Mereka Yang Mau Berproses

Tags



“Pak gimana cara memasukan gambarnya”?
“oya, bisa diulangi lagi langkah-langkahnya dari awal”?
“Wah laptopku nggak ada versi itu pak, adanya versi lama, gimana donk”?
“Oo begini. Ternyata simple ya” #tersenyum sambil garuk-garuk kepala.

Suasana ramai menghiasi pelatihan singkat mengenai dasar-dasar Corel DRAW disiang itu. Berhubung  pemateri yang mengisi agenda tersebut teman sendiri, jadi bahasa yang dipergunakan tidak formal.

Yaah, mengasyikan memang ketika kita mempelajari ilmu baru. Banyak respon yang biasanya kita lakukan, dari manggut-manggut ketika proses perjelasan materi  sampai geleng-geleng kepala karena pusing ketika proses  pengaplikasiannya atau bahkan banyak respon lain yang kita rasakan.

Berkaitan dengan judul yang saya ambil di atas, ada banyak hal yang perlu kita persiapkan ketika memulai melakukan hal-hal yang baru,  yang kita namai proses tersebut sebagai proses belajar.

Hasil yang kita dapatkan akan sangat jauh dari yang kita harapkan jika saja apa yang kita lakukan sangat bertolak belakang dari ketentuan dari "proses" situ sendiri. Misalnya saja, ketika kita ingin menjadi seorang pembalap motor terkenal seperti Marc Marquez sementara usaha yang kita lakukan hanya tidur-tiduran atau melakukan latihan jika sedang akan bertading, tentu akan membutuhkan waktu lama unntuk menggapai prestasi yang kita harapkan.

 Menurut saya, berproses itu ketika kita mau berlelah-lelah untuk belajar, mau menahan sakit yang terasa (sakit karena pandangan dann tanggapan orang lain ataupun karena suatu penyakit), rela berhemat demi memprioritaskan apa yang menjadi tujuan, rela menunggu dengan ikhlas demi suatu hasil dan mungkin banyak pengorbanan lainya demi apa yang kita harapkan.

Setiap orang  mungkin memiliki “proses” yang berbeda. Bisa jadi lebih tersusun, lebih terencana dan lebih banyak actionnya daripada yang kita usahakan saat ini. Namun, sejatinya apa yang kita inginkan tergantung dari bagaimana kita mau “berproses”. Apakah kita akan tetap berdiri menghadapi badai yang sedang menerjang, ataukah kita akan berhenti untuk berjalan dan melarikan diri dari kenyataan. 

Ada banyak jalan, ada banyak kesempatan, ada banyak harapann. Selama kita masih mau berjalan menggapai apa yang kita harapkan. 

Semoga atas apa yang kita usahakan, Allah memberika kita kemudahan, kesabaran dan kekuatan untuk tetap berproses. Mengenai hasil, tentu Allah lebih tahu apa yang terbaik untuk hamba-Nya.

Semaangaaaat pagi, selamat beraktivitas. Semoga hari-hari yang kita lalui barakah ^_^

Terima kasih atas komentar dan masukkannya :)
EmoticonEmoticon