Sering Menjadi 'Primadona' Saat Berbuka Puasa, Ternyata Ini Sederet Manfaat dari Kurma

Buah kurma (Phoenix dactylifera)  identik dengan bulan puasa. Buah satu ini menjadi primadona yang ramai dibeli saat bulan ramadan tiba. terdapat 600 jenis.  Dari jenis tersebut, kurma medjool dan deglet noor merupakan jenis kurma hasil domestikasi dari Afrika Utara yang menjadi jenis kurma paling diminati diseluruh dunia. Namun, kurma Ajwa yang berasal dari Arab Saudi yang merupakan jenis yang paling poluler. Kurma Ajwa sejauh ini merupakan jenis yang paling mahal di pasar dunia. Misalnya saja pada tahun 2021, harga kurma Ajwa mencapai 250.000 rupiah per kg.

Catatan fosil menunjukkan bahwa kurma telah ada sejak 50 juta tahun lalu. Sudah dibudidayakan sejak zaman kuno. Tidak ada lokasi yang pasti dari mana buah kurma berasal. Tamanan ini sudah banyak di tanaman di berbagai negara. Salah satu negara penghasil kurma terbesar adalah Mesir. 

Jenis kurma apa yang kamu sukai?

Tanaman khas gurun pasir ini memiliki kandungan yang sangat baik bagi kesehatan. Mengkonsumsi kurma dalam jumlah tertentu dapat menjadi upaya untuk terapi berbagai macam penyakit. Buah kurma memiliki kandungan nutrien seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral.

Selain untuk kesehatan, Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Barang siapa mengonsumsi tujuh butir kurma ajwa pada pagi hari, maka hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).


Berikut manfaat kurma yang saya ambil dari berbagai sumber:
1. Sumber Energi
Berbuka puasa dengan menggunakan kurma dapat mengembalikan energi yang hilang selama berpuasa. Hal ini disebabkan oleh kandungan yang terdapat dikurma yaitu potasium dan kalium. Kandungan kalium ini dapat menurunkan tekanan darah. Selain itu rasa manis dari kurma dapat menjadi sumber energi yang tinggi karena terdapat gula tinggi yaitu glukosa dan fruktosa.


2. Buah untuk Terapi Anemia
Selain kandungan potasium dan kalium, kurma yang matang juga mengandung kalium dan besi. Penelitian yang dilakukan oleh Utami dan Graharti (2017) terhadap 30 orang berusia 13-18 tahun di pondok pesantren Ali Maksum Yogyakarta didapat hasil bahwa pemberian kurma sebanyak 7 butir setiap pagi hari dan satu sendok madu menunjukkan peningkatan kadar hemoglobin. Di mana hal ini menjadi indikasi meningkatnya kadar besi (Fe) di dalam darah.


3. Sumber Antioksidan
Antioksidan berperan penting dalam pencegahan penyakit kanker, kardiovaskular (jantung), dan diabetes. Salah satu senyawa yang berperan sebagai antioksidan adalah seleniuum. Selain selenium, terdapat kandungan  senyawa lain seperti karotenoid sebesar 973mg dari 100g kurma kering, fenolik 239.5mg, dan serta flavonoid dan tanin. Kandungan fitokimia ini sangat berperan penting di dalam kesehatan.


4. Infuse Water Kurma untuk Asam Lambung
Praktik konsumi infuse water sudah diterapkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW yang biasa merendam buah kurma dengan air. Rendaman air kurma ini dikenal dengan nama 'nabeez'. Air rendaman buah kurma merupakan air tonik alkalin yang bermanfaat  mengurangi kadar keasaman lambung, metabolisme tubuh,meningkatkan fungsi pencernaan, menambah daya ingat, untuk terapi asam urat dan rematik.


5. Manfaat lain
Manfaat lain dari kurma adalah sebagai antimikroba, antitumor, antimutagenik, anti inflamatori, menjaga kehatan tulang dan gigi, meningkatkan sistem imun, baik untuk ibu hami, menyehatkan ginjal, menjaga kesehatan mata, meredakan peradangan, menutrisi ASI dan manfaat menakjubkan lainnya.


Mansya Allah ternyata manfaat kurma sangat banyak sekali ya. Sebelum saya menulis artikel ini, saya hanya tahu jika Nabi Muhammad berbuka dengan kurma. Jadi mengikuti saja apa yang sudah Rasulullah ajarkan. Setelah ada challenge menulis dengan tema ini, kemudian barulah saya membaca literatur dan kemudian menemukan fakta yang sangat mengagumkan tentang manfaat mengkonsumsi kurma.


"Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasanya berbuka dengan ruthab (kurma basah) sebelum menunaikan shalat. Jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Dan jika tidak ada yang demikian beliau berbuka dengan seteguk air." (Hadist Riwayat Abu Daud dan Ahmad)


Dibalik apa yang Rasulullah contohkan, ternyata tersimpan banyak manfaat yang baru dikaji secara ilmiah kini oleh para peneliti. MasyaAllah.


Referensi:

  1. Astrini SR, Wahyuni I, Widjasena B. 2015. Perbedaan Pemberian Kurma (Phoenix dactilifera) terhadap  Kelelahan Kerja pada Perkerja Bagian Finishing di PT. PP (Persero Tbk). Jurnal Kesehatan  Masyarakat. Vol. 3 No. 1
  2. Muzaifa M, Lubis YM, Arifullah M. 2019. Kajian Pembuatan Infused Water dari Buah Kurma (Phoenix dactilifera) dengan Penambahan Jeruk Nipis (Citrus aurantiifolia). Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia. Vol. 11 No. 02.
  3. Utami N dan Graharti R. 2017. Kurma (Phoenix dactilifera) dalam Terapi Anemia Defisensi Besi. Jk Unila. Vol 1 No 3
  4. Youtube Channel Alam Semenit


Tulisan saat bulan puasa 1443H ini merupakan bagian dari BPN 30 day blog challenge 2022 yang diprakasai oleh Blogger Perempuan Network. Jika kamu mau ikut challenge juga, bisa baca persyaratannya di laman website bloggerperempuan.com.

 

Terima kasih atas komentar dan masukkannya :)
EmoticonEmoticon