IPB Ganti Nama? Hmm..

IPB atau biasa disebut dengan Institut Pertanian Bogor kini telah memasuki babak baru. Kampus yang sudah 54 tahun berdiri ini mengalami perubahan nama a.k.a rebranding yang dilakukan dalam rapat Rabuan tanggal 30 Januari 2019, yang dilakukan di gedung Grawida (Graha widya wisuda). Perubahan nama ini tentu saja telah mengalami serangkaian pertimbangan yang sangat matang (menurut siaran pers IPB). Namun beberapa dari kami, para mahasiswa masih merasa senang dengan penyebutan nama yang lama. Ah, apalah kami ini, hanya debu-debu yang beterbangan :).
Gedung Rektorat (Pict by Humas IPB)
IPB memiliki dualisme terjemahan dalam bahasa inggris. Bogor Agricultural University sudah menjadi terjemahan lama yang digunakan IPB, dan terjemahan ini tampak terpasang di di pintu masuk utama kampus. Meskipun jika diartikan secara harfiah Bogor Agricultural Institut lebih sesuai daripada  penggunaan University. Penyebutan nama IPB dalam bahasa Inggris kini lebih singkat menjadi IPB University.

Masyarakat lebih mengenal IPB dengan sebutan kampus pertanian yang khusus berhubungan dengan masalah pertanian saja. Kampus IPB memilki jurusan dari berbagai bidang, ekonomi, kehutanan, perikanan, statistika, klimatologi, kedokteran hewan dan masih banyak lagi. Beberapa orang bahkan membuat  plesetan tetang kepanjangan nama IPB 'Institut Perbankkan'. Yah bisa saja seperti itu, karena di IPB juga ada jurusan ekonomi kan. Dengan perubahan nama yang dilakukan oleh IPB saat ini, diharapkan dapat memberikan pandangan baru yang lebih luas tentang ruang gerak IPB.

Selain dengan peruhanan nama barunya, slogan IPB juga berubah, yang sebelumnya "Searching and Serving the Best" berganti menjadi 'Inspiring Innovation with Integrity'. Menurut penjelasan dari bapak Arif Satria (Rektor IPB). Jargon awal yang digunakan IPB, merupakan keharusan dan kekuatan institusi. Sedangkan slogan terbaru menunjukkan arti yang lebih cocok untuk IPB. 

"Inspiring" memberikan makna mencerahkan dan memberikan ide untuk berbuat sesuatu yang baik. "Integrity" kata ini sudah sangat lekat diberikan kepada IPB, baik untuk lulusan, pengajar ataupun seluruh civitasnya. "Innovation" menjadi hal yang sering bahkan setiap tahunnya dilakukan oleh IPB. Pada tahun 2018 IPB menerima penghargaan bernama Widyapadhi yang diberikan oleh Menristek Dikti sebagai perguruan tinggi yang paling banyak memilikiinovasi, sekitar  415 inovasi versi (Bussiness Inovation Center) pada tahun tersebut. Inovasi ini banyak didapatkan dari prestasi di dalam dan luar negeri, seperti yang didapatkan tim Padus Agria Swara tahun lalu.

Selain perubahan nama/brand IPB. Perubahan lainnya tampak pada tampilan perpustakaan. Jika sebelumnya di bagian luar perpustakaan hanya ada jajaran bangku saja, kini sudah dilengkapi dengan sambungan listrik, sehingga memudahkan mahasiswa untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah tanpa harus masuk ke ruang perpustakaan. Selain itu, bangku yang digunakan juga sudah berganti warna dan jenis yang baru menjadi lebih nyaman. Penambahan juga dilakukan dengan memasang simbol daun yang terbuat dari kayu, berukuran cukup besar, berada sebelum pintu masuk perpustakaan. Perbaikan lainnya, terdapat ruangan ber-AC di samping kantin perpustakaan. Alhamdulillah. Semakin nyaman.

Bagaiamana para alumni, apakah setuju dengan perubahan nama ini? :)

2 comments:

  1. Wah perpusnya keren nih mbak, mahasiwa pasti nyaman disana..

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentar dan masukkannya :)
EmoticonEmoticon