Review Buku: Hijrah Ektrem

 Assalamu'alaikum, kembali lagi dengan topik review buku. Kali ini saya mereview buku dengan judul 'Hijrah Ekstrem'. Sesuai dengan judulnya, buku ini memang benar-benar 'ekstrem', seperti jalan cerita dalam dunia persinetronan yang penuh dengan drama. Bahkan begitu dramanya perjalanan kehidupan Penulis, Ia menambahkan kata 'Drama' pada setiap bab yang Ia tuliskan.


Hijrah Ekstrem merupakan sebuah buku non fiksi karya Mirani Mauliza. Berisikan kisah inspiratif, kisah nyata dari sang penulis. Buku best seller yang saya baca ini merupakan buku cetakan yang ke-8, diterbitkan pada bulan Mei 2021 dengan jumlah 198 halaman. Buku ini juga dilengkapi tabel riyadoh yang bisa digunakan untuk mengecek amalan ibadah yang kita kerjakan.
 

Hijrah untuk kehidupan dunia akhirat yang lebih baik

Review Buku
Mirani Mauliza atau lebih dikenal dengan sapaan Mira merupakan perempuan yang lahir di Kota Medan. Ayahnya merupakan seorang Kolonel dengan pangkat yang disegani dan sang ibu merupakan istri ke-3 yang sang ayah nikahi setelah menceraikan istri ke-2. Namun, keberadaan ibu Mira ini disembunyikan atau tidak diakui secara publik, hanya istri pertama saja yang diakui secara sah. 


Kesibukan sebagai abdi negara, kehidupan dengan istri pertama menjadikan hubungan sang ayah dengan Mira bersaudara 'terabaikan'. Peliknya hubungan yang tidak bisa ditunjukkan ke khalayak ramai serta kurangnya kasih sayang yang Ibu dan Mira dapatkan, membuat pernikahan kedua orang tua Mira harus berakhir. Sang Ibu harus memilih melanjutkan hubungan dengan sang Ayah yang tidak ada kejelasan akan kebahagiaan atau harus rela melepaskan dan berjuang sendirian.


Perpisahan ini membuka drama kehidupan yang mengiris hati. Setelah kedua orang tua Mira bercerai, sang ayah merasa tidak rela kehilangan Mira dan sang adik (Mira saat itu masih sekolah di Taman Kanak-Kanak). Sehingga pada suatu hari terjadi penculikan yang dilakukan sang ayah terhadap Mira dan sang adik. Dengan berdalih mengajak main ke rumah saudara, sang Ayah malah membawa Mira dan sang adik selama tiga hari tanpa memberi kabar telebih dahulu kepada ibu Mira. Dan hal ini baru Mira ketahui ketika sang ibu dan polisi menjemput mereka.


Kehidupan kemudian membawa Mira dan keluarga ke Kota Pontianak. Di kota inilah akhirnya sang ibu menemukan tambatan hati dan akhirnya menikah kembali dengan seorang yang kelak Mira dan sang kakak panggil 'Buya' (adik Mira meninggal dunia beberapa hari setelah penculikan). Di Kota ini, keluarga Mira harus berjuangan keras untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Hingga memaksa Mira harus ikut berjualan keripik di pasar dengan sang Ibu.


Perasaan bersalah sang Ayah karena pernah menelantarkan Mira dan kakak sewaktu kecil membuatnya memberikan fasilitas terbaik ketika Mira (saat SMP) dan sang kakak untuk melanjutkan sekolah di Medan. Uang saku yang berlimpah, rumah yang besar membuat kehidupan dua bersaudara berubah total. Kurangnya pengawasan membuat kehidupan Mira bebas, bahkan Ia menjadi pengunjung diskotek diusianya yang masih belia. Kehidupan malam dan minuman keras menjadi hal biasa yang Ia lakukan, bahkan hingga perkuliahan.


Kehidupan yang Ia jalani di Medan, ternyata tidak membuat Mira bahagia. Akhirnya Ia memutuskan untuk pindah ke Pekanbaru, kota yang menjadi tempat Umi dan Abahnya kemudian tinggal. Ia mencoba melupakan segala rasa sakit yang Ia alami selama di Medan dan mencoba memulai babak kehidupan baru, setelah sebelumnya Ia mencoba mengakhiri hidupnya atas permasalahan yang Ia hadapi di sana.


Setelah lulus Ia mencoba bisnis Multi Level Marketing (MLM) yang menempatkan Ia menjadi sosok yang sangat sukses, hingga Ia sering diundang stasiun televisi untuk menceritakan kisah suksesnya. Namanya sangat terkenal, sepak terjangnya tidak diragukan lagi. Namun, kehidupan membawa cerita yang berbeda. Setelah berada pada puncak kejayaan, Ia harus merasakan perihnya terjatuh dalam kepiluan.


Bisnis yang Ia jalani megalami kebangkrutan. Penipuan dari rekan kerja membuat Mira harus menanggung puluhan milyar hutang, yang menjadikan Ia buronan para debt collector sewaan dari para investor. Hingga akhirnya Ia harus menerima pil pahit untuk dipenjara menebus apa yang Ia lakukan. Ia dipenjara saat usia pernikahannya baru berumur satu bulan. Jika dulu namanya terkenal dengan sebuatan pebisnis muda, namun berubah sebagai seorang 'penipu' yang menggelapkan dana.

Drama perjalanan kehidupan yang Mira alami ternyata tidak sampai di sini. Setelah keluar dari penjara, Ia harus kembali terseok kembali. Mira mengalami penipuan senilai 1 Milyar, saat Ia dan sang suami ingin membangun rumah. Tidak sampai di sini, Mira juga didiagnosis mengidap Leukimia yang membuat kehidupannya semakin berat.

Tabel riyadoh, catatan ibadah yang dilakukan penulis


Setelah mengalami jatuh bangun dalam kehidupan, saat ini Mira tumbuh menjadi sesosok pengusaha yang telah banyak menginspirasi banyak kalangan, termasuk di dalamnya memberikan motivasi kepada para narapidana di penjara. Ia juga aktif dalam kegiatan keagaaman dan telah banyak hal positif lainnya yang Ia lakukan.


My Point of View
Membaca buku ini membuat saya berfikir, cerita kehidupan seseorang terkadang lebih 'kejam' daripada cerita-cerita yang banyak difilmkan di televisi. Selain itu, kisah 'happiness' seseorang ternyata hanya tampak ujungnya saja, di balik itu semua ada liku perih perjalanan yang harus dilewati. 


Apa yang saya tuliskan di dalam review ini tidak cukup merangkumkan semua kisah yang penulis sampaikan. Jika kamu ingin larut dalam kisah kehidupan yang membuat hati teraduk serta termotivasi, maka kamu wajib membaca buku ini. Selamat membaca

Terima kasih atas komentar dan masukkannya :)
EmoticonEmoticon