menikmati ayam goreng. Sama halnya dengan di Indonesia, ayam goreng ini juga banyak dijual di samping-samping jalan.
Yummy (Pict by listikel.com)
7. Tom Yum
Tom Yum menjadi makanan Thailand yang saya sukai. Rasanya yang mirip rasa soto mudah diterima lidah. Mungkin yang belum terbiasa adalah taburan daun ketumbar yang rasanya sangat masam. Campuran dari udang, cumi, ayam, ikan dan jenis seafood lainnya serta kuah pedas masam sangat menggugah selera. Ketika di kampus, saya mencoba memesan tom yum. Ternyata rasanya sangat jauh dengan tempat asalnya.
Rasanya suegeer (pict by valerieskeeper.com)
Itulah beberapa jenis makanan Thailand yang pernah saya coba, tentu saja kecuali serangga goreng. Makanan lainnya (nomor 2-6) bisa saja tidak halal ketika bahan-bahan yang digunakan tidak halal serta tempat makan yang menjual makanan tersebut menjual serta makanan lain yang tidak halal. Meskipun kamu membeli ayam goreng, tetap harus hati-hati ya.

Untuk mengetahui makanan yang dijual halal tidaknya, salah satunya dapat dilihat dari penjual makanan. Jika penjual mengenakan jilbab, kemungkinan besar makanan yang di jual halal. Hal ini berdasarkan cerita seorang supir yang mengantarkan kami untuk memperpanjang visa di Malaysia. Pada suatu waktu beliau dan istri pergi ke Indonesia. Namun karena sang penjual tidak mengenakan jilbab, sang istri memilih untuk makan ditempat lain. Padahal bisa saja sang empunya memang seorang muslim yang belum berhijab. Karena di Thailand cara untuk membedakan muslim tidaknya orang tersebut ialah dari berhijab tidaknya.

Cara lain yaitu jika pada rumah makan tersebut sudah ada label halal maka dapat diasumsikan penjual tersebut hanya menjual makanan halal. Apalagi dinegara lain yang kita buta aksara dan bahasanya, maka memilih tempat makan yang ada label halal atau penjual yang menggunakan jilbab lebih aman. Oh ya, kalau di Thailand, penjual non muslim biasanya mengenakan kalung dengan liontin patung (kebanyakan). 

Dalam suatu kesempatan, rombongan kami berkunjung ke Bangkok (selama di Thailand kami tinggal di Thailand bagian selatan). Ketika itu, karena kelaparan dan sulitnya mencari makanan halal, kami hanya menikmati rujak mangga/jambu, yang hanya berisi dua jenis mangga/jambu dan cabai bubuk dan garam dan itu pun kami nikmati selama seharian. Duh.

Label halal pada makanan mudah ditemukan dan font yang digunakan lebih besan serta mudah ditemukan, tidak seperti di Indonesia yang terkadang label halal terletak di belakang, font kecil dengan warna yang sama dengan bungkus makanan tersebut, sehingga pembeli harus jeli mencari tanda halal tersebut. Padahal jika diletakkan di kemasan bagian depan, konsumen akan cepat membeli makanan/barang tersebut.

Hmm..jadi pengen ke Thailand lagi :D.

Nasi Boran, Makanan Khas Lamongan yang Jarang Diketahui

Soto Lamongan, menjadi salah satu makanan khas kota Lamongan yang banyak orang ketahui. Kuah segar, tidak bersantan, toping bubuk koya dan rasa masamnya menjadi pilihan. Luasnya wilayah Indonesia, menjadikan jenis-jenis soto juga beragam, seperti soto Medan, soto Betawi, soto kuning Bogor, soto Padang, soto Kudus, dan berbagai jenis soto lainnya, yang kemudian menjadi makanan khas masing-masing daerah.
Pilihan menu pelengkap nasi boran
Selain soto, pecel lele juga menjadi salah satu makanan khas kota Lamongan. Makanan berlauk ikan lele atau ayam ini banyak diminati karena rasa pedas sambal yang menggugah selera. Disajikan dengan sayur lalap seperti kubis, kemangi dan mentimun, menambah daya tarik makanan ini. Harga satu porsi pun cukup terjangkau, 7000-15000 rupiah.

Selain kedua makanan tersebut, kota Lamongan juga memiliki makanan khas lain yang tidak kalah enaknya, nasi boranan atau sego boran. Dinamakan nasi boran karena sang pedagang menggunakan keranjang besar yang terbuat dari bambu sebagai wadah untuk menaruh semua masakan. Biasa digendong, menyerupai penjual jamu gendong. Namun ketenaran makanan ini belum banyak diketahui, karena tidak banyak di jual di luar Lamongan. 
Boran: Keranjang yang terbuat dari bambu
Nasi boran disajikan dengan bumbu utama campuran berbagai macam rempah, rasanya yang unik membuat saya penasaran ketika itu. Untuk menikmati nasi boran dapat ditambahkan dengan lauk pelengkap seperti urap, empuk (tepung yang digoreng), pletuk (terbuat dari kacang dan remah nasi aking), rempeyek, tahu, sate telur muda, ayam, ikan dan lauk pelengkap lainnya. Lauk yang cukup banyak diminati pembeli adalah ikan sili. Tidak banyak makanan yang menyediakan lauk ikan sili, sehingga menjadikan nasi boran ini semakin unik, dan harganya lebih mahal jika dibanding lauk lainnya. Harga satu porsi sekitar 8000 rupiah atau bisa saja lebih mahal tergantung lauk yang dipilih. 

Sebelumnya, nasi boran banyak di jual di trotoar di depan Plaza Lamongan atau di depan stasiun Lamongan. Penjual menjajakan barang dagangannya secara lesehan dengan menggelar tikar, dan payung besar sebagai atap. Tempat ini menjadi tempat turunnya para penumpang yang berasal dari Gresik atau Surabaya. Lalu lalang penumpang yang turun dan  para pembeli menjadikan trotoar tempat berjualan selalu ramai. Namun, saat ini para penjual pindah lokasi ke samping Plaza. Beberapa lapak penjual ada di sini. Makanan lebih bersih karena tidak langsung terkena asap kendaraan yang banyak berlalu lalang serta aman ketika hujan turun karena berada pada bangunan tersendiri.
Satu porsi nasi boran
Selain di samping Plaza Lamongan, untuk menikmati nasi boran kamu bisa datang langsung ke desa Sumberejo Lamongan. Di desa ini, sebagian besar warganya berprofesi sebagai penjual nasi boran. Penduduk di sini memasak makanan dengan menggunakan kayu bakar, sehingga memberikan cita rasa yang berbeda pada makanan ini.

Di saat pandemi seperti saat ini, pilihan untuk membungkus nasi boran menjadi pilihan yang lebih aman daripada menikmati langsung di tempat penjual, meskipun dalam penyajiannya penjual menggunakan kertas minyak dan daun pisang sebagai alas nasi.

Pesona Pantai Tanjung Kelayang di Negeri Laskar Pelangi

Pantai Tanjung Kelayang menjadi destinasi perjalanan terakhir kami hari ini, setelah sebelumnya kami berkunjung ke kepala daerah setempat, melakukan kegiatan sosial bersih pantai, dan menanam pohon. Selama perjalanan kami disuguhkan dengan pemandangan batu-batu granit besar dan pepohonan di kanan kiri jalan. 
Ala--Ala Arai dan kawan-kawan :D
Pantai Tanjung Kelayang menjadi salah satu tempat yang kami kunjungi ketika berada di Belitung. Begitu mendengar destinasi tempat yang dikunjungi setelah dari agenda hari ini adalah pantai, banyak wajah terlihat antusias, apalagi pantai Tanjung Kelayang menjadi salah satu tempat syuting film Laskar Pelangi. 

Pantai ini menjadi lokasi syuting film Laskar Pelangi pada tahun 2008, yang diadaptasi dari buku "Laskar Pelangi" yang di tulis oleh Andrea Hirata. Film Laskar Pelangi sukses membuat sang penulis menerima berbagai penghargaan baik nasional maupun internasional. Bahkan buku karyanya telah banyak di terjemahkan ke berbagai bahasa di belahan dunia. Maka tak ayal membuat nama Belitung khususnya pantai Tanjung Kelayang menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi para pelancong. 
Mendayung perahu karet yang semakin menjauh dari tepi pantai
Berhamburan begitu kami sampai ke pantai Tanjung Kelayang, dan selanjutnya memisahkan diri masing-masing sesuai dengan kesukaan, berenang, menaiki perahu karet atau hanya berfoto-foto di atas batu granit yang ukurannya super duper besar. Saya dan beberapa teman memilih menaiki perahu karet. Kami pun mencoba mendayung perlahan. Karena tidak ada yang pernah mendayung perahu, alhasil perahu karet yang kami tumpangi semakin ke tengah menjauh dari tepi pantai. Sehingga penjaga pantai yang berada di tepi pantai, berenang mencoba menarik perahu karet ke tepian. 

Di pantai ini pun terdapat monumen yang menandakan dibuatnya film Laskar Pelangi. Selain itu barisan toko souvenir berada tak jauh dari pantai. Berbagai macam kerajinan yang berasal dari kulit kerang dan hewan laut lainnya tersedia. Tinggal memilih sesuai dengan budget yang dimiliki.
Batu Garuda yang memikat para wisatawan
Selain terkenal karena menjadi lokasi syuting Laskar Pelangi, pantai ini juga terkenal dengan batu granit yang berbentuk kepala garuda. Batu berbentuk Garuda di pantai ini menjadi salah satu maskot dalam kegiatan Sail Wakatobi-Belitung. Sail Wakatobi Belitung merupakan salah satu kegiatan kepemudaan yang diadakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Agenda ini diselenggarakan selama kurang lebih 25 hari dengan kegiatan mengelilingi berbagai daerah di Pulau Sumatera dengan menggunakan kapal perang, KRI Makassar dan pulau yang pertama kali kami singgahi adalah pulau Natuna

Kilas balik perjalanan saat Sail Wakatobi-Belitung.

Kehidupan Masyarakat Desa Di Tengah Pandemi Covid-19

Empat bulan sudah sejak pengumuman awal kasus pandemi Covid-19 di Indonesia, sampai saat ini jumlahnya masih terus meningkat. Semua aspek dalam kehidupan terkena dampak dari pandemi ini, terutama dalam hal ekonomi, baik masyarakat yang tinggal di perkotaan dan pedesaan.
Saat panen menjadi waktu yang menyenangkan bagi petani, kapan pun waktunya
Masyarakat perkotaan identik dengan warga yang berasal dari tanah rantau. Berbondong-bondong setiap tahunnya, warga memadati kota-kota besar di Indonesia, mengadu nasib dan peruntungan, jika mujur, dapat memberikan perbaikan ekonomi keluarga di kampung halaman. Namun, saat pandemi Covid-19 ini, ribuan atau bahkan ratusan ribu pekerja berhenti bekerja, sebagai dampak dari pencegahan semakin meluasnya virus yang dilakukan dengan sosial/physical distancing, banyak pula perusahaan mengalami gulung tikar tidak beroperasi. Sehingga para perantau memutuskan untuk kembali ke kampung halaman. Namun, belum sempat mereka pulang, pelarangan mudik sudah diberlakukan, sehingga mau tidak mau mereka harus tetap bertahan dengan segala keterbatasan di tanah rantau.

Berbeda dengan kehidupan masyarakat desa di mana saya tinggal. Aktivitas sehari-hari masih tetap berjalan seperti biasanya, karena memang mayoritas bekerja sebagai petani. Yang membedakan dengan adanya pandemi ini, selain aktivitas sekolah diliburkan sebagai salah satu upaya pencegahan merebaknya virus diantaranya penyemprotan disinfektan kendaraan saat memasuki desa, jika keluar rumah mereka menggunakan masker, di depan toko-toko juga disediakan air untuk cuci tangan. Saat-saat panen hasil ladang dan sawah masih tetap berjalan, menjemur padi/jagung, pergi ke pasar, berjualan masih bisa dilakukan. Meskipun masih ada beberapa warga yang tidak mengindahkan larangan berkumpul di warung-warung kopi.

Saat ini new normal telah diberlakukan pertama kali di ibu kota, kehidupan masyarakat sedikit longgar. Perusahaan berbagai instansi kerja sudah dibuka, bahkan beberapa tempat wisata turut serta memecah kebosanan masyarakat selama berada di rumah. Namun dari itu semua, kewaspadaan masih harus terus dilakukan, protokol kesehatan terus diperhatikan, mengingat semakin tingginya masyarakat yang terkena pandemi ini. Tak tangung-tanggung jumlahnya kini menjadi yang paling tinggi di Asia Tenggara.

Semoga pandemi Covid 19 segera berlalu dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan seperti biasanya.

Tahapan Pendaftaran Wisuda di IPB Saat Pandemi COVID-19

Saat pandemi Covid-19 banyak aktivitas diberbagai sektor berhenti sementara. Satu diantaranya dalam bidang pendidikan. Dunia perkuliahan misalnya. Meskipun tidak berhenti secara keseluruhan, aktivitas perkuliahan mulai dilakukan secara online, mulai dari kegiatan belajar mengajar (KBM), bimbingan tugas akhir, seminar hasil penelitian, sidang akhir dan berbagai kegiatan lainnya termasuk salah satunya wisuda.
Wisuda, salah satu seremonial atas perjuangan yang telah dilakukan (Pict by Getty Images)
Wisuda di kampus IPB periode ke VI yang jadwalnya akan diselenggarakan pada tanggal 24 Juni 2020, urung dilakukan, namun proses pendaftaran wisuda masih bisa dilakukan sampai tanggal terakhir pendaftaran yaitu pada tanggal 15 Juni 2020. Wisuda sendiri dilakukan dengan dua tahap, yaitu secara online(daring) dan secara langsung jika kondisi sudah kembali normal. Pendaftaran yang semula mudah dilakukan dengan mendatangi pusat layanan mahasiswa, saat ini harus dilakukan secara online, dengan menghubungi berbagai nomor jika dalam proses pendaftaran mengalami kendala. Namun, jika kurang beruntung mahasiswa akan mengalami kesulitan mengenai proses pendaftaran tersebut. untuk mempermudah, berikut saya susun langkah-langkah pendaftaran wisuda:

1. Pastikan Surat Kelulusan (SKL) sudah jadi
SKL menjadi syarat utama diproses-tidaknya pengajuan pendaftaran wisuda. Dalam kasus yang saya alami, SKL yang saya dapatkan lebih lambat dari teman-teman yang lainnya (45 hari setelah tanggal pengajuan), karena memang berkas pengurusan SKL yang saya ajukan secara online tidak diproses (mungkin karena banyaknya berkas yang masuk, sehingga email tertimbun dengan email lainnya).
Jika mengalami hal seperti ini, segera email kembali ke alamat email pengajuan SKL untuk mengkonfirmasi status SKL yang diajukan (Saya mengkonfimasi status SKL sampai tiga kali).

2. Lakukan pembayaran wisuda
Pembayaran wisuda dapat dilakukan langsung ke teller bank atau via atm/banking. Berikut tahapannya:
Melalui Teller Bank BNI:
* Mahasiswa datang ke Bank BNI
*Isi form/slip pembayaran di Bank BNI. Masukkan nomor Virtual Account (VA) kamu pada bagian rekening tujuan.
*Lakukan pembayaran sesuai tagihan (Rp 525.000).
*Foto copy dan simpan bukti pembayaran.

Melalui ATM BNI:
*Masukkan kartu ATM
*Pilih menu transfer ke Bank BNI, lalu masukkan 16 digit nomor VA kamu.
*Masukkan nominal pembayaran sesuai tagihan.
*Periksa kembali jumlah pembayaran lalu tekan Ok/Ya.

Melalui ATM selain BNI:
*Masukkan kartu ATM.
*Pilih menu antar Bank, lalu cari kode transfer Bank BNI (009).
*Masukkan kode tansfer Bank BNI dan nomer VA masing-masing mahasiswa.
*Masukkan nominal pembayaran sesuai tagihan.
*Periksa kembali jumlah tagihan tersebut, lalu tekan Ok/Ya.

Langkah pembuatan VA:
Tambahkan angka 8628+03151171234 (contoh invoice saat pembayaran spp/ukt)+ 0
Nomor VA yang digunakan untuk pembayaran wisuda menjadi:
8628031511712340=> jika jumlah VA kurang dari 16 digit, maka bisa ditambahkan angka 0 lagi pada bagian belakangnya.

Perhatian:
*Jika transaksi tidak bisa dilakukan, berarti ada kesalahan dalam penulisan nomor VA.
*Nama penerima adalah nama mahasiswa, nomor VA akan diterbitkan sesuai dengan NRP dan nama mahasiswa.
*Pastikan dengan benar nominal pembayaran wisuda sesuai dengan tagihan, karena nominal tagihan tidak muncul dalam layar tagihan.
*Nomor VA dikhususkan untuk pembayaran wisuda saja.

3. Foto Calon Wisuda
Ketentuan foto:
*Foto setengah badan dengan background berwarna putih.
*Menggunakan almamater IPB/jas berwarna hitam/gelap. Menggunakan dasi untuk pria dan jilbab berwarna hitam/gelap untuk wanita.
*File foto dalam bentuk jpg dengan ukuran di atas 1.5 Mb dan foto tidak perlu di crop.
*Pencantuman logo IPB di foto akan dilakukan oleh Dit.APPMB.
*Kirimkan foto ke alamat email madendoel@gmail.com, mastardjotea@ymail.com dan CC ke triyudiwidayanti@gmail.com

4. Masuk ke alamat Simak IPB
Jika semua langkah di atas sudah selesai, kemudian login ke SIMAK IPB menggukan ID mahasiswa. Kemudian klik menu pendaftaran wisuda. Kemudian isi survey kepuasan wisudawan SKW), kemudian refresh ulang. Jika pada bagian atas masih ada tulisan merah "ANDA BELUM DAPAT MELAKUKAN PENDAFTARAN WISUDA" yang dikarenakan beberapa poin dalam syarat pendaftaran wisuda yang belum tercentang sehingga proses pendaftaran wisuda belum bisa dilakukan. Maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan:
*Menghubungi bagian pelayanan mahasiswa (misalnya pusat pelayanan pascasarjana). Jelaskan secara rinci mengenai SKL yang belum secara otomatis dikenali sistem. Jika sudah mendapat balasan, anda akan diminta untuk menyerahkan(email/wa) tiga persyaratan, agar SKL terverifikasi oleh sistem:
a. SKL yang dimiliki
b.Form distribusi Tesis/Disertasi atau Surat Pernyataan kesanggupan penyerahan Tesis/Disertasi saat kondisi sudah normal, yang diketahui oleh ketua komisi pembimbing.
c. Judul Tesis/Disertasi, bahasa Indonesia dan Inggris.
Jika sudah mengirimkan persyaratan di atas, maka tinggal menunggu sampai verifikasi SKL di proses.
* Pembayaran wisuda akan di proses selama 1x24 jam kerja, jika lebih dari waktu tersebut dapat menghubungi Student Center sehingga poin pembayaran wisuda akan diverifikasi sintem. Jika tidak ditanggapi dapat mengirimkan pesan ke @dappmb.
*Pada saat pengiriman foto calon wisuda menggunakan email, maka akan menerima balasan email:
a. Foto sudah kami terima tetapi belum bisa di upload ke SIMAK, pastikan SKL sudah di entri di fakultas dan sudah melakukan pembayaran=> jika menerima balasan seperti ini maka lakukan konfirmasi ke bagian pusat layanan.
b. Foto sudah kami terima dan sudah di upload. Silahkan memproses pendaftaran wisuda dengan mengisi form pendaftaran dan upload berkas yang dipersyaratkan melalui SIMAK serta melakukan pembayaran (abaikan email ini jika sudah upload berkas dan melakukan pembayaran).

Jika poin SKL, pembayaran wisuda, foto dan SKW sudah diverifikasi sistem, maka kamu akan masuk ke halaman pendaftaran wisudan beserta dengan upload beberapa syarat yang dibutuhkan:
a. Ijazah S1
b. Transkrip nilai sementara (S2)
c. Surat kelulusan (SKL)
d. Abstact Tesis (bahasa inggris)
e. Lembar persetujuan Tesis

*Semua file dalam bentuk jpg, kecuali transkrip nilai (pdf). Setelah selesai submit berkas, akan muncul pratinjau draft ijazah. Baca dengan benar setiap bagiannya, pastikan tidak ada yang salah, baik dalam penulisan nama, tempat-tanggal lahir dan hal lainnya, karena tidak ada perbaikan untuk cetak ulang ijazah. Setelah semua benar, centang bagian persetujuan. Maka akan muncul nomor urut pendaftaran wisuda, untuk memastikan bahwa klik bagian CETAK NOMOR PENDAFTARAN.  Selanjutnya akan muncul nomor pendaftaran wisuda, yang berisi nama, nim, program studi, jadwal pengambilan undangan dan toga, nomor urut pendaftaran wisuda, serta foto . Jika semua bagian terisi, maka proses pendaftaran telah selesai, dan download bukti pendaftaran tersebut.
Pastikan semua informasi diri sudah tercantum saat pencetakan nomor pendaftaran, termasuk foto.
*Namun, jika pada kartu wisuda tidak terdapat semua keterangan, alias masih kosong, maka hubungi  @dappmb.
*Jika masih mengalami kendala/kesulitan dalam menyelesaikan pendaftaran wisuda, saya sarankan  untuk menanyakan ke @dappmb.
*Saat ini pendaftaran wisuda yang dibuka untuk tanggal 12 Agustus, segera mendaftar jika semua persyaratan sudah terpenuhi.
*Harap bersabar saat pengurusan SKL, verifikasi pembayaran, verifikasi foto dan pendaftaran wisuda, karena memang komunikasi hanya melalui email dan instagram, sehingga membutuhkan waktu yang lama.

Tes SKD di Wahana Ekpresi Pusponegoro

Ujian negara, begitu saya menyebut untuk tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pendaftaran CPNS dibuka secara online sejak tanggal 11 November 2019. Beberapa tahapan yang harus dilewati oleh peserta diantaranya submit berkas-berkas persyaratan yang diminta oleh masing-masing instansi yang di tuju, mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk peserta yang lolos pemberkasan, tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), dan pengumuman hasil tes CPNS yang dilakukan sekitar tanggal 1 Mei 2020.

Waktu pelaksanaan tes SKD diadakan berbeda di beberapa wilayah di Indonesia. Misalnya saja untuk formasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tes ini dilaksanakan pada akhir Januari, sementara di beberapa wilayah di Jawa Timur,  dilaksanakan pada akhir Februari. 

Pelaksanaan SKD untuk wilayah Pantura-Pantai Utara (Kabupaten Bojonegoro, Tuban, Lamongan dan Gresik) terpusat di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) Gresik dengan hari pelaksaaan yang berbeda setiap kabupatennya. Dalam satu hari terbagi menjadi lima sesi yang dimulai pukul 08.00 WIB (untuk sesi pertama) , dan sesi terakhir dimulai pada pukul 16.30 WIB. 
WEP, Lokasi tes SKD di wilayah Pantura
Sebelum melaksanakan tes SKD, peserta akan melalui tahap registrasi dengan memberikan kartu ujian CPNS (untuk peserta dan panitia) yang sebelumnya sudah di download di akun pendaftaran. Sebelum memasuki ruang registrasi peserta harus menuliskan nomor urut dan nomor meja registrasi pada bagian pojok kanan kartu ujian khusus panitia. Penulisan ini bertujuan untuk memudahkan peserta mencari meja registrasi serta saat tandatangan absensi kehadiran. Setelah melalui tahap registrasi, peserta akan dicek untuk hanya membawa KTP dan kartu peserta ujian (dilarang memakai perhiasan, jam tangan, bros kerudung, japit rambut dan ikat pinggang). Pemeriksaan ini akan dilakukan oleh petugas perempuan dan petugas laki-laki, yang kemudian diperiksa kembali dengan alat metal detector

Keseluruhan peserta akan menunggu di ruang tunggu, sampai waktu ujian yang dijadwalkan dimulai. Selanjutnya peserta akan memasuki ruang ujian. Di ruang ujian sudah disediakan alat tulis (pensil/ballpoint dan kertas buram yang sebelumnya diberikan pada saat di ruang tunggu) dan tentu saja seperangkat laptop/komputer sebagai perangkat tes online. Peserta akan duduk di kursi yang telah disediakan. 

Petugas akan memberikan arahan bagaimana cara mengoperasikan komputer, cara mengisi jawaban yang dipilih, mengubah jawaban, dan terakhir selesai proses ujian. Panduan tersebut disajikan dalam bentuk video singkat, sehingga peserta lebih memahami. Selain cara pengoprasian, petugas juga menjelaskan batas passing grade  (batas nilai minimal sehingga peserta dinyatakan lulus tahap SKD).

Sebanyak 100 pertanyaan disajikan dalam tes ini, yang terdiri dari tiga jenis tes, yaitu Tes wawasan kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum(TIU) ,Tes Karakteristik Pribadi (TKP), dengan nilai passing grade yang berbeda, yaitu masing-masing 65, 80, dan 126.

Sebelum ujian dimulai peserta diharuskan memasukkan nomer NIK KTP, nomer peserta ujian, pin peserta (yang didapatkan pada saat registrasi), dan memasukkan pin sesi (tertera pada layar monitor, dengan pin sesi yang berbeda dengan sesi yang lainnya).

Setelah penjelasan dari petugas selesai, maka peserta bisa memulai proses tes. Pada bagian atas akan tertulis nama, jumlah soal, jumlah pertanyaan yang sudah dijawab, jumlah pertanyaan yang belum dijawab, dan sisa waktu yang dimiliki (jumlah waktu keseluruhan 90 menit).

Jika peserta sudah selesai mengisi semua soal, peserta dapat meng-klik tombol selesai atau membiarkan sampai waktu habis, dan sistem akan menutup secara otomatis, selanjutnya akan muncul perolehan nilai  yang didapatkan. Jika nila melewati passing grade yang ditentukan, maka peserta dinyatakan lolos pada tahap ini. 

Selesai tahap SKD, peserta akan melanjutkan kembali tahap SKB dengan waktu pelaksanaan yang berbeda untuk setiap instansinya (25 Maret 2020 hingga 10 April 2020). Pada tahap ini peserta akan melakukan tes lanjutan. Peserta yang akan mengikuti tes SKB, berdasarkan tingkat ranking yang didapatkan. Nilai peserta yang lolos SKD akan diolah terlebih dahulu, sehingga didapatkan ranking tertinggi dari berbagai titik lokasi tes. Jadi ada kemungkinan, peserta lolos SKD, namun terdapat peserta lain yang memiliki nilai yang lebih tinggi, maka mereka yang memiliki potensi besar untuk mengikuti SKB. Tes SKB akan memilih satu peserta atau lebih, sesuai kebutuhan dari masing-masing formasi yang dipilih.

6 Jenis Minuman Populer Saat Musim Hujan

Hujan turun hampir setiap hari di kota yang terkenal dengan sebutan Kota Hujan ini. Tidak heran memang, Bogor memang memiliki curah hujan yang lebih tinggi dibanding dengan kota lain di Indonesia. Namun, untuk tetap bisa menikmati rinai hujan yang turun ini, dapat dilakukan dengan menikmati secangkir minuman penghangat tubuh. Di Indonesia sendiri jenis minuman penghangat tubuh banyak sekali, enam diantaranya di bawah ini.

1. Bir Kotjok
Bir? Tenang Halal kok. Minuman penghangat tubuh ini memang aneh terdengar, dari namanya saja terlihat seperti minuman keras yang dilarang itu. Namun, minuman ini 100% berasal dari tanaman rempah, jadi aman dikonsumsi.

Bir kotjok merupakan minuman khas kota Bogor, yang hanya bisa ditemukan di kota Bogor, tepatnya di sepanjang Jl.Surya Kencana Bogor. Mengapa disebut bir, padahal bahan pembuatnya berasal dari herbal? karena ketika minuman ini disajikan, terdapat buih di bagian atas. Buih ini dihasilkan karena sebelum disajikan, minuman ini di kocok terlebih dahulu, beberapa kali sehingga munculah buih di bagian atas, mirip bir.


100% Halal
Bir kotjok terbuat dari campuran beberapa tanaman herbal, diantarnya jahe merah, kayu manis, gula aren, dan cengkeh. Campuran bahan-bahan ini cukup membuat badan hangat meskipun disajikan dalam keadaan dingin sekalipun. Jika kamu pernah minum jamu keliling, rasa minuman ini seperti minuman jahe yang diberikan penjual saat terakhir minum jamu.

2. Susu Jahe Merah
Sesuai dengan namanya, minuman ini merupakan campuran dari susu, jahe merah, gula merah dan air. Minuman ini sangat mudah ditemukan, tidak saja saat musim hujan, musim panas pun juga ada. Bahkan saat ini, susu jahe sudah dijual dalam bentuk minuman instan yang langsung seduh. Namun, menurut saya rasa jahe pada minuman instan kurang terasa, lebih dominan pada rasa manis. Minuman susu jahe merah dapat dijadikan obat ketika tenggorokan sakit atau saat badan sedang tidak sehat.
Susu jahe merah instan juga ada (Pict by Kaskus.co.id)
3. Tahwa
Banyak orang menyebut minuman ini dengan makanan, karena memang terbuat dari bahan dasar kedelai, yang bentuknya mirip dengan tahu, namun teksturnya lebih lembut seperti puding. Tahwa merupakan jenis makanan kecil yang berasal dari China. Di Indonesia, makanan ini sangat terkenal di Jawa Timur, terutama di kota Surabaya. 
Enak dinikmati saat musim hujan (Pict by pergikuliner.com)
Tahwa disajikan disebuah mangkuk, dengan siraman kuah jahe panas dan toping kacang tanah sangrai dan cakwe. Tahwa ini sangat mudah dijumpai, karena banyak penjual yang menjajakanya dengan berkeliling di kampung-kampung. Tahwa memiliki banyak nama diantaranya Tahwa/Tawa/Tauhua/Kembang Tahu.

4. Wedang Ronde
Pernah coba wedang ronde? Selain karena rasa minuman yang enak, bentuknya yang unik menjadi daya tarik tersendiri  bagi pembeli untuk mencoba minuman ini. Ditinjau dari namanya wedang memiliki arti minuman, sedangkan ronde adalah bola-bola warna-warni yang terbuat  dari tepung ketan. Wedang ronde ternyata bukan minuman asli dari Indonesia, melainkan dari negara tirai bambu, China. Ronde dibuat dari bahan utama tepung ketan yang dibentuk bulat yang di dalamnya berisi kacang, gula merah, atau tanpa isian. Wedang dibuat dari campuran jahe, air dan gula merah.
Ini wedang ronde ya, bukan bakso :D (Pict by idntimes)
Wedang ronde biasanya disajikan di sebuah mangkuk, dengan isian ronde, potongan roti tawar, kolang-kaling, kacang tanah sangrai yang kemudian disiram dengan kuah jahe panas.

5. Wedang Angsle
Minuman khas kota Malang ini menjadi minuman penghangat badan yang wajib kamu coba ketika berada di kota yang terkenal dengan sebuatan Bumi Arema ini. Angsle dan Ronde ibarat sahabat sejati yang tidak dapat dipisahkan. Di mana ada angsle, di situ juga ada ronde. Penjual biasanya menjual dua jenis minuman ini dalam satu gerobak/warung.
Sudah pernah coba? Pict by albarokah.co.id)
Kuah/wedang untuk angsle dibuat dari campuran santan, daun pandan, jahe, gula pasir, dan garam. Minuman ini memiliki isian yang lebih beragam seperti roti tawar, kacang hijau, ketan putih, sagu mutiara, kolang-kaling dan petulo (menyerupai kue putu mayang yang berbentuk seperti mie, terbuat dari tepung beras, tepung tapioka, atau sagu). 

6. Wedang Jahe
Minuman keenam ini yang paling mudah dicoba, apalagi buat anak kos. Cukup dengan mencampurkan gula, jahe dan air, minuman penghangat tubuh ini siap disajikan. Mudah dan enak diminum saat hujan atau saat badan sedang kurang sehat.
Minuman yang paling mudah dibuat (Pict by doktersehat.com)

Empat Kali Sidang Untuk Sebuah Gelar Baru

Setiap pilihan akan  memiliki konsekuensinya masing-masing. Termasuk ketika memutuskan untuk melanjutkan kuliah. Ada masa adaptasi berat yang harus dilewati, begadang malam yang menjadi 'makanan' sehari-hari, tidur yang menjadi hal sederhana yang sangat dirindukan waktunya, penyelarasan ritme perkuliahan yang berbeda dengan sebelumnya dan lain sebagainya. Sehingga bagaimanapun perjuangan itu, menjadi episode yang harus diselesaikan. Dan berikut perjalanan yang harus dilewati mahasiswa pascasarjana program master untuk dinyatakan selesai, lulus dan mendapatkan gelar baru.

1. Sidang komisi kesatu
Sidang komisi kesatu biasanya diadakan di akhir semester 2 atau bisa lebih cepat. Sidang pertama ini merupakan pertemuan perdana mahasiswa dengan para dosen pembimbing (2-3 dosen pembimbing). Pada kondisi ini, mahasiswa akan menentukan rencana penelitian termasuk di dalamnya judul yang akan diambil, penentuan parameter yang akan di uji dan berbagai hal yang berkaitan dengan penelitian.

Setelah sidang komisi kesatu selesai. Mahasiswa akan mulai mengurus kolokium. Kolokium merupakan seminar rencana penelitian (proposal penelitian). Mahasiswa akan mempresentasikan rencana penelitian kepada dosen pembimbing dan mahasiswa (peserta) yang hadir. Peserta kolokium akan membawa kartu bukti keikutsertaan kolokium, sehingga pada saat ini jumlah peserta akan selalu banyak (minimal 10-15 orang). Mayoritas peserta kolokium berasal dari program studi yang sama.
Selebrasi atas perjuangan yang telah dilalui (in frame Hylda Khairah Putri)

2. Sidang komisi kedua
Hasil penelitian akan dipresentasikan pada saat sidang komisi kedua ini. Pada saat ini mahasiswa akan menjabarkan hasil penelitian kepada dosen pembimbing. Jika hasil yang diperoleh sesuai dengan yang dihipotesiskan atau sesuai dengan tujuan dalam penelitian, maka akan ditentukan kesepakatan waktu untuk seminar hasil. Namun, jika hasil penelitian tidak sesuai, maka harus melakukan uji ulang, atau bahkan yang lebih parah, penelitian ulang.
Seminar hasil dilakukan di gedung pascasarjana, berbeda dengan saat kolokium yang dilakukan di departement/prodi fakultas masing-masing. Ruangan yang digunakan untuk seminar hasil dibedakan berdasarkan dengan bidang/topik penelitian yang diambil, diantaranya ilmu kehewanan, ilmu keteknikan, ilmu sosial, ilmu ekonomi, dan ilmu tumbuhan.  Pada tahap ini peserta seminar hasil berasal dari berbagai program studi yang ada di IPB University. Misalnya anda mengambil ilmu hewan, maka peserta yang hadir bisa saja berasal dari program studi statistika terapan, etomologi, ilmu pangan, teknologi pertanian, ilmu kelautan, dan lain sebagainya. Sehingga pertanyaan yang  ditanyakan oleh peserta akan beragam, mulai dari hal yang dasar sampai yang memerlukan jawaban lebih detail.
Seminar hasil ini dihadiri oleh semua dosen pembimbing (jika semua bisa hadir, minimal satu dosen pembimbing yang hadir), moderator yang akan memimpin jalannya seminar hasil ditentukan oleh pasca (beberapa moderator terkenal dengan tegas dan sulitnya memberikan nilai kepada mahasiswa), dan para peserta (baik yang mengambil program master atau doktor).

3. Sidang komisi ketiga
Setelah seminar hasil selesai. Mahasiswa harus segera menyerahkan hasil revisi draft seminar ke bagian pusat pelayanan pasca, agar nilai seminar dapat segera masuk/diinput (maksimal 7 hari setelah tanggal seminar hasil). Selanjutnya mahasiswa akan bertemu dosen pembimbing dalam sidang komisi ketiga. Pada sidang ini, akan ditentukan waktu sidang terakhir dan siapa dosen luar komisi yang akan menjadi penguji dalam sidang terakhir. Tidak berhenti dalam tahap ini, mahasiswa harus mengurus GKM (Gugus kendali mutu), yaitu penyerahan draft ujian akhir thesis kepada ketua GKM. Draft ini akan diperiksa dan selanjutnya akan dinyatakan layak tidaknya draft tersebut digunakan saat sidang akhir. Jika ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, maka harus diperbaiki pada tahap ini.

Sidang komisi ketiga dan GKM menjadi optional dibeberapa fakultas/prodi (program studi). Setelah seminar hasil, biasanya langsung penentuan waktu untuk sidang terakhir. Namun, berbeda dengan beberapa fakultas yang memang melaksanakan tahapan sesuai prosedur/tahapan yang semestinya.

4. Sidang Terakhir
Setelah semua tahapan terlewati, maka sidang ini menjadi sidang terakhir yang harus dilewati oleh mahasiswa pasca program master (S2). Sidang terakhir dilakukan selama kurang lebih 2-3 jam. Pada tahap ini jumlah dosen penguji sebanyak 5 orang (berbeda setiap mahasiswa), yaitu 3 orang dari dosen pembimbing, 1 orang dari program studi, dan 1 orang dosen penguji luar komisi.

Pada tahap ini, mahasiswa akan ditanyai seputar topik penelitian secara lebih detail. Selain itu pertanyaan lain atar laboratorium juga menjadi bagian dari pertanyaan. Misalnya saja topik penelitian yang diambil tentang nutrisi ikan, maka pertanyaan lain seputar lingkungan, penyakit, reproduksi dan pertanyaan lain yang berhubungan dengan penelitian akan ditanyakan. Maka setelah semua pertanyaan selesai, mahasiswa akan diminta ke luar ruangan untuk sementara (10-15 menit), di mana penguji akan mendiskusikan hasil sidang terakhir tersebut. Dan setelah masuk ruangan mahasiswa akan dinyatakan untuk LULUS BERSYARAT dan TIDAK LULUS (mengulang sidang akhir).

Lulus bersyarat menjadi pengumuman yang didapatkan saat sidang terakhir yang menandakan mahasiswa belum sepenuhnya lulus, yaitu sampai mereka menyerahkan hasil revisian draft tesis kepada dosen penguji sidang, kaprodi (GKM), dan dosen pembimbing. Jika sudah disetujui maka tesis bisa dicetak, kemudian meminta tandatangan pembimbing dan kaprodi. Tesis yang sudah jadi selanjutnya didistribusikan ke masing-masing pembimbing, prodi dan perpustakaan. Jika mahasiswa sudah sampai pada tahap ini, maka selanjutnya harus mengurus SKL (surat kelulusan) yang akan digunakan nantinya untuk mendaftar wisuda. Di dalam tesis akan tertera dua tanggal yang berbeda, tanggal sidang dan tanggal lulus yaitu tanggal yang sama dengan saat penyetoran tesis ke pusat pelayanan pascasarjana. Jadi, tanggal resmi kelulusan adalah tanggal penyetoran tesis ke pusat pelayanan pasca, bukan saat sidang akhir.
 
Seperti itulah tahapan yang dilewati oleh mahasiswa pascasarjana program master di IPB University. Mungkin akan sama atau berbeda dengan kampus-kampus lainnya.