Beberapa Hal Yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Lanjut Pascasarjana di IPB University

Tags

Melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi menjadi pilihan yang tidak mudah, banyak pertimbangan yang perlu dilakukan. Apalagi jika saat undergraduate atau studi sebelumnya banyak permasalahan yang dilalui, maka akan ada kekhawatiran ketika akan lanjut studi kembali.


Sebagai bahan pertimbangan, beberapa hal berikut perlu menjadi perhatian ketika akan melanjutkan studi ke Sekolah Pascasarjana di IPB University.


1. Berkas Dokumen Yang Dibutuhkan
a. Passing Grade
Berapa Passing Grade atau batas minimal Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang diterima di IPB? Saya sendiri belum tau pasti. Sejauh yang saya ketahui untuk IPK kurang dari 3.50 mahasiswa harus mengikuti matrikulasi yaitu mengikuti perkuliahan bersama-sama dengan adik-adik tingkat S1 hanya untuk beberapa mata kuliah saja.

Mau lanjut studi lagi ? (Ipb.ac.id)


Selain karena IPK, matrikulasi ini juga diwajibkan bagi mahasiswa yang tidak linier dengan jurusan yang diambil saat S1 dulu. Misalnya saja saat S1 kita mengambil jurusan Biologi, dan S2 kita mengambil jurusan Ilmu Akuakultur. Maka wajib mengikuti matrikulasi.


b. Sinopsis Rencana Penelitian
Sinopsis rencana penelitian menjadi dokumen wajib yang ikut disertakan saat mengumpulkan berkas-berkas pendaftaran. Sesuai dengan namanya, sinopsis ini berisi tentang rencana penelitian yang akan dilakukan saat semester tiga. Sinopsis ini akan memudahkan Kepala program studi untuk menentukan dosen pembimbing siapa saja yang cocok dengan topik penelitian yang diajukan di sinopsis.


Pembagian dosen pembimbing, biasanya akan dimulai di awal atau di akhir semester dua. Keputusan pemilihan topik yang diambil bisa saja final dan tidak dapat berganti judul, tergantung pada dosen pembimbing yang didapatkan. Biasanya, pembagian dosen pembimbing ini menandakan Laboratorium apa yang akan kita ambil. Misalnya saja di Prodi Ilmu Akuakultur terdapat enam Laboratorium, diantarnya Lab. Nutrisi Ikan, Lab. Kesehatan Ikan, Lab. Reproduksi Genetika Ikan, Lab. Lingkungan, Lab. MSI dan Lab. Sistem Teknologi Perikanan.


Kalau pun bisa ganti topik penelitian, biasanya harus dalam lingkup satu laboratorium, tidak bisa pindah laboratorium.


c. Surat Rekomendasi dan Slip Gaji
Surat rekomendasi ini merupakan rekomendasi yang berasal dari dosen saat S1. Mahasiswa dapat mengunduh formulir untuk surat, sehingga hal lebih memudahkan ketika meminta rekomendasi. 


Selain surat rekomendasi, persyaratan lainnya adalah slip gaji orang tua atau slip gaji sendiri jika sudah memiliki bekerja. Saya kurang tau, jika jalur masuk berasal dari beasiswa, mungkin mekanismenya berbeda.


Selain berkas di atas masih ada lagi surat keterangan sehat. Jenisnya pun bermacam-macam, ada surat keterangan sehat dari puskesmas biasa ada juga yang harus surat keterangan bebas narkoba.


2. Jurusan
Setelah melengkapi berkas-berkas di atas, hal penting yang harus dilakukan adalah menentukan  jurusan yang akan dipilih. Tidak semua kampus menyediakan pilihan jurusan yang sesuai minat kita sebelumnya. Maka perlu dibaca baik-baik daftar jurusan apa saja yang ada. Dalam beberapa kasus, tidak liniernya jurusan saat S1 dan jurusan yang dipilih, menjadi salah satu alasan tidak adanya jurusan yang sama dengan kampus sebelumnya, atau bisa juga karena ingin mencari suasana/topik baru misalnya.


3. Biaya Kuliah
IPB University menerapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT). UKT di IPB untuk jenjang S2 sebesar 9jt rupiah, sedangkan untuk S3 sebesar 12jt rupiah. Hal ini juga menjadi pertimbangan penting. Apakah selama perkuliahan berlangsung, kita dapat membayar UKT tersebut dengan lancar atau tidak. Pertimbangan ini yang menjadi alasan utama untuk lanjut tidaknya mengambil Sekolah Pascasarjana di IPB atau memutuskan untuk memilih kampus lain.


4. Placement Test Bahasa Inggris
IPB tidak mesyarakatkan TOEFL/IELTS di awal pendaftaran. Namun, setelah mahasiswa dinyatakan lolos verifikasi berkas masuk Pascasarjana, maka mahasiswa akan melakukan Placement Test Bahasa Inggris. Nilai Tes minimal 450 untuk S2 dan 475 untuk S3. Jika nilai tes yang didapatkan di bawah batas minimal, maka mahaswa harus mengambil perkuliahan selama satu atau dua semester. Penjelasan lebih lengkap tentang Placement Test baca di sini.


5. Lokasi Perkuliahan

Setelah semua hal yang diperlukan selesai, mengetahui lokasi perkuliahan menjadi tahap selanjutnya. Hal ini berkaitan dengan rencana untuk mencari tempat tinggal atau kost. Beberapa teman bahkan sudah mendapatkan kost yang dekan dengan kampus Pasca yang ada di Barangsiang, namun ternyata kegiatan perkuliahan dilaksanakan di kampus IPB Dramaga. Jadi lokasi perkuliahan perlu ditanyakan ke teman atau petugas pendaftaran yang bersangkutan.


Proses pendaftaran mahasiswa baru Sekolah Pascasarjana IPB tahun akademik 2020/2021 Genap, dilakukan selama dua gelombang. Gelombang pertama pada tanggal 19 Oktober-19 November 2020, gelombang kedua pada tanggal 20 November-8 Januari 2020. Baik gelombang satu dan dua memiliki tahapan yang sama yaitu periode pendaftaran, seleksi administrasi calon pelamar, dan pengumuman penerimaan. Setelah pengumuman penerimaan, kemudian registrasi administrasi, verifikasi berkas, placement test bahasa inggris,  kuliah umum perdana dan perkuiahan. Untuk informasi lebih lengkap kamu bisa mengunjungi laman pendaftaran Pascasarjana IPB di sini.


Bagaimana, tertarik untuk melanjutkan studi kembali ? Mumpung masih ada waktu tujuh hari lagi sebelum batas akhir pendaftaran. Selamat berjuang..

Terima kasih atas komentar dan masukkannya :)
EmoticonEmoticon