Beberapa Laboratorium Uji untuk Penelitian di Bogor dan Jakarta

Tahapan terakhir setelah kegiatan belajar mengajar (KBM) selesai, salah satunya adalah penelitian. Penelitian ini menjadi hal yang sangat penting yang dilakukan oleh semua mahasiswa tingkat akhir. Pada tahap ini, mahasiswa akan berjuang sendiri, tidak seperti pada saat KBM, mahasiswa datang kuliah, menyelesaikan tugas, mengerjakan ujian bersama dengan mahasiswa lainnya, maka akan mendapatkan nilai mata kuliah. Namun, ketika penelitian mahasiswa akan menghadapi tantangan yang cukup besar, seperti judul penelitian yang harus berulangkali diganti (beruntung jika satu kali mengajukan ke dosen pembimbing langsung disetujui), objek penelitian yang sulit didapatkan, dan hal lainnya yang menghambat kelancaran proses penelitian.

Penelitian biasa dilakukan dua-tiga bulan atau lebih cepat, tergantung topik yang diambil. Setelah tahap penelitian ini selesai, mahasiswa akan melakukan pengujian tentang penelitian yang dilakukan. Misalnya saja penelitian tentang pengaruh penambahan daun sirsak terhadap penyakit ikan, maka peneliti akan menguji tentang kandungan bahan aktif pada daun sirsak, membuat ekstrak/tepung daun sirsak dan kegiatan lainnya tergantung berapa parameter uji yang disetujui bersama dengan dosen pendamping.

Pengujian biasanya dilakukan selama satu bulan atau lebih. Beruntung jika pengujian bisa dilakukan di kampus, namun jika tidak bisa, maka peneliti akan melakukan pengujian di luar kampus tentunya dengan tarif yang lebih mahal.
brandeid university

Sebelum melakukan penelitian, sebaiknya mahasiswa mencari info tentang laboratorium yang bisa menguji parameter uji yang dilakukan. Sehingga hal ini akan mempermudah ketika proses penelitian di lapangan selesai. Selama penelitian yang saya lakukan, beberapa saya lakukan di dalam dan luar kampus, berikut diantaranya yang mungkin bisa sedikit membantu:
1. IPB University
Ya, IPB University. Kampus ini memiliki lebih dari 30 program studi (prodi). Setiap prodi biasanya memiliki laboratorium uji yang berbeda. Misalnya saja program studi Ilmu Akuakultur dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Prodi ini memiliki lima laboratorium, diantarnya Lab. Kesehatan Ikan (LKI), Lab. Nutrisi Ikan, Lab. Reproduksi dan Genetika Ikan, Lab.Lingkungan, dan Lab. Sistek. Di Lab. Nutrisi Ikan mahasiswa bisa menguji proksimat pakan dan ikan (protein, lemak, kadar air, kadar abu dan serat kasar), glikogen, glukosa dan pengujian lainnya. Pada Fakultas Pertanian, Prodi Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman terdapat Lab.Kultur Jaringan, Lab. Molekuler dan Lab. Pemuliaan Tanaman. Pada Prodi Ilmu Tanah terdapat Lab. Kimia Tanah dan Kesuburan, Lab. Bioteknologi Tanah dan Lingkungan, Lab. Fisika Tanah, Lab. Mineralogi Liat, dan Pengembangan Wilayah.

Di IPB University, mahasiswa akan melakukan pengujian sendiri. Jika tidak tahu prosesnya, Laboran biasanya akan memberikan arahan, namun tetap mahasiswa akan melakukan pengujian parameter uji yang Ia kerjakan. Lab. ini juga menerima pengujian dari luar kampus.

2. Balittro
Balai penelitian tanaman rempah dan obat (Balittro) beralamat di Jl. Tentara Pelajar No.3, Kec. Bogor Barat, Bogor Jawa Barat. Beberapa kali saya mengunjungi balai ini untuk mengujikan kandungan bahan aktif daun kayu manis yang menjadi bahan penelitian saya. Dan akhirnya di Lab ini tidak bisa menyajikan kandungan senyawa aktif secara keseluruhan, hanya satu senyawa, sehingga nantinya tidak dapat diketahui senyawa aktif apa saja yang memiliki kadar yang paling tinggi, sedang dan rendah. Sehingga di Lab ini saya hanya melakukan penyulingan daun kayu manis hingga menjadi minyak atsiri. Lab ini menyajikan berbagai macam pengujian lainnya.  Jika kamu ingin tahu, kamu bisa mencari kontak yang bisa dihubungi melalui laman website milik Balittro.

3. Labkesda Jakarta
Laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) Jakarta tidak hanya diperuntukkan untuk menguji kesehatan manusia, melainkan tanaman dan hewan juga. Saya melakukan pengujian kandungan senyawa aktif minyak atsiri daun kayu manis di lab ini. Harga uji setiap sampelnya sekitar 400.000 rupiah dengan metode gas chromatography-mass spectrometry (GCMS).  Alhamdulillah saya menemukan informasi keberadaan Labkesda ketika hendak mengujikan bahan aktif di Balittro. Sebelumnya, saya sudah mencari tempat untuk mengujikan bahan aktif, namun banyak yang tidak bisa, sehingga hal ini menyita waktu penelitian. Tidak hanya pengujian tersebut, seorang teman melakukan pengujian kandungan asam amino essential dan non essential di lab ini, tentunya dengan tarif yang sangat mahal untuk kantong mahasiswa. Waktu itu saya tanya, berapa uang yang dikeluarkan untuk pengujian asam amino, Ia menjawab belasan juta, seharga satu unit motor menurut saya. Beuh.

4. Labkesda Bogor
Kadar trigliserida, kolesterol dan high density lipoprotein (HDL) menjadi parameter uji yang saya ambil. Serum darah ikan penelitan, saya uji di Labkesda Bogor. Dikarenakan kit yang digunakan untuk manusia, bukan hewan, sehingga hasil yang saya dapatkan tidak begitu baik. Untuk adik tingkat, saat ini pengujian parameter di atas dapat dilakukan di Lab. Nutrisi Ikan, dengan iuran untuk pembelian kit-nya, sehingga harga pengujian ini akan jauh lebih murah jika dibandingkan pengujian di luar kampus.

5. Saraswanti Indo Genetech (SIG) Bogor
Merupakan labratorim uji analisis milik swasta yang merupakan kolaborasi antrara PT. Saraswanti Anugerah Makmur Surabaya dengan Indonesian center for bidiversity dan biotechnlogy (ICBB) Bogor. Saya mencoba untuk mengujikan bahan aktif daun kayu manis di lab ini, namun pada saat itu pengujian tidak bisa dilakukan. SIG memiliki lingkup pengujian yang luas seperti uji asam lemak, uji logam berat, uji vitamin, uji kosmetik, uji pangan, uji pestisida dan pengujian lainnya. SIG Bogor terletak di Jl. Rasamala Jl. Ring Road Taman Yasmin, Curug Mekar, Bogor Barat, Bogor.

Setelah proses pengujian selesai, mahasiswa akan melakukan analisis statistik yang merupakan inti apakah penelitian yang dilakukan berpengaruh nyata dan tidak nya atau sesuai dengan yang dihipotesiskan. Setelah semuanya selesai mahasiswa akan memulai untuk menyusun laporan akhir.

Tahapan penelitian, pengujian, penyusunan laporan akhir membutuhkan waktu yang berbeda setiap orangnya. Ada yang membutuhkan waktu empat-enam bulan, ada juga yang membutuhkan waktu yang lebih lama. Bahan uji yang sulit ditemukan, hewan atau tumbuhan uji yang mati hingga harus ganti judul, dosen pembimbing yang susah ditemui karena jadwal yang padat, dana penelitian yang minim, dan berbagai kendala lainnya.

Semoga saja kamu yang saat ini sedang berjuang untuk menyelesaikan tugas akhir, diberikan kekuatan, kesabaran dan kemudahan. Teruslah berjalan, teruslah berupaya, semua akan indah pada waktunya. It always seems impossible until it's done (Nelson Mandela). Keep fighting!!!

Terima kasih atas komentar dan masukkannya :)
EmoticonEmoticon