Ketika Bunga Rafflesia Mekar di KRB

Mau berlibur di kota Bogor? KRB bisa menjadi pilihan tempat wisata terdekat selain Taman Topi dari stasiun Bogor. Cukup dengan berjalan kaki, pengunjung bisa menyaksikan sekawanan rusa yang berlarian bebas dan memberi makan hewan-hewan tersebut dengan membeli sayur wortel atau jenis sayuran lain yang dijual disekitaran wilayah KRB.  Namun, jika ingin masuk lebih jauh ke dalam KRB pengunjung harus naik angkutan perkotaan (angkot) nomor 3 atau 2, sehingga pengunjung bisa sampai di pintu masuk yang diinginkan.
Mau kemana?
Beberapa kali berkunjung ke KRB (Kebun Raya Bogor) ternyata masih banyak spot menarik yang belum saya kunjungi. Terakhir saya ke KRB ketika ISTURA (istana untuk rakyat) tahun lalu. Pada saat itu Istana Bogor yang biasanya tertutup untuk masyarakat umum, ternyata dibuka untuk semua kalangan , sehingga kami bisa sedikit melihat isi istana, yaah meskipun tidak diperbolehkan masuk ke area dalam istana, namun setidaknya kami bisa berada di lokasi yang cukup dekat dengan istana. Untuk artikel lengkapnya bisa dibaca di sini.

Berbicara tentang KRB tidak melulu tentang sekelompok rusa yang banyak berkeliaran bebas, Istana Bogor, taman meksiko, danau segunting dan lainnya. Namun, ternyata ada tempat lain yang tak kalah menariknya dengan hal yang saya sebutkan di atas, yaitu bunga Raflesia Padma dan Taman Sudjana Kassan. 

Bunga Rafflesia
Bunga Padma aka bunga bangkai atau yang lebih di kenal dengan bunga Raflesia Padma merupakan bunga langka yang keberadaanya dilindungi oleh negara. Bunga ini ditemukan oleh Thomas Stamford Raffles saat melakukan ekspedisi ke Sumatera.
Bunga ini mekar sebanyak 14 kali sejak tahun 2010. Waktu mekar bunga ini pun singkat dua sampai tiga hari saja, namun jika cuaca cukup lembab, waktu mekar bisa lebih lama. 
Sayangnya sang bunga sudah layu :(
Bunga Raflesia merupakan tumbuhan parasit. Bunga berwarna jingga kemerah-merahan ini memiliki lima helai mahkota bunga yang besar. Bunga ini mekar pada tanggal 13 September 2019, ketika saya berkunjung ke KRB tanggal 18 September kemarin ternyata bunga Raflesia sudah layu. Hal ini dikarenakan pengaruh cuaca yang cukup panas belakangan ini. Menurut infomasi yang saya dapatkan, akibat lain dari cuaca panas, mahkota bunga tidak mengembang sempurna.

Taman Sudjana Kassan
Tidak jauh dari area tumbuh Bunga Raflesia terdapat sebuah taman yang dikenal dengan taman Sudjana Kassan yang mulai dibuat pada tahun 1988. Taman ini dibuat sebagai bentuk penghormatan kepada kurator Sudjana Kassan yang bekerja di KRB pada tahun 1959-1969, yang kemudian menjabat sebagai direktur KRB pada tahun 1959-1969.
Taman Sudjana Kassan
Tidak jauh berbeda dengan taman pada umumnya, taman ini juga di penuhi dengan berbagai jenis tanaman, namun beberapa tanaman di tata dalam relief besar berbentuk garuda lambang negara Republik Indonesia, sehingga taman ini juga disebut juga dengan taman Bhinneka. Selain tanaman, terdapat juga patung sang kurator Sudjana Kassan.

Berjalan sebentar dari taman Sudjana Kassan terdapat sebuah griya anggrek, namun karena ada perbaikan, area ini ditutup.
Berkeliling KRB menurut saya tidak cukup dalam waktu satu hari, apalagi berkeliling dengan berjalan kaki, berbeda jika menggukan mobil wisata, tentu dapat menjangkau dengan mudah beberapa tempat yang letaknya jauh dari pintu masuk. Namun, pengunjung tidak dapat menikmati objek wisata secara dekat dan dalam waktu yang lama. 
Masih banyak tempat yang belum dikunjungi
Oh iya, untuk masuk area KRB ini, pengunjung bisa memilih masuk dari beberapa pintu masuk 1, 2, 3 dan 4. Bisa saja ketika masuk dari pintu 1 saat keluar KRB tiba-tiba sudah berapa di pintu 3, karena pengunjung tidak sadar telah mengelilingi KRB. Kalau bingung pengunjung bisa memeriksa lokasi saat ini dengan melihat denah di atas.

Terima kasih atas komentar dan masukkannya :)
EmoticonEmoticon