Seputar Placement Test Bahasa Inggris di IPB

Setiap kampus memiliki persyaratan tertentu untuk penerimaan mahasiswa baru. Beberapa diantaranya mensyaratkan sertifikat TOEFL, TPA, jumlah minimum IPK dan beberapa persyaratan lainnya. Berbicara tentang TOEFL, saat ini untuk pendaftaran mahasiswa baru pascasarjana tidak menggunakan atau melampirkan sertifikat TOEFL. Namun untuk pengganti TOEFL, IPB mewajibkan setip mahasiswa baru yang sudah dinyatakan diterima dan tentu saja sudah melakukan verifikasi berkas untuk mengikuti placement test bahasa Inggris. Pada saat verifikasi berkas, setiap mahasiswa akan menerima kartu untuk dibawa pada saat placement test berlangsung.

Pict by EOStudy.com

Setiap jenjang pascasarjana memiliki ketentuan yang berbeda dalam hal penilaian hasil tes, beberapa diantaranya:
Untuk S2:
Score kurang dari 400, wajib kuliah kelas B
Score 400-447, wajib kuliah kelas A
Score 450-473, nilai B atau bisa mengikuti perkuliahan kelas A atau dapat memilih untuk tidak mengambil kuliah
Score 475-497, nilai AB atau kuliah kelas A atau tidak kuliah
Score 500, tidak kuliah dengan nilai A

Untuk S3:
Score kurang dari 425, wajib kuliah kelas B
Score 425-473, wajib kuliah kelas A
Sco 475-497, tidak kuliah dengan nilai B atau kuliah kelas A
Score 500-523, tidak kuliah dengan nilai AB atau kuliah kelas A
Score 525, tidak kuliah dengan nilai A

Hasil atau score placement test akan didapatkan setelah tujuh hari. Mahasiswa yang lolos tes dinyatakan lulus dan tidak mengikuti kelas bahasa inggris. Untuk yang tidak lolos, akan masuk ke kelas A dan kelas B. Untuk kelas A, perkuliahan dilakukan selama 1 semester. Sedangkan untuk kelas B, perkuliahan akan dilakukan 2 semester. Setelah lulus dari kelas B, mahasiswa melanjutkan atau naik ke  kelas A. Untuk pemilihan kelas A atau B, mahasiswa dapat menyesuaikan dengan jadwal perkuliahan lain. Sehingga tidak menutup kemungkinan, dalam satu kelas akan berisi mahasiswa dari beberapa fakultas atau jurusan yang berbeda. Jika setelah mengikuti perkuliahan bahasa Inggris mahasiswa dinyatakan tidak lulus, maka harus mengulang pada kelas (A/B) yang sama.

Bagi mahasiswa kelas B  yang tidak menginginkan lanjut kelas A, dapat menyiasati dengan mengikuti tes TOEFL di Kampus IPB- Sekolah Bisnis di Baranangsiang. JIka score yang didapatkan memenuhi prasyarat lolos, maka tidak harus mengikuti kelas A. Sertifikat tes TOEFL yang didapatkan dapat disetorkan di bagian TU pascasarja, dan selanjutnya akan mendapatkan nilai sesuai dengan score yang didapatkan.

So, jangan khawatir jika kamu tidak lolos dalam placement test ya, saya sendiripun masuk kelas B :)

Terima kasih atas komentar dan masukkannya :)
EmoticonEmoticon