Tanya “Orang Pintar”? NO, Ada Allah

Kehilangan benda berharga yang kita miliki, mungkin menimbulkan kesedihan, kemarahan, perasaan
gelisah ataupun penyesalan yang berkepanjangan. Sehingga terkadang menghilangkan akal sehat kita untuk menuruti nafsu syetan untuk meminta bantuan kepada “Orang Pintar” untuk mengetahui keberadaan barang tersebut. Dalam beberapa ayat AL qur’an Allah berfirman:


”Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)” [Al An’aam:59]

“Katakanlah (hai Muhammad) tidak ada seorang pun yang ada di langit dan di bumi mengetahui perkara gaib kecuali Allah saja.” (An-Naml: 65)
 Jika “Orang Pintar” tersebut mampu melihat hal-hal gaib (jodoh, masa depan, rezeki, barang yang hilang atau hal lainya) bisa jadi mereka sedang melakukan kebohongan besar.

“Barangsiapa yang mendatangi seorang peramal lalu menanyakan kepada tentang satu ramalan, maka tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh malam.” (HR. Muslim 2230)
Naudzubillahmindzalik
Lalu sebagai seorang muslim apa yang harus kita lakukan ketika kita mengalami hal tersebut. Berikut ada beberapa tips:
1.      Meminta ampun kepada Allah
Bisa saja kehilangan tersebut terjadi karena kelalaian kita sendiri. Menaruh barang sembarangan, sombong, tidak menjaga dan merawat ataupun alasan lainya. Dengan berfikir positif bahwa ini salah satu cara Allah agar kita selalu bersyukur, banyak istighfar, memperbaiki diri dan menjadi orang yang peduli dengan barang yang kita miliki membuat hati kita tenang tidak kalut dengan keadaan.
2.      Lapor pihak berwajib
Kehilangan Laptop, kendaraan bermotor, perhiasaan ataupun benda berharga lainya bisa kita laporkan kepada pihak berwajib, dalam hal ini Polisi. Pengusutan di TKP (Tempat kejadian perkara) merupakan salah satu langkah yang akan ditempuh Polisi dalam rangka menemukan barang-barang yang hilang antaupun pelaku.
Namun, jika kehilangan yang kita alami berhubungan dengan teman, saudara atau keluarga bisa kita lakukan dengan jalan musyawarah.
3.      Berusaha mencari
Selain melaporkan kepada pihak berwajib/bermusyawah hal yang harus kita lakukan adalah dengan terus mencari keberadaan barang tersebut. Mungkin kita lupa menaruh dimana barang itu, dititipkan keteman, jatuh, terselip ataupun hal lainnya.
4.      Doa
Jika semua usaha yang bisa lakukan telah kita coba. Maka hal terakhir yang bisa lakukan adalah terus berdoa agar Allah memberikan petunjuk, mencerahkan pikiran kita ataupun berusaha mengikhlaskan apa yang sudah terjadi.

Salah satu pengalaman yang pernah saya alami ketika saya kehilangan beberapa barang seperti STNK, KTP, Kartu BPJS, kartu ATM pada waktu bersamaan membuat pikiran saya tidak tenang saat itu. Meminta ampun kepada Allah, terus mencari, mencoba mengingat kronologi kejadian, meningkatkan intensitas bersih bersih dan bertanya dengan keluarga saya lakukan. Alhamdulillah ternyata saya lupa menaruh surat surat berharga tersebut di dalam koper ketika saya mudik.

 Jadi untuk sahabat yang saat ini sedang mengalami kehilangan, belum apa apa sudah tanya ke “Orang Pintar” ?. Jangan yaa, ada Allah yang akan membantu kita setiap saat melalui usaha usaha dan kesungguhan yang kita lakukan.


Wallahua’lam bisawab. Semoga bermanfaat

Terima kasih atas komentar dan masukkannya :)
EmoticonEmoticon