Gunung Ratu; Lokasi Makam Ibu Gajah Mada

Tags

Siapa yang tidak kenal dengan seorang panglima perang Kerajaan Majapahit; Gajah Mada. Tokoh sejarah yang terkenal dengan Sumpah Pemuda yang Ia lakukan pada saat diangkat menjadi Patih Amangkubumi Majapahit pada tahun 1258 Saka/1336M.


Sumpah Palapa yang sangat terkenal itu berbunyi:
"Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada: "Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa" (Wikipedia)


"Dia Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada, "Jika telah menundukkan seluruh Nusantara dibawah kekuasaan Majapahit, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa". (Wikipedia)


Terlepas bagaimana sepak terjang Patih Gajah Mada dalam sejarah, kamu bisa mendapatkan penjelasan lebih lanjut dalam buku-buku sejarah yang banyak dijadikan acuan pembelajaran pada saat sekolah dasar.

Situs Makam Gunung Ratu

Untuk mempelajari tentang sejarah tentang Kerajaan Majapahit, Kamu juga bisa langsung datang ke Mojokerto, tempat dimana ditemukannya banyak situs kerajaan tersebut. Salah satu situs yang baru saja ditemukan pada tahun 2020 ini adalah temuan batu pipih yang dianggap sebagai pipi tangga dari sebuah bangunan istana atau bangunan peninggalan Kerajaan Majapahit.


Selain Kota Mojokerto, di Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan, juga terdapat sebuah situs makam dari Ibu Gajah Mada. Gunung Ratu, begitu nama lokasi tempat sang ibu dimakamkan.


Untuk mencapai lokasi makam, kamu akan melewati baris pepohonan yang berumur puluhan dan bahkan ratusan tahun pada sebelah kanan-kiri jalan. Pepohonan rindang ini akan menambah rasa sejuk meskipun kamu berkunjung pada siang hari.

Lokasi makam (Pict by amarsuteja.blogspot.com)

Untuk mencapai puncak gunung, lokasi dimana ibu Gajah Mada disemayamkan, kamu harus melewati anak tangga yang jumlahnya ratusan.


Dua buah makam berukuran kecil dengan tulisan nisan "Kucing Condromowo" dan "Garangan Putih" akan menjadi hal pertama yang akan kamu temui. Sebuah bangunan seperti rumah menjadi penanda lokasi makam ibu Gajah Mada.


Menurut Solikin Suryaatmadja, seorang Budayawan Lamongan, Gunung Ratu diyakini sebagai tempat kelahiran Gajah Mada. Ia lahir dari seorang ibu bernama Indreswari yang merupakan salah satu istri dari pendiri Kerajaan Majapahit, Raden Wijaya.


Ketika terjadi persekongkolan jahat di Keraton Wilatika. Sang ibu tengah mengandung Gajah Mada. Karena salah satu istri sang Raja tidak menyukai kabar kehamilan Indreswari, maka Ia memerintahkan pengusiran terhadap Indreswari dari Keraton.


Kucing Condromowo dan Garangan Putih diyakini sebagai hewan yang menemani Indreswari kala itu. Untuk menutupi identitas kebangsawanannya, kemudian Ia mengganti namanya menjadi Dewi Andong Sari.


Lokasi makam terletak di kawasan hutan lindung Gunung Ratu, Desa Cancing, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Pada saat saya berkunjung, harga tiket masuk lokasi pemakaman 5000 rupiah.

This Is The Newest Post

Terima kasih atas komentar dan masukkannya :)
EmoticonEmoticon