Menjadi Volunteer dalam Penelitian Internasional

Tags

Malam semakin larut, beberapa enumerator yang berasal dari kalangan mahasiswa tampak sedang asyik mewawancarai para pembudidaya udang vannamei. Jumlahnya banyak, satu mahasiswa bisa mewawancarai dua sampai enam pembudidaya sekaligus. Terdengar juga gelak tawa dari area wawancara, meskipun yang lainnya terlihat serius juga.
 
Malam ini merupakan malam kesekian kali kami melakukan kegiatan ini. Saat awal penelitian ini dijalankan, wawancara dilakukan secara online dengan menghubungi para pembudidaya yang tergabung dalam Komunitas Udang Vanamei Indonesia dengan target awal sekitar tiga ribu responden. Wawancara dilakukan dengan menggunakan Whatsapp, by phone, atau melalui messenger FB. Namun, setelah penelitian berjalan tiga bulan (start bulan Februari), target responden tidak kunjung didapatkan. Sehingga untuk mencapai target responden yang sudah ditentukan, strategi wawancara ditambah menjadi offline. Kedua sistem wawancara ini memiliki keuntungan dan kekurangan masing-masing.
 
Wawancara offline perdana di Lamongan

Keuntungan pelaksanaan wawancara secara online adalah jika wawancara dilakukan melalui pesan wa atau messenger fb, enumerator dapat melakukan dengan lebih santai (bisa dilakukan dimanapun). Kekurangan dari sistem ini adalah jika wawancara dilakukan by phone maka ketika responden tidak berkenan dengan materi wawancara yang ditanyakan, bisa saja responden berhenti ditengah wawancara. Hal ini dialami oleh beberapa enumerator (wawancara memerlukan waktu 30-45 menit atau lebih). Kekurangan wawancara online yang lainya adalah ketika responden hanya bisa diwawancarai pada saat yang mereka tentukan. Misalnya mereka bisa diwawancara saat tengah malam, setelah atau sebelum subuh. Maka enumerator akan melakukan wawancara pada waktu tersebut. (Apresiasi yang setinggi-tingginya untuk para enumerator).
 
Menuju lokasi wawancara dengan perahu penyebrangan

Sedangkan keuntungan pelaksanaan wawancara secara offline adalah saat wawancara, enumerator dapat mewawancarai lebih dari dua responden sekaligus. Sehingga hal ini dapat menghemat waktu dan tenaga. Pelaksanaan wawancara yang banyak dilakukan saat weekend dan malam hari menjadi kendala cara yang kedua ini. Terkadang, mereka akan sampai rumah setelah dari wawancara lebih dari pukul 10 malam (tergantung jarak rumah dan lokasi wawancara).
 
Hasil wawancara selanjutnya diinput ke website yang sudah disediakan oleh tim peneliti utama yang berasal dari kampus luar negeri. Setelah enumerator selesai menginput data, maka field coordinator (pendamping yang berasal dari dosen UMG) akan memeriksa kelengkapan dokumen, data yang harus ditanyakan ulang karena tidak cocok, data yang kurang lengkap dan lain sebagainya. Penelitian ini mengambil tema tentang pembudidaya udang vannamei yang ada di Indonesia. Merupakan penelitian kerjasama antara The University of Turku Finland, The University of Tokyo Jepang, Hitotsubashi University Jepang, dan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). Penelitian ini berakhir pada bulan Juli 2021 dengan jumlah responden yang didapatkan lebih dari 1700 responden dari 3000 target awal (tidak memenuhi target, namun sudah data mencukupi untuk pengolahan data selanjutnya). Penelitian ini bertema "Indonesian Shrimp Survey 2021".

Sedikit materi sebelum wawancara terakhir

Menjadi bagian dalam penelitian ini memberikan sekali banyak ilmu yang luar biasa bagi saya. Bertemu dengan para pembudidaya dari berbagai wilayah dengan keunikan, kendala budidaya, jumlah panen yang menyesakkan hingga fantastis menjadi ilmu yang tidak terbanyangkan sebelumnya. Semoga dengan adanya penelitian ini menjadi salah satu upaya untuk menginkatkan jumlah produksi udang vannamei di Indoneisia dan tentu saja meningkatkan taraf hidup masyarakat pembudidaya. Terima kasih saya sampaikan untuk Universitas Muhammadiyah Gresik dan universitas lain yang tergabung, telah mengikutsertakan saya sebagai "Tim Hore" dalam penelitian ini.:D. Meskipun tidak banyak yang bisa saya lakukan, namun kami tunggu untuk kolaborasi berikutya.

Terima kasih atas komentar dan masukkannya :)
EmoticonEmoticon