Wilujeng Sumping Bandung

Pagi masih gelap, pukul dua tiga puluh dini hari. Mata terasa berat, kantuk masih mendera. Dua jam, waktu yang saya gunakan untuk tidur sebelum melakukan perjalanan ini. Parahnya, teman-teman lain malah tidak tidur sama sekali. 

Bergegas, berjalan kaki, saya dengan seorang teman melangkah menuju titik kumpul  rombongan yang telah kami sepakati sebelumnya. Ini kali kedua, setelah reuni akbar dua satu dua, perjalanan pagi buta yang saya lakukan. Berbeda dengan rombongan sebelumnya yang banyak terdiri dari anggota Himmpas (himpunan mahasiswa muslim pascasarjana). Pagi ini,  saya dan beberapa teman yang terdiri dari panitia Kongres FW (forum wacana), anggota magang FW dan anggota FW berkumpul menuju Bandung

Kendaraan mulai melaju, melewati jalan tol yang masih lengang. Dua puluh empat orang, terbagi menjadi empat kelompok menjadi bagian dari perjalanan ini. Setelah empat puluh lima menit, mobil berhenti, merapat di area parkir di sebuah masjid indah, masjid At-Ta'awun namanya, yang berada di daerah Cisarua-Puncak-Bogor
Masjid At-Ta'awun Cisarua Puncak Bogor
Sekilas tentang masjid At-Ta'awun. Masjid ini berdiri di atas tanah seluas 10.000 m2, dengan luas bangunan 300 m2 dengan daya tampung 700 jamaah. Ta'awun berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti tolong-menolong, gotong-royong, saling bantu antar sesama. Masjid ini beralamat lengkap di Jl. Raya Puncak Km.91. Kel. Tugu Selatan, Kec. Cisarua, Bogor. Jika berkesempatan ke Puncak, mampirlah sejenak di sini. Adem

Brrr... Udara terasa dingin, menusuk, ketika kami menjejakkan kaki di lantai tangga menuju tempat sholat. Air wudhu yang kami gunakan, juga sama dinginnya.  Gemericik suara air mengalir dari pelataran belakang masjid terdengar. Menambah suasana alam nan damai.  Sedikit menggigil, kami berjalan turun keluar dari masjid. Sejenak menikmati alam. Terlihat samar-samar gunung Salak, gunung Pangrango, gunung Gede dan barisan pohon teh terbentang di depan kami.  Jarang sekali bisa merasakan udara sesegar ini, kelip lampu kota yang tersisa sempat kami nikmati sebelum padam tergantikan dengan sinar mentari. Dengan segala keindahan yang Dia sajikan, maka nikmat mana lagi yang kau dustakan.

Pelataran masjid ramai. Kios oleh-oleh khas Puncak banyak di jual di area ini. Tak kalah, para penjual jagung bakar tiga rasa, gorengan hangat, warung makan turut menemani. Para pengunjung masjid masih berdatangan untuk shalat Subuh, meski waktu menunjukan pukul lima tiga puluh pagi. Beberapa diantara kami merapatkan jaket, bersendekap menghangatkan tangan yang terasa dingin.  
Bersama sebagian anggota gathering (Pagi masih gelap)
Setelah melaksanakan shalat subuh, menikmati udara segar puncak sambil berfoto ria, perjalanan pun kami lanjutkan dengan estimasi waktu yang diperlukan empat sampai lima jam untuk sampai Bandung.

Gathering FW ini dilakukan selama dua hari dengan Itinerary Masjid At-Ta'awun Puncak, Kupat Tahu Padalarang untuk sarapan, Kawah Putih, Villa penginapan, Situ Patenggang, Kebun Teh dan Pemandian Air Panas Rancawalini.

Terima kasih atas komentar dan masukkannya :)
EmoticonEmoticon