Suka Dukanya Naik Angkutan Umum

 "Sebelah kiri masih bisa tambah satu penumpang ya. Mb, tasnya dipangku saja, jangan ditaruh di atas bangku" Bapak sopir mulai bersuara lantang
"Sudah penuh pak " Sebagian penumpang menjawab dengan mengipaskan tangan karena kepanasan
"Masih bisa itu" Bapak sopir masih dengan perhitungannya
"Ya sudah pak saya bayar dua" Dengan jengkel seorang ibu menjawab


Percakapan di atas merupakan interaksi antara sopir dan penumpang yang biasanya sering kita dengar sangat mengendarai angkutan umum. Percakapan yang mana bisa kita asumsikan bahwa keadaan di kendaraan tersebut sudah penuh dan dalam cuaca yang panas.

Angkutan umum menjadi moda transportasi yang digunakan oleh sebagian besar masyarakat. Sebelum adanya ojek online (roda dua dan roda empat-meskipun ini jenis angkutan umum, namun lebih nyaman) seperti saat ini, angkutan umum menjadi satu-satunya moda transportasi yang memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk bepergian. Namun, tentu saja ada suka dukanya ketika kita memilih untuk menggunakan kendaraan umum ini. Ini diantaranya:
 

Suka
1. Tarif Murah
Hal ini merupakan andalan utama ketika berkendara dengan angkutan umum. Seorang traveller atau orang yang suka jalan-jalan, biasanya lebih prefer untuk menggunakan moda transportasi ini jika dibandingkan dengan menggunakan moda transportasi yang lain. Alasan utama tentu saja menghemat biaya, apalagi jika banyak tempat yang ingin dikunjungi, ini bisa menjadi cara alternatif yang bisa dilakukan.


2. Lebih Mem-baur Dengan Masyarakat
Ketika kita menggunakan angkutan umum, kita akan mudah berinteraksi dengan penumpang lain yang ada di samping kita, apalagi seorang ibu-ibu. Bahkan kita akan mengetahui kisah kehidupan orang lain ketika bertemu dan mengobrol saat berada di angkutan umum tersebut.


Duka
1. Uji Adrenalin
Naik bus atau angkot (angkutan kota) serasa naik rollercoaster. Ini sering sekali saya rasakan. Entah mungkin karena sang sopir sedang kejar setoran ataukah memang gaya berkendara seperti itu. Yang pasti, hal ini sangat berbahaya.


2. Ngetem
Ngetem atau istilah lainnya menunggu sampai semua bangku di  bus/angkot penuh. Jadi, hal yang satu ini memang sangat menguji kesabaran. Apalagi kalau kita sedang terburu-buru. Mungkin lebih baik, turun dan cari angkot yang siap jalan. Hal lainnya, sang sopir akan memaksa penumpang lain untuk naik angkot, meskipun keadaan di dalam sudah penuh sesak.


3. Asap Rokok
Bagi yang tidak suka, alergi atau memang ingin menjaga diri dari asap rokok, mungkin ketika kita menggunakan kendaraan umum, kita bisa berpura-pura batuk saat ada orang yang merokok. Mungkin juga bisa menegur mereka sebelum menyalakan rokoknya. Ini memang tak mudah, apalagi bagi seorang yang pendiam. Namun, demi keselamatan bersama, hal ini patut kita coba.


5. Tarif Yang Lebih Tinggi
Terkadang antara bus atau angkot yang satu dengan yang lainnya memiliki perbedaan tarif, meskipun dengan tujuan yang sama. Misalnya saja, ketika saya naik bus saat pulang ke kampung halaman, saya membayar 5000 rupiah dan sang kondektur menerima tanpa komplain. Lain hari dengan bus yang berbeda saya bayar 5000 rupiah, namun sang kondektur meminta uang tambahan 5000 rupiah lagi. Di hari yang lain, di bus yang saya tumpangi sudah memasang tarif 15.000 rupiah, yang informasinya ditempel di kaca bus. 


Kasus lainnya, misalnya tarif angkot tersebut 3000 rupiah, namun uang kita 5000 rupiah, jadi yang 2000 tidak dikembalikan. Untuk kasus pertama, hal yang saya lakukan, saya mengingat bus apa yang mau dibayar dengan tarif normal dan lebih memilih bus itu. Sementara untuk kasus ke dua, saya membayar dengan uang pas.


6. Panas
Kendaraan umum yang menggunakan tambahan AC (Air Conditioner) biasanya memiliki tarif yang lebih mahal. Maka, dengan menggunakan angkutan umum kelas ekonomi atau kelas biasa, kita akan mengalami hal ini, berpanas-panas dan kadang berdesak-desakan dengan aroma nano-nano. Solusinya, kita bisa membawa kipas untuk mengurangi rasa panas ketika berada di dalam kendaraan umum.


7. Musik
Cara terbaik untuk mengetahui lagu-lagu yang saat ini sedang hits yaitu dengan naik kendaraan umum. Seringkali sang sopir, akan memutarkan lagu-lagu pop atau dangdut yang suaranya cukup stereo. Di sini kita juga bisa mendengarkan live concert lagu-lagu yang dinyanyikan oleh seniman jalanan.  Selain musik, lalu lalang pedagang juga ikut menghiasi suasana saat menggunakan angkutan umum.


Bagaimana menurutmu? Adakah pengalaman menyenangkan dan tidak menyenangkan saat berkendara umum?

2 comments:

  1. Pengalaman diatas memang sering banget ditemui saat menaiki angkutan umum terutama kita berpergian menggunakan angkot.. ،🤭

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentar dan masukkannya :)
EmoticonEmoticon