Mau Ikut Pertukaran Mahasiswa Tanah Air? Ikut Saja Program Permata Sakti

Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara-Sistem Alih Kredit denganTeknologi Informasi merupakan makna dari program PERMATA-SAKTI. Program ini merupakan suatu program alih kredit di mana mahasiswa dapat mengambil perkuliahan di luar program studi dan di luar perguruan tinggi.


Tahun 2014 menjadi awal diterapkannya program ini yang kemudian terus disempurnakan sistem yang digunakan sampai saat ini. Pada tahun ajaran 2020/2021 ini, program PERMATA-SAKTI menjadi satu dari empat kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang terangkum dalam Kampus Merdeka- Merdeka Belajar.


Pada tahun 2014 program ini hanya melibatkan tiga perguruan tinggi yang saling melakukan pengalihan angka kredit dari 33 mahasiswa peserta. Pada tahun 2015 jumlah perguruan tinggi yang terlibat meningkat menjadi 77 perguruan tinggi dengan 97 mahasiswa. Tahun 2016 meningkat menjadi 505 mahasiswa dari 97 Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), Politeknik, ISI dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Pada tahun 2017 sebanyak 205 mahasiwa dari 29 PTN dan 6 Wilayah Kopertis.

Selain belajar, mahasiwa juga akan mendapatkan pengalaman berkuliah di perguruan tinggi lain (petersons.com)

Pada tahun 2019 program PERMATA-SAKTI sudah menerapkan program blended learning yang diikuti oleh 39 PTN dengan 350 mahasiswa. Pelaksanaan program ini juga terkena imbas dari adanya pandemi Covid-19. Sehingga pada tahun 2020, pembelajaran dilakukan sepenuhnya secara daring/online.


Satu dari enam tujuan dari diterapkannya program PERMATA-SAKTI Merdeka Belajar-Kampus Merdeka adalah untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi lain melalui transfer atau alih kredit dan perolehan kredit, dengan mengikuti kuliah, baik mata kuliah di dalam, maupun di luar program studinya sebagai program Merdeka Belajar.
 

Beberapa dosen yang memberikan perkuliahan dengan peserta dari kampus lain


Setiap perguruan tinggi yang mengikuti program ini akan menawarkan mata kuliah apa saja yang bisa mereka sediakan. Jika mata kuliah tersebut sesuai dengan mata kuliah yang dipilih mahasiswa, maka mahasiswa akan berkuliah di perguruan tinggi tersebut. Jumlah mata kuliah yang ditawarkan oleh setiap perguruan tinggi, minimal dua mata kuliah dan maksimal tujuh mata kuliah untuk setiap semester.
 

Program perkuliahan di luar program studi ini merupakan hak mahasiswa yang sudah terdaftar mengikuti program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka atau PERMATA-SAKTI.


Beberapa persyaratan agar mahasiswa bisa mengikuti program ini, diantaranya:
1. Mahasiswa aktif, semester lima sampai tujuh
2. Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2.75 dan/atau berprestasi sekurang-kurangnya di tingkat provinsi
3. Tidak pernah dikenakan sanksi akademik dan non akademik
4. Setiap mahasiswa yang mendaftar hanya memiliki satu kali kesempatan untuk mengikuti dan memperoleh bantuan biaya program PERMATA-SAKTI
5. Memiliki kemampuan dan peluang untuk mengembangkan wawasan, penalaran, kreatif dan inovatif
6. Bersedia mentaati ketentuan yang berlaku dan pedoman operasional baku program PERMATA-SAKTI
7. Dinyatakan lolos menjadi peserta PERMATA-SAKTI

Tertarik dengan program ini? Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa mengunjungi laman web dikti.kemdikbud.id

Terima kasih atas komentar dan masukkannya :)
EmoticonEmoticon