Review Buku: Awe-Inspiring Us

Tags


Setelah selesai dengan buku Awe-Inspiring Me, kali ini saya akan mereview buku kedua karya dari Mbak Dewi Nur Aisyah. Buku kedua ini menjadi satu paket, ketika saya membeli buku ini beberapa bulan yang lalu (Januari dong belinya, Desember baru kelar baca :D).

Buku yang meninspirasi


Jika pada buku Awe-inspiring Me fokus pada peningkatan kapasitas diri, baik dalam hal agama, pendidikan, sosial dan lain sebagainya. Maka berbeda dengan buku yang kedua ini. (Baca Review Buku Awe-Inspiring Me). 


Tentang buku Awe-Inspiring Us. 

Sesuai dengan judul buku 'Awe-Inspiring Us' menitik tekankan peran  keluarga yang dapat saling mendukung dalam kebaikan dan kebermanfaatan untuk sesama. Pada halaman sebelum daftar isi terdapat tulisan kecil di bawah judul, 'Sebuah perjalanan mengukir cinta, merenda asa, menggapai pernikahan mulia'. Jadi bisa sekilas tergambarkan bagaimana isi dari buku yang akan dibaca.

Bersandar pada penilaian Allah, bukan manusia


Pada buku ini, Mbak Dewi menuliskan secara gamblang tentang pernikahan dan tentu saja lika-liku perjalanan yang beliau alami selama menjalankan perannya sebagai mahasiswa S3 di University College London. Beliau juga membagikan cerita tentang perannya sebagai mahasiswa, ibu, dan istri sekaligus. Jika dibandingkan dengan buku sebelumnya, buku Awe-Inspiring Us lebih tebal dan memiliki 370 halaman.


Isi Buku

Bab 1 "Masa Penantian". Bab 1 memiliki sub bab di dalamnya. Diataranya 1) Maksimalkan masa single-mu,  jangan jadi pemuda biasa. 2) Lanjut kerja, kuliah, atau nikah? 3) Menunggu ternyata tak semembosankan itu. 4) Ikhtiar menjemput takdirnya. 5) Kriteria mencari pasangan. 6) Dalam masa pencarian.


Masya Allah ya. Pada bab 1 saja sudah sangat terasa bagaimana vibe dari isi buku, kita tahu kemana penulis akan membawa para pembaca untuk mengikuti jalan cerita. Bab 1 memberikan insight tentang bagaimana memaksimalkan potensi diri sesuai dengan tahap optimal yang bisa kita gapai. Selanjutnya setelah lulus, pilihannya apakah mau lanjut kuliah, kerja atau menikah. Kemudian bagaimana mempersiapkan diri dalam masa penantian/masa pencarian sang belahan jiwa. Apa saja yang bisa kita lakukan dalam masa penantian tersebut dan hal-hal lainnya yang dapat meng-upgrade diri.Termasuk pembahasan tentang kriteria mencari pasangan.


Menebar kebermanfaatan


Bab 2 'Jodohku adalah dia'. Nah loh, makin baperkan :D. Mbak Dewi menuliskan hal-hal yang harus diperhatikan selama menerima pinangan seseorang atau sedang dalam proses menuju pernikahan. Diataranya luruskan niat, bersikap jujur setiap saat, jangan meminang yang sudah terpinang, libatkan orang tua, jangan lama-lama awas godaan setan menerpa, jaga jarak sampai halal menyapa. Poin-poin tersebut dijelaskan secara gamblang dan mudah dimengerti. 


Selain itu, terdapat juga terdapat sub bab penting lainnya seperti 1) Taaruf apa via keluarga? 2) Stop poin 3) Drama beda suku 4) Menyampaikan rencana: Karena cinta perlu dibangun bersama 5) Prinsip supermarket: Belum tentu semua ada 6) Membangun visi dan misi bersama saat kata aku dan dia telah menjadi kita. Dalam sub bab Taaruf apa via keluarga, penulis menjelaskan ketika proses pertama yaitu bagaimana menentukan mediator (orang tua, teman, guru ngaji), menggali data calon pasangan (melalui CV taaruf, bertanya dengan teman, kerabat saudara dan lain sebagainya) yang biasanya berisi tentang kriteria calon pasangan, gambaran fisik, gambaran karakter diri, latar belakang pendidikan, harapan, dan seterusnya.


Suka baca buku? Buku ini waajib kalian coba


Bab 3 ' Membangun rumah tangga sebuah jalan menuju surga'. Sub bab pada bab ini adalah 1) Karena fitrah aku dan dia berbeda 2) Menikah itu tak sesederhana dunia milik berdua 3) An epiloge: Gas dan rem 4) Mengatasi konflik 5) Rules for conflict 6)Tentang cemburu 7) An epiloge: Saat istri ngambek 8)Tentang mengejar cita: Istri paruh waktu atau hamba sepenuhh waktu 9) Memberi ruang 10) An epiloge: A happy marriage is.. 11) Pernikahan mulia adalah pernikahan yang menuju surga.


Pada Bab ini penulis memberikan gambaran kehidupan setelah menikah.  Tentang bagaimana up and down nya pernikahan. Riak yang menyatukan dan tentang mengatasi permasalah dalam rumah tanga. Penulis juga memberikan tips-tips untuk mengatasi permasalah tersebut.


Bab 4 'Another miracle' dan Bab 5 'Phd mom and dad: sebuah catatan perjalanan'. Pada 2 bab terakhir ini, saya tidak akan spoiler tetang isi dari bab ini biar tambah penasaran dan pengen baca bukunya :D. 


Membaca buku Awe-Inspiring Us ini ibarat makan kue brownies, makannya pelan-pelan. Tidak seperti makan kerupuk atau snack yang cepat habis. Terkadang ada perasaan 'Kok ngga pengen cepet-cepet selesai baca buku ini ya' atau 'kalau buku ini nanti selesai dibaca, buku apa ya yang menarik lagi'. Selalu seperti itu ketika ada buku yang menarik, pasti ada perasaan 'sayang kalau bukunya selesai dibaca nanti'. Yah, meskipun bisa diulang-ulang lagi membaca buku tersebut, namun berbeda rasanya jika buku itu dibaca untuk pertama kalinya. 


Buku self improvement yang super lengkap


Buku Awe-Inspiring Me dan Awe-Inspiring Us merupakan buku self improvement yang wajib kamu baca. Didalamnya banyak sekali ilmu yang bisa kita aplikasikan sehingga dapat membentuk pribadi kita menjadi lebih baik. Buku ini banyak menceritan tentang perjalanan Mbak Dewi. Tentang target-target yang dituliskan, tetang mengatur waktu menentukan prioritas utama. Oh ya, bagi kamu yang ingin lanjut kuliah di University College London, buku ini juga sangat cocok sekali untuk dibaca. Meskipun Mbak Dewi tidak menuliskan tentang 'review kampus' namun dari kisah perjalanan beliau yang dituangkan dalam tulisan, dapat membuat pembaca seakan ikut berada di sana :D.


Bagi yang suka buku self improvement, yuuk mulai agendakan beli seri buku ini, dijamin kamu tidak akan kecewa. Untuk Mbak Dewi, terima kasih sudah menuliskan cerita perjalanannya yang luar biasa dan saya ucapkan selamat atas diterimanya Penghargaan Perempuan Inspirasi Indonesia 2021 serta Gatra Awards: Ikon Apreasi Prestasi Anak Negeri di Masa Pendemi.

1 comment:

Terima kasih atas komentar dan masukkannya :)
EmoticonEmoticon