Mau Pindah Lokasi Memilih? Begini Prosesnya

Tags

Pemilihan umum tanggal 17 April 2019 kian dekat. Sebagai warna negara yang baik tentu harus menggunakan kesempatan yang datang 5 tahun sekali ini untuk memilih calon pemimpin terbaik bangsa ini. Bagi para perantau, terutama para mahasiswa tentu ini agak sulit, jika harus menggunakan hak suaranya di kampung halaman (sesuai alamat di KTP). Namun, Alhamdulillah kini IPB University memberikan fasilitas layanan pindah memilih untuk setiap mahasiswa.

Kali ini FW (Forum wacana)-Pasca dan BEMKM (Badan eksekutif mahasiswa keluarga mahasiswa)-S1 bekerja sama dengan KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kota Bogor dan KPU Kabupaten Bogor memberikan fasilitas kepada mahasiswa yang tidak berkesempatan untuk mengurus pemindahan hak pilih di kota Bogor.

Salurkan hak suaramu  ya (Pict by dakta.com)
Bagi mahasiswa pasca yang ingin melalukan pindah memilih, perlu memperhatikan hal-hal berikut ini: 
1. Pemilih mengisi form online bit.ly/Pemilu2019PASCA. Pengisian form online mulai tanggal 26 Januari 2019 sampai tanggal 10 Februari 2019. 
2. Fotocopy E-KTP atau Surat Keterangan Pengganti Kartu tanda Penduduk Elektronik (SUKET) dikumpulkan di sekretariat FW maksimal sampai tanggal 11 Februari 2019. 

Namun untuk memastikan jika kamu telah terdaftar di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di daerah asal, cek terlebih dahulu di website KPU : http://lindungihakpilihmu.kpu.go.id. Selanjutknya kamu akan diminta untuk memasukan NIK(Nomor Induk Kependudukan) dan nama lengkap, jika sudah terdaftar kamu akan mendapatkan keterangan tentang nama, asal daerah dan terakhir nomor TPS.

Di dalam form bit.ly di atas, pemohon akan diminta untuk mengisi beberapa data diri sesuai dengan KTP, termasuk di dalamnya nomor nim mahasiswa, departemen dan alamat domisili saat ini beserta dengan alamat lengkapnya. Setelah semua proses selesai. Form A-5 dari KPU akan terpusat di FW. FW akan membagikan form A-5 kepada mahasiswa yang sudah terdaftar. Lokasi penggunaan hak pilih tercantum dalam form A-5 yang ditentukan KPU berdasarkan TPS terdekat dengan domisili selama di Bogor.

Menurut KPU kriteria warga negara yang memiliki hak untuk pindah memilih adalah sedang belajar/nyantri/kuliah, bekerja di luar domisili, bekerja di luar domisili, tertimpa bencana alam, napi/tahanan dan sedang dirawat di panti sosial/rehabilitas. Pindah memilih ini hanya untuk pemilihan presiden dan wakil presiden. Untuk badan legislatif lainya (DPD, DPRD dan DPD) tidak bisa dilakukan, karena sudah berbeda provinsi.

Jika tidak ada yang mengkoordinir pindah memilih seperti yang dilakukan FW dan BEMKM, kamu bisa mengurus sendiri formulir pindah memilih (A-5) di PPS lokasi memilih untuk kemudian formulir tersebut dilaporkan ke PPS (Panitia Pemungutan Suara) tujuan agar dapat mencoblos di TPS tersebut. Pindah memilih ini dapat dilakukan sampai 18 Maret 2019 (sumber).

Mumpung masih ada waktu, yuuuk segera pindah memilih:). #NoGolput

Terima kasih atas komentar dan masukkannya :)
EmoticonEmoticon